Kontak Erat dengan ABK India yang Terinfeksi B1617, Puluhan Nakes di Cilacap Positif Corona

  • Bagikan
Pemerintah Kota Depok melaksanakan simulasi vaksin COVID-19 yang dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) untuk persiapan vaksinasi pada bulan November 2020.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

INDONESIAUPDATE.ID – Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Kadinkes Jateng) Yulianto menjelaskan perkembangan kasus positif Corona dari klaster kapal Hilma Bulker. Total ada 42 tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 dari 13 anak buah kapal (ABK) WN Filipina yang positif Corona B16172 saat datang ke Cilacap, dari India.

“Kapal ini mengangkut gula rafinasi asal India ke Cilacap, Jateng, yang miliknya dari India. Dan ini secara periodik ini melakukan pengiriman masuk bahan gula rafinasi dari India,” tuturnya dalam konferensi pers Minggu (23/5/2021).

Ia menyebutkan, dari total 20 ABK yang datang, sebenarnya ada 14 orang terkonfirmasi positif Corona. Namun, satu orang meninggal dunia, ia tak menjelaskan apakah yang bersangkutan juga terpapar Corona B16172.

“Setelah itu kita melakukan tracing terhadap nakes-nakes yang kontak dengan ABK tersebut, kita tengarai ada 179 nakes yang kontak dengan ABK dan ada 42 yang konfirmasi positif Corona,” sambungnya.

“Lalu dari 42 itu kita ambil 12 yang memenuhi syarat untuk di-genome sequencing, tes di lab UGM, dan kami sedang menunggu hasilnya,” jelas dia.

Adapun 13 kasus ABK tengah dirawat di RSUD Cilacap. Sementara, 42 kasus nakes yang terpapar Corona dari ABK tersebut tengah diisolasi, dan dilakukan tracing lebih lanjut.

“Dan hari ini rawat jalan untuk RSUD Cilacap kita tutup selama 3 hari ke depan utuk dilakukan sterilisasi,” tutupnya (detik)

Berita Terkait  BMKG: Dentuman Misterius di Jakara Diduga dari Gunung Salak
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *