INGGRIS – Reputasinya sebagai mantan ratu bulutangkis Eropa membuat nama komentator legendaris, Gillian Clark, mencuat jelang All England 2020. Ajang bulutangkis prestisius, All England 2020, akan segera bergulir pada 11-15 Maret 2020 mendatang di Arena Birmingham, Inggris.
Turnamen All England merupakan salah satu turnamen bulutangkis terbaik di dunia selain China Open dan Indonesia Open. Tak cuma itu, All England juga merupakan turnamen bulutangkis tertua di dunia.
Karena asalnya yang dari Inggris, nama pebulutangkis-pebulutangkis Eropa di masa lalu pun mendominasi kejuaraan ini. Salah satu nama yang cukup terkenal tentu saja adalah pebulutangkis ganda asal Inggris, Gillian Clark.
Ratu Bulutangkis Eropa
Gillian Margaret Clark atau biasa dikenal dengan Gillian Clark merupakan mantan pebulutangkis asal Inggris yang biasa bermain sebagai ganda putri dan campuran. Walau asal Inggris, Clark lahir di Baghdad, Irak, 2 September 1961 silam. Masa aktif Gillian Clark terbentang dari dekade 80-a sampai 90-an.
Sebagai pemain ia pernah turun di banyak ajang prestisius dunia. Clark tercatat pernah bermain di Olimpiade, All England, dan tentunya Kejuaraan Dunia sebagai pasangan ganda putri dan campuran. Tak cuma sekedar berpartisipasi, ia juga mampu meraih banyak prestasi. Clark pernah mendapatkan dua medali perunggu di Kejuaraan Bulutangkis Dunia.
Masing-masing didapatkan di dua nomor, yakni ganda putri (1983) dan ganda campuran (1993). Prestasi Clark berlanjut dengan menembus babak final di turnamen All England sebanyak tiga kali. Masing-masing pada tahun 1985 bersama Thomas Kihlstrom (ganda campuran), 1990 bersama Gillian Gowers (ganda putri), dan 1994 bersama Chris Hunt (ganda campuran). Prestasi tertinggi Gillian Clark adalah saat meraih juara di Kejuaraan Dunia Eropa di nomor ganda putri selama tiga tahun berturut-turut.
Sementara di nomor ganda campuran bersama Steen Fladberg, ia pernah memenanginya satu kali. Sebagai salah satu pebulutangkis terbaik Inggris, ia tentunya dipilih masuk ke dalam skuad Olimpiade. Clark turun di nomor ganda putri bersama Julie Bradbury di Olimpiade Barcelona 1992.
Sayang, di ajang ini ia harus kalah di babak semifinal oleh wakil Korea Selatan. Namun, bagi pebulutangkis Eropa, pencapaian Gillian Clark kala itu terbilang luar biasa. (indosports.com)











