NASIONAL

Kocak, Najwa Shihab Wawancara dengan Kursi Kosong Menkes Terawan

519
×

Kocak, Najwa Shihab Wawancara dengan Kursi Kosong Menkes Terawan

Sebarkan artikel ini
Via IG: @najwashihab

INDONESIAUPDATE.ID – Najwa Shihab berhasil mewakili kegalauan ribuan wartawan yang selama ini mencari Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, yang minim bicara soal Covid-19. Najwa juga mewakili publik yang selama ini bertanya, Menkes kemana?

Melalui acara yang dipandunya, Mata Najwa, ia akhirnya membuat sebuah wawancara tak biasa, berhadapan dengan kursi yang kosong melompong.

Najwa memberi prolog bahwa Presiden sudah membentuk tim berbagai rupa, menteri-menteri lain sudah angkat suara. Tapi ia menilai, selama jabatan masih di tangan Dokter Terawan, tanggung jawab tak bisa lepas dari pundaknya.

“Kesekian kali kami mengundang, inilah panggung dan kursi untuk Menteri Terawan,” buka Najwa.

Kamera lalu menyorot seisi ruangan melompong, tanpa seorangpun di sana, termasuk kursi kulit hitam narasumber yang juga kosong. Terawan lagi-lagi tak datang.

Najwa lalu menghujani pertanyaan-pertanyaan menohok kepada Menkes Terawan melalui kursi kosong itu.

Ini dia sederet pertanyaan nyelekit itu.

1. Mengapa menghilang Pak? Anda minim sekali muncul ke depan publik untuk memberi penjelasan selama pandemi.

2. Rasanya Menteri Kesehatan di seluruh dunia yang paling low profile selama wabah ini hanya Menkes RI. Atau kehadiran Menteri Kesehatan di muka publik apakah Anda rasa nggak terlalu penting?

3. Sejak awal pandemi, Anda terkesan menganggap virus ini bukan ancaman besar. Apakah kini Anda mengakui bahwa kita kecolongan dalam langkah penaganan di awal yang seharusnya bisa lebih tanggap?

4. Saya ingin klarifikasi informasi, apakah betul justru Anda Menteri Kesehatan yang justru mengusulkan agak kita tak perlu melakukan karantina wilayah?

5. Pak Terawan, sampai sekarang kondisi pandemi belum juga terkendali. Data dan angka jelas menunjukkan itu. Disaat negara-negara lain bahkan sudah bisa berangsur-angsur sudah mengendalikan situasi, kenapa kita tertinggal?

Berita Terkait  Kementan Apresiasi Ekspor Perdana Telur Tetas oleh CJ PIA

6. Presiden Jokowi berulangkali menegur kinerja Anda di depan publik. Berangkat dari penilaian atasan Anda itu, saya akan memberi waktu kepada Anda untuk menjelaskan teguran itu satu persatu: Kenapa tes kita belum juga mencapai target? Kenapa resapan anggaran kementerian masih rendah? Kenapa peraturan dan birokrasi masih berbelit di Kemenkes? Dan kenapa perlindungan kita kepada tenaga kesehatan masih rendah?

Tak mendapat jawaban apapun dari kursi kosong, Najwa lanjut menghujani kursi kosong Menkes itu.

7. Spesifik soal tenaga kesehatan. Angka kematian Nakes kita masih sangat tinggi, dan terus naik. Bukankah Menkes harusnya menjadi pelindung dan pembela utama Nakes? Kapan perbaikan bisa kita lihat?

8. Masih ada disparitas antara data pusat dan data daerah. Padahal, data pandemi sangat krusial untuk menentukan kebijakan. Mengapa sampai sekarang tidak juga beres?

10. Bagaimana dengan gedung Kemenkes menjadi cluster terbesar di Jakarta? Kenapa tidak terbuka dan transparan lalu menutup kantor, Pak?

11. Pak Terawan, ada bangak Menteri Kesehatan yang mundur karena penanganan Covid-19. Misalnya Menteri Kesehatan New Zealand, Ceko, Polandia, Brazil, Chile, Pakistan, Israel, Kanada. Pertanyaan saya, Pak. Apakah penanganan kita lebih baik dari negara-negara yang Menkesnya mundur itu?

12. Yang jelas bukan hanya desakan ke Presiden, tapi publik diantaranya lewat petisi meminta kebesaran hati Anda untuk mundur saja. Siap mundur, Pak? Atau bagaimana Anda bisa menyakinkan publik bahwa Anda masih layak menduduki posisi yang berat ini?

Najwa Shihab lalu menutup wawancara kursi kosongnya dengan tetap mengajak Menkes untuk bicara.

“Itu bukan hanya pertanyaan dari saya tapi juga dari publik yang kami kumpulkan untuk Anda. Kami tahu, tak akan ada yang bisa menyelesaikan soal pandemi ini sendirian.

Berita Terkait  Petugas Kembali Temukan Organ Manusia dan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air

Tapi kami berharap, Anda sekiranya bersedia untuk memberi gambaran. Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, waktu dan tempat dipersilahkan,” ajaknya. (akurat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sluar/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/bet200/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/stoto/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sdemo/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/s88/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sgacor/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sthailand/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/shitam/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/s777/horus303