INDONESIAUPDATE.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan alasan perluasan kawasan Ancol saat ini. Kawasan tersebut dirancang untuk berkembang kegiatan berwisata.
Bukan hanya bagi Indonesia, tapi harapanya bagi Asia Tenggara bahkan Asia. Ancol saat ini, kata Anies, ukurannya sekitar 200 hektar. Setiap tahun ada lebih dari 20 juta pengunjung, manfaat ekonominya bagi Jakarta amat besar.
Jadi, lahan yang sekarang terbentuk akan dimanfaatkan untuk pengembangan Ancol, dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas. Di Kawasan ini akan diambil 3 hektar dari 120 hektar yang direncanakan, ada atau dari 20 hektar yang sudah ada, untuk membangun museum sejarah Nabi.
“Museum sejarah Nabi ini akan menjadi museum yang dibangun di tepi pantai, bagian dari kawasan Ancol. Dan museum ini akan menjadi museum terbesar tentang sejarah Nabi di luar Saudi,” kata Anies melalui video yang diunggah di YouTube Pemprov DKI, Sabtu (11/7/2020).
“Insyaallah akan menjadi magnet bagi wisatawan bukan hanya di Indonesia saja, tapi seluruh dunia. Untuk itu harus disiapkan semua dokumen legal admistratifnya agar pengurusan lahan bisa dilakukan, agar pembangunan bisa segera dilaksanakan,” jelasnya.
“Dan bukan cuma untuk museum sejarah Nabi, tapi ini menjadi kawasan pantai terbuka untuk masyarakat. Dan kita ingin kawasan Ancol menjadi yang terbesar dan yang terbaik sebagai kawasan liburan di Asia,” sambungnya.
Terkait dengan kegiatan yang sedang berlangsung di Ancol, Anies kembali menegaskan Insya Allah semua janji itu sudah ditunaikan dan akan terus dilaksanakan. Semua ikhtiar dilakukan untuk melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya sambil selalu berdoa pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
“Semoga selalu diberikan petunjuk, selalu dibukakan jalan yang lempang. Mohon doakan agar bisa amanah dalam menjalankan tugas ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala merahmati Kota Jakarta,” tutupnya. (ya)











