Alhamdulillah, Rekaman Percakapan Pilot Dan Copilot Akhirnya Ditemukan

  • Bagikan

INDONESIAUPDATE.ID – Pencarian rekaman suara pilot dan co-pilot alias Cocpit Voice Recorder (CVR) pesawat naas Sriwijaya Air akhirnya sukses. Kotak hitam berisi rekaman percakapan antara pilot dan kopilot sesaat sebelum jatuh berhasil ditemukan tadi malam. Penemuan itu bakal menyingkap secara lengkap detik-detik jatuhnya pesawat it ke dasar laut Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut langsung kedatangan CVR itu di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (32/3/2021). Dia mengatakan, setelah operasi pencarian resmi dihentikan pada 2 Maret lalu, tim Basarnas terus melakukan pencarian CVR itu.

“Alhamdulillah tadi malam pukul 20.00 CVR ditemukan di tempat yang tidak jauh dari ditemukan fligt data recorder (FDR). Kami sudah laporkan ke presiden (tentang temuan itu),” ungkapnya saat konferensi pers di pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (31/3/2021).

Temuan itu tentu sangat berharga. Sebab, dengan ditemukannya rekaman percakapan antara pilot dan Co-pilot setelah dinyatakan hilang kontak dengan navigasi di Bandara Soekarno-Hatta, keseluruhan rangkaian peristiwa naas itu bakal tersingkap.

“Sejak 12 Januari kita temukan FDR. Data itu berharga dan KNKT temukan Banyak hal dari FDR itu. Tapi FDR itu akan paripurna apabila digabung dengan apa yang terjadi di kokpit yaitu pembicaraan antara pilot dan copilot. Dan CVR Itu melengkapi FDR,” katanya.

Dia menyatakan, pencarian pesawat naas yang jatuh itu awalnya tidak mudah. Semua penyelam terbaik dikerahkan. Puing-puing sisa pesawat yang tercecer dan jenazah korban pesawat itu diangkat ke permukaan satu persatu.

“Kita berusaha temukan CVR dari puing-puing. Apa yang dilakukan sejak awal itu tidak mudah karena didahului dengan pencarian secara manual. Penyelam-penyelam ke dasar laut. Tapi banyak sekali puing-puing sehingga metodenya (pencarian) diubah,” ungkapnya.

Berita Terkait  Sriwijaya Air Hilang Kontak, Ini Posisi Terakhir Pesawat

Dia berharap temuan rekaman pembicaraan pilot dan copilot itu isa ditelisik lewat penelitian oleh Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Apapaun hasil rekaman itu, kata dia, akan disampaikan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Basarnas, Panglima Kolinlamil, Kepala KNKT, Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perhubungan Udara, Sekjen Kemenhub, dan Dirut Sriwijaya Air.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *