Fakta dan Gejala Temuan Corona B117 di Karawang

  • Bagikan
Pemerintah Kota Depok melaksanakan simulasi vaksin COVID-19 yang dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) untuk persiapan vaksinasi pada bulan November 2020.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

INDONESIAUPDATE.ID – Temuan dua kasus pertama varian baru Corona B117 diumumkan tepat dalam peringatan setahun pandemi COVID-19 di Indonesia. Pasalnya, virus Corona jenis ini disebut lebih menular dibandingkan varian lainnya.

Dua kasus tersebut ditemukan pada 2 TKW asal Karawang, Jawa Barat, yang baru datang dari Arab Saudi.

Dirangkum detikcom, berikut fakta-fakta seputar dua kasus varian baru Corona B117 di Indonesia.

1. Datang pada waktu yang berbeda

Dua kasus Corona B117 ini berinisial M (40) dan A (45). Mereka tiba di Indonesia dari Arab Saudi dalam waktu yang berbeda.

28 Januari 2021

Pit Kadinkes Karawang Nanik Jodjana mengatakan M tiba di Bandara Soekarno Hatta bersama 49 penumpang lainnya dengan menggunakan pesawat Qatar Airways. Usai menjalani tes PCR (polymerase chain reaction) di bandara, tujuh di antaranya positif COVID-19.

“Dari 49 penumpangnya, ditemukan tujuh yang positif. Terdiri tiga orang dari Karawang, dua orang dari Cianjur, satu dari Kota Bekasi, dan 1 dari Sukabumi,” kata Nanik, Rabu (3/3/2021).

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan hasil tes di Litbangkes, terungkap bahwa M terinfeksi varian baru Corona B117.

31 Januari 2021

Selanjutnya, A tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 31 Januari 2021 bersama 33 penumpang lainnya menggunakan pesawat Garuda. Nanik mengatakan, ada empat terkonfirmasi positif COVID-19.

“Pada 31 Januari, penerbangan dengan Garuda, ada 4 orang positif, salah satunya terpapar virus Corona B117. Dia TKI asal Karawang,” ucap Nanik.

2. Sudah negatif COVID-19

Juru bicara Satgas COVID-19 Karawang, Fitra Hergyana, mengatakan bahwa M dan A telah negatif COVID-19 saat sebelumnya menjalani isolasi di DKI Jakarta.

“Setelah menjalani isolasi, hasil mereka negatif dan sudah diizinkan pulang. Jadi keduanya pulang ke Karawang dengan hasil negatif,” jelas Fitra, Rabu (3/3/2021).

Berita Terkait  Mamah Dedeh Positif Covid-19, Semoga Cepat Sembuh Mah!

Fitra pun menjelaskan M dan A sudah ditangani dengan baik, sehingga masyarakat tak perlu panik.

Kemudian gejala apa yang dialami dan bagaimana tindak lanjut terkait dua kasus Corona B117 ini?

3. Gejala yang dialami

Dijelaskan Fitra, salah satu di antara dua kasus Corona B117 di Indonesia mengalami gejala COVID-19 berupa demam dan batuk.

“Sudah negatif dan sebenarnya baik-baik saja, sebelumnya yang satu kan memang sempat ada demam dan batuk Mbak tapi sudah pulih,” kata dr Fitra.

“Gejalanya ringan-ringan saja sih,” lanjutnya.

4. Ada 15 orang yang di-tracing

Menurut Fitra, total sudah ada 15 orang yang di-tracing terkait temuan kasus Corona B117. Sebagian besar dari mereka adalah anggota keluarga M dan A.

“15 orang, jadi kita dilakukan tracing terhadap 15 keluarganya mba, keluarga M 9, yang satu 6,” ungkap Fitra.

Lebih lanjut, kata Fitra, hasil dari pemeriksaan sampel 15 orang tersebut belum bisa diumumkan, karena baru akan diperiksa oleh Kemenkes dan Litbangkes. (detik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *