Museum Basket Terlengkap se-Asia Tenggara Hadir di Bogor

  • Bagikan
Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri peresmian The Bucketlist di Bogor (Foto: Tangkapan Layar Instagram @sandiuno)

INDONESIAUPDATE.ID – Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meresmikan sebuah museum basket di Kota Bogor bernama The Bucketlist, Minggu (23/5).

Sandiaga mengatakan, The Bucketlist merupakan museum basket terlengkap di Asia Tenggara. Museum ini memiliki tiga aspek sekaligus, yakni wisata, olahraga dan edukasi.

“Sudah saya cek bersama-sama, bahwa ini mungkin koleksi yang paling lengkap se-Asia Tenggara. Kenapa begitu, pertama karena wisatanya dapat, kedua aspek olahraga bola basketnya juga dapat dan yang paling pentingnya ketiag yaitu, edukasinya juga ada,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com

Dalam kunjungannya, Sandiaga juga menyempatkan diri berkeliling melihat koleksi di The Bucketlist. Beragam jersey pebasket nasional dan internasional mejadi salah satu koleksi Bucketlist berikut dengan beragam informasinya.

Sandiaga Uno dan Bima Arya juga sempat menjajal lapangan basket berstandar internasional. Keduanya menggunakan jersey warna hijau dengan masing-masing bernomor punggung 11 untuk Bima Arya dan 28 untuk Sandiaga Uno. Secara bergantian, Sandiaga dan Bima kemudian turut menjajal melakukan tembakan tiga poin ke jaring basket.

Sandiaga berharap, Bucketlist mampu meningkatkan semangat masyarakat, memulihkan ekonomi kreatif dan meningkatkan wisata di Kota Bogor. Karena Bucketlist menjadi sarana olahraga yang terintegrasi dengan entertainment (hiburan) education (pendidikan) dan experience (pengalaman).

“Saya titip di sini, semoga bisa bangkitkan ekonomi, bangkitkan semangat masyarakat, pulihkan ekonomi kreatif, majukan wisata Kota Bogor dan yang terpenting buat saya adalah bersama, together we can do it. Bangkit di saat sulit, menang melawan covid, bucketlist yes we can do it,” kata Sandiaga.

“Jadi kalau saya lihat tadi, dari atas sampai bawah banyak koleksi yang informasinya diakses dengan digital dan tidak mengurangi konteks jaga jarak dan lainnya. Saya ingin mengapresiasi Pak Wali Kota yang secara tegas dan sangat komunikatif, mendorong sosialisasi dan edukasi terhadap protokol kesehatan di destinasi-destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif yang ada di Kota Bogor,” imbuh Mas Menteri. (jawapos)

Berita Terkait  Pembicara di ISYEF, Menparekraf Harap Indonesia Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *