INDONESIAUPDATE.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Jaklingko tidak hanya menjadi perusahaan transportasi, melainkan perusahaan teknologi dan data.
Perubahan status itu, nantinya menjadi sarana transportasi umum yang terintegrasi dengan kota penyangga Jakarta.
“Saya ingin menyampaikan harapan, bahwa Jaklingko ini nantinya menjadi sebuah perusahaan teknologi dan data. Karena akan memiliki kekayaan informasi yang luar biasa. Pergerakan penduduk dengan menggunakan single device, dan dikerjakan secara kolosal jutaan orang setiap hari menciptakan informasi yang amat kaya tentang pergerakan penduduk,” ujar Anies yang dikutip melalui channel Youtube Kementerian Perhubungan, Kamis (16/7).
Anies menuturkan, saat ini integrasi tiket di Jaklingko belum menjangkau daerah penyangga ibu kota. Sedangkan menurutnya, jumlah pergerakan masyarakat ke Jakarta menggunakan transportasi umum cukup tinggi.
Ia menambahkan, untuk mengupgrade status Jaklingko menjadi perusahaan teknologi dan data dibutuhkan keikutsertaan instansi atau partner yang berkaitan dengan teknologi dan transportasi.
Saat ini, imbuhnya, perusahaan yang tergabung Jaklingko adalah PT Mass Rapid Transit Jakarta, PT Transportasi Jakarta, PT Jakarta Propertindo, dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). PT MITJ merupakan perusahaan gabungan antara PT MRT Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Bertambahnya partner ke dalam Jaklingko menurut Anies akan membantu menentukan tarif sesuai rute dan memanfaatkan teknologi.
“Kami berharap nantinya bisa segera untuk mendapatkan partner dan karena institusi yang terlibat ini memang berada di wilayah transportasi semua. Maka kita berharap proses yang bisa berjalan dengan cepat mudah-mudahan bila tidak ada halangan maka pertengahan tahun depan mudah-mudahan masyarakat di Jakarta sudah bisa menikmati device satu untuk semua,” paparnya. (Merdeka)











