Duh, Muncul Kelompok ‘Rambut Merah’ di Cianjur Tak Wajibkan Salat-Puasa

  • Bagikan
ilustrasi aliran menyimpang (shutterstock)

INDONESIAUPDATE.ID – Warga Kampung Ciroyom, Kabupaten Cianjur, dihebohkan dengan adanya sekelompok orang yang diduga melakoni ajaran menyimpang. Anggota kelompok berciri khas rambut dicat merah ini menyatakan salat dan puasa tidak wajib.

Seorang warga Kampung Ciroyom yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan bahwa penduduk setempat mulai curiga aktivitas menyimpang kelompok ‘rambut merah’ sejak Ramadhan. “Kalau sesat atau enggaknya, tidak tahu pasti. Tapi saat Ramadhan beda saja, orang lain puasa, mereka makan dan merokok,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Bojong, Cianjur, Jumat (21/5/2021).

Selain tidak ibadah puasa, kelompok beranggotakan 17 orang yang mayoritas pria ini tak menjalankan salat wajib. “Kalau diajak atau disuruh salat ashar, bilangnya cukup niat saja. Ditambah lagi kalau hari Jumat, mereka tidak mau diajak salat Jumat,” kata dia.

Kepala Desa Bojong Uyeng Handoko mengaku baru mendapatkan laporan dari masyarakat beberapa hari lalu berkaitan kelompok ‘rambut merah’. Uyeng langsung menanyakan informasi tersebut kepada RT setempat.

“Kita dapat laporan Senin (17/5) kemarin dan langsung mengecek. Setelah dicek ternyata benar ada indikasi. Baru indikasi, belum dipastikan sesat atau tidaknya,” ucap Uyeng (detik)

Berita Terkait  Eko Patrio Akan Biayai Anak Sapri Pantun yang Baru Lahir
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *