Pradi-Afifah Menang Harga Mati, Depok Butuh Pemimpin Yang Punya Keberanian

  • Bagikan
Konsolidasi delapan Anggota DPRD Jawa Barat, di Sawangan, Depok (Mia Nala Dini/WartaDepok.com)

INDONESIAUPDATE.ID – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Waras Wasisto menyebutkan, Pilkada Depok tahun ini adalah momentum perubahan kepemimpinan yang sudah belasan tahun lamanya dipegang oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) .

“Kota Depok sudah berapa dekade stagnan dibawah kepemimpinan PKS. Namun bisa maju dan berkembang dibawah kepemimpinan Pradi-Afifah,” kata Waras, usai giat konsolidasi pemenangan pasangan Pradi-Afifah dalam Pilkada Depok, di Gedung Telorindo, Sawangan, Depok, Sabtu kemarin (31/10).

Waras juga menunjukkan komitmennya dengan menggandeng delapan Anggota DPRD Tanah Pasundan dari 4 Partai yaitu Gerindra, Golkar, PAN, PKB untuk turun di Kota Depok guna melakukan kampanye Pemenangan pasangan Pilkada nomor urut 1 yakini Pradi-Afifah.

“Kami, delapan Anggota Dewan Provinsi Jabar dari 5 Partai solid, berasal dari Dapil yang sama yakni Bekasi-Depok. Komitmen kami ialah bersatu menginginkan perubahan untuk Depok yang maju setelah lama tertidur. Pradi-Afifah harus menang,” ungkapnya optimis.

Dirinya yakin Koalisi Depok Bangkit (KDB) solid hingga ke akar rumput. Semua menyatakan turun bahu membahu untuk memenangkan Pradi-Afifah yang diyakini bisa membawa perubahan Depok kearah yang lebih baik.

“Bagi kami kemenangan Pasangan Pradi-Afifah harga mati, dan sebuah harapan warga masyarakat Depok,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi PAN, Hasbullah Rahmad menambahkan, permasalahan yang ada di Depok sudah lama terjadi. Diantaranya macet, banjir
tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung saat ini telah over load (melebihi kapasitas), serta konsepsi pembangunan Kota Depok yang tidak inovatif.

“Menurut saya banjir adalah salah satu hal yang sangat krusial yang harus diatas, dan tentu permasalahan lainnya juga. Intensitas tinggi, sejumlah ruas jalan termasuk wilayah Margonda mengalami banjir. Terlihat betul bahwa sistem drainasenya belum terkoneksi antara primer, sekunder dan tersier,” jelas Bang Has, sapaannya.

Berita Terkait  Sosialisasikan Program Pradi-Afifah, Pergerakan Gerabah Makin Masif

Untuk TPA Cipayung yang over load, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, Pemprov Jawa Barat akan membantu Kota Depok menangani sampah melalui TPA regional di Nambo.

“Kalau itu bisa operasional 2021, Nambo akan jadi TPA Depok dan tidak lagi menjadi problem,” ujarnya.

Bang Has juga mengatakan, pemimpin Kota Depok harus berani melakukan inovasi dan terobosan.

“Kita berharap, ke depan Depok ini dipimpin oleh pemimpin yang berani melakukan inovasi dan terobosan (Pradi-Afifah). Karena (Depok) diuntungkan secara geografis,” tutup Bang Has.(mia/WD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *