Guru Tunjukan Kartun Nabi Muhammad Saat Ngajar, Sekolah di Inggris Didemo

  • Bagikan
ilustrasi demonstrasi (shutterstock)

INDONESIAUPDATE.ID – Salah satu sekolah di Inggris menjadi sasaran demonstrasi orang tua siswa, Kamis (25/3/2021) waktu setempat. Demonstrasi dipicu seorang guru menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada para siswa saat pelajaran berlangsung.

Perbuatan yang dinilai tidak pantas itu dilakukan seorang guru di Batley Grammar School, sekolah untuk siswa berusia 4-16 tahun di Batley, West Yorkshire, Inggris, Senin (22/3/2021). Sementara itu, sekolah telah menskors guru tersebut.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan belasan orang tua berdiri di luar sekolah, sebagian besar menuntut guru tersebut dipecat. Salah seorang yang ikut dalam demonstrasi, Abdullah memperkirakan jumlah yang ikut demonstrasi mencapai 100 orang, termasuk siswa.

“Kartun tidak pantas itu menyinggung seluruh umat muslim. Kita tidak bisa tinggal diam, kita harus berdiri dan memberi tahu mereka, sekolah dan pimpinan, bahwa ini bukan sesuatu yang sepele. Ada garis yang tidak bisa dilangkahi begitu saja,” kata Abdullah, dikutip BBC, Jumat (26/3/2021).

Salah satu orang tua siswa mengatakan, kartun Nabi Muhammad itu diambil dari Charlie Hebdo, majalah satire Prancis yang membuat kegaduhan 2015. Abdul Shaikh, seorang akademisi dan aktivis Islam lokal terkejut dengan kejadian itu dan menyebut yang dilakukan oknum guru tersebut sebagai penghinaan terhadap Rasulullah SAW.

Kepala Sekolah Batley Grammar School, Gary Kibble, menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada seluruh pihak terutama orang tua siswa. Dia mengakui materi pelajaran dengan menggunakan kartun Nabi Muhammad itu tidak tepat dan merupakan pelanggaran.

“Karenanya kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus dan penuh. Kami telah mengambil tindakan segera untuk menyelidiki masalah tersebut, berupa penghapusan materi tersebut dari mata pelajaran, peninjauan terhadap kurikulum dan mengambil tindakan formal. Kami juga berterima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah,” ujar Kibble dalam pernyataannya.

Berita Terkait  Prabowo Titip Pesan 'Powerful' Buat Pradi-Afifah

Seorang juru bicara dari departemen pendidikan setempat mengatakan, pemerintah akan mendorong dialog antara sekolah dan orang tua siswa atas permasalahan yang muncul. Hingga kini belum ada pemberitahuan sanksi formal yang diumumkan terhadap guru di sekolah tersebut. (inews)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *