Ternyata Ini Alasan KKB Sandera Pesawat Susi Air Selama 2 Jam

  • Bagikan
Ilustrasi/Pixabay

INDONESIAUPDATE.ID – Kesadisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, menyandera pesawat dan penumpang pesawat perintis milik Susi Air di Distrik Wangbe, Ilaga, Kabupaten Puncak.

Polisi membenarkan peristiwa penyanderaan di Ilaga itu, namun polisi mengatakan pesawat Susi Air dan pilotnya sudah diperbolehkan terbang kembali.

“Iya benar, itu kemarin kejadiannya, pilot dan pesawat ditahan oleh KKB selama dua jam, tapi sudah diperbolehkan terbang kembali,” Kata Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri kepada wartawan saat kunjungan ke Mako Brimob Detasemen B Timika, Sabtu, (13/3/2021).

Mathius menambahkan pesawat perintis Susi Air tersebut diawaki pilot Ian John Terrence Hellyer, warga Selandia Baru.

Pesawat perintis milik Susi Air jenis Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua. TNI mengatakan aksi KKB itu dipicu rasa kecewa lantaran tak diberi dana desa oleh kepala kampung setempat.

“KSB (kelompok sipil bersenjata-sebutan KKB versi TNI) sempat mengancam agar pesawat maskapai Susi Air dilarang membawa penumpang aparat TNI/Polri dan KSB juga menyampaikan kekecewaannya dengan kepala kampung karena tidak memberikan dana desa,” ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa saat dimintai konfirmasi wartawan, kemarin (12/3/2021).

Keterangan itu berdasarkan penjelasan pilot pesawat Captain Ian John Terrence Hellyer. Sebelum melepas para sandera, lanjut Suriastawa, KKB berpesan ke pilot pesawat, yakni Susi Air, dilarang membawa penumpang aparat TNI/Polri dan supaya dana desa diberikan kepada mereka.

Pesawat perintis itu membawa tiga penumpang, yaitu Ricky Dolame, Arikala Dolame, dan Arike Wandikbo.
Mereka sempat disandera 30 orang KKB selama dua jam, sekitar pukul 06.20 WIT.

Suriastawa mengatakan pilot Susi Air mengaku dua di antara puluhan KKB itu membawa senjata laras panjang.

Beruntung, selama disandera dua jam, pilot dan tiga penumpang tidak mengalami tindak kekerasan oleh KKB.

Berita Terkait  Perencanaan Keluarga Untuk Mencegah Stunting

Lapangan Terbang Wangbe sendiri berjarak 43 km dari Sinak atau 48 km dari Sugapa. Area itu belum terjangkau jaringan telepon serta internet.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *