Berharap Bisa Tinggalkan Ajaran Sesat, Kemenag Terjunkan Penyuluh Agama Ke Markas Hakekok Balakasuta

  • Bagikan

INDONESIAUPDATE.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menerjunkan penyuluh agama Islam untuk mengedukasi penganut ajaran sesat ‘Hakekok Balakasuta’ di Desa Karangbolong, Pandeglang, Banten.

Para penyuluh itu berencana memberikan pembinaan keagamaan dengan pendekatan budaya. Dengan begitu, diharapkan para pengikut aliran yang telah divonis sesat kembali ke agama masing-masing.

“Ke depan kami (penyuluh agama) juga kan melibatkan tokoh agama setempat untuk memberikan pembinaan secara keagamaan dan pendekatan secara kultur budaya terhadap penganut aliran ini,” ungkap Penyuluh Agama Ciegeulis Kabupaten Pandeglang Mahli Yudin dilansir dari website Kemenag, Minggu (14/3/2021).

Sebelumnya, polisi setempat telah mengamankan 16 orang pengikut aliran Hakekok Balakasuta setelah video ritual mandi bugil bersama viral di media sosial.

Video itu menyedot perhatian karena ritual sesat itu diikuti laki-laki, perempuan dan bahkan anak-anak. Ritual itu dilakukan di penampungan air PT GAL.

“Kegiatan ritual tersebut baru dilaksanakan satu kali dengan tujuan membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan diri lebih baik,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, ritual tersebut merupakan ajaran yang diadopsi dari ajaran Hakekok yang diajarkan seorang tokoh yang mereka sebut Abah Edi.

Sepeninggalnya, ajaran itu diteruskan oleh Arya dengan menambah ajaran Balaka Suta Pimpinan Abah Surya Leuweng Kolot.

Dia menambahkan, aliran Hakekok sudah lama muncul di Pandeglang Banten. Aliran itu bahkan pernah dikembangkan di padepokan atau semacam majelis zikir di Desa Sekon, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.

“Aliran Hakekok ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2009. Waktu itu sampai membuat keresahan warga yang secara spontan langsung melakukan pembakaran padepokan tempat aliran itu. Kami terus berupaya memantau agar hal itu tidak terjadi lagi,” paparnya.

Berita Terkait  Partai Gelora Apresiasi Pengorbanan Para Perawat
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *