27 Orang Meninggal akibat Gempa Sulbar, Evakuasi Masih Terus Dilakukan

  • Bagikan
Ilustrasi/Shutterstock

INDONESIAUPDATE.ID – Korban meninggal dunia gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat mencapai 27 orang. Korban berasal dari Kota Mamuju dan Majene.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) Darno Majid mengatakan, angka tersebut berdasarkan data yang diterima dari lapangan.

“Data yang kami terima dari BPBD Mamuju dan Majene yang kita rilis sekarang ini adalah 18 orang meninggal dunia di Mamuju dan sembilan di Majene,” kata Darno Majid melalui keterangan resmi yang diterima di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat dilansir dari Antara.

Ia mengatakan, data yang dirilisnya itu berdasarkan data terbaru hingga pukul 14.00 WITA. Pihaknya pun terus memantau situasi dan perkembangan baik evakuasi maupun pendataan korban reruntuhan.

Darno juga menghimbau masyarakat di kota dan kabupaten itu agar mencari tempat pengungsian yang aman dan tidak lari ke gunung yang berpotensi akan longsor.

“Carilah tempat pengungsian yang betul-betul aman dan jangan pergi ke gunung yang rawan terjadi longsor. Kami juga sudah siapkan stadion untuk pengungsian sementara,” katanya.

Sebelumnya, gempa magnitudo 6,2 terjadi di wilayah Sulawesi Barat pada Jumat dini hari pukul 02.28 WITA dini hari, dan telah merobohkan banyak bangunan.

Gempa di Mamuju berpusat enam kilometer timur laut Kabupaten Majene 2.98 LS-118.94 BT pada kedalaman 10 kilometer, juga merusak gedung rumah sakit Mamuju.

Sejumlah bangunan di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ambruk akibat gempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah itu pada Jumat dinihari sekitar pukul 02.00 WITA.

Dilaporkan dari Mamuju, sejumlah bangunan, seperti Maleo Town Square, toko, swalayan, dan Rumah Sakit Mitra Manakarra ambruk akibat diguncang gempa. Termasuk, gedung fasilitas pemerintah, yakni bagian depan Kantor Gubernur Sulbar.

Berita Terkait  Siap-siap! Harga Bawang-Daging Sapi Bakal Naik

Dua orang petugas keamanan dilaporkan tertimbun reruntuhan bagian depan kantor Gubernur Sulbar tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *