Setelah Lumat Celtic, AC Milan Bidik Roma Jadi Korban Berikutnya

  • Bagikan
Ilustrasi/Shutterstock

INDONESIAUPDATE.ID – AC Milan melanjutkan trend tak terkalahkan saat membungkam Celtic FC dengan skor 1-3. Usai mengandaskan The Hoops, mereka kini membidik AS Roma jadi korban berikutnya.

Milan berhasil mengalahkan Celtic 3-1 di Celtic Park pada mathcday pertama Grup H Liga Europa, Jumat (23/10/2020) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan Rossoneri dibuat oleh Radu Krunic, Brahim Diaz dan Jens Petter Hauge. Sementara, tuan rumah hanya mampu membalas melalui Mohamed Elyounoussi.

Kemenangan ini terus membawa Milan melanjutkan laju menawan mereka sejak Januari. Il Diavolo tercatat tak terkalahkan dalam 21 laga terakhir.
Advertisement

Usai mengalahkan Celtic, Milan kini langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi AS Roma. Setan Merah Italia bertekad menjadi Serigala Ibu Kota korban keganasan mereka berikutnya.

Milan akan menjamu Roma di San Siro dalam lanjutan Serie A, Selasa (27/10/2020) dini hari WIB. Meski begitu, Pelatih Milan, Stefano Pioli, menegaskan bahwa ambisi timnya untuk mengalahkan Roma tersebut tak akan mudah terealisasi

Ia menilai Roma akan menjadi ujian berat bagi Milan yang tengah dalam tren positif. Pria 55 tahun ini mewaspadai permainan menyerang Il Lupi di bawah asuhan Paulo Fonseca.

“Saya pikir kami melakukannya dengan baik karena kami tidak menyia-nyiakan waktu yang kami miliki bersama dan selalu menganggap pertandingan berikutnya sebagai yang paling penting,” ujar Pioli dikutip dari Football Italia.

“Roma memiliki lini depan yang luar biasa, jadi ini akan menjadi ujian besar lainnya. Kedua tim memainkan sepakbola yang positif dengan mencetak gol lebih banyak dari lawan mereka dan mengambil inisiatif.”

“Kami ingin melanjutkan performa positif kami dan di atas semua itu perjalanan yang telah membuat kami terus berkembang sejak Januari. Saya pikir semuanya berubah pada Januari, ketika kami membawa pemain yang lebih cocok dengan gaya sepak bola kami dan melengkapi skuad kami,” jelas Pioli. (detik)

Berita Terkait  Ramai-Ramai, Para Guru Besar Juga Tolak UU Omnibus law
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *