Lewat Adu Pinalti, Villarreal Kalahkan MU di Final Liga Europa

  • Bagikan
Foto: dok. Instagram @villarreal

INDONESIAUPDATE.ID – Villarreal meraih trofi Liga Europa pertamanya seusai mengalahkan United lewat drama adu penalti dan mereka pun lolos ke Liga Champions musim depan.

Eks Arsenal Francis Coquelin merasakan trofi juara bersama Villarreal, setelah tim yang ia perkuat mengalahkan Manchester United di final Liga Europa musim ini.

Berhadapan dengan United di PGE Arena, Gdansk, Polandia, Kamis (27/5) dini hari WIB tadi, Villarreal arahan Unai Emery sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Gerard Moreno di menit ke-29.

United pimpinan Ole Gunnar Solskjaer menyamakannya di awal babak kedua melalui sontekan Edinson Cavani dari jarak dekat, dengan pertandingan kemudian diteruskan hingga babak tambahan waktu dan adu penalti lantaran tidak ada gol lainnya yang tercipta.

Di momen tos-tosan tersebut, Villarreal keluar sebagai pemenang setelah 11 penendang sukses menjalankan tugasnya, sedangkan United menemui kegagalan seusai sepakan David de Gea dimentahkan kiper Geronimo Rulli.

Berbicara usai pertandingan, Coquelin yang turut mencetak gol di adu penalti mengatakan: “Ini terasa sangat menyenangkan,” ujarnya kepada laman resmi UEFA.

“Ini sudah menjadi kompetisi yang sengit, kami sudah tahu ini akan sangat sulit melawan klub yang sangat bagus seperti Manchester United.”

Francis Coquelin – Villarreal vs Manchester United Final Liga Europa

Keberhasilan menjuarai Liga Europa ini mengantar Villarreal, yang finis di urutan ketujuh LaLiga, lolos ke Liga Champions musim depan. Mengenai itu, Coquelin menambahkan: “Ini terasa spesial untuk lolos ke Liga Champions, dan ini juga trofi pertama untuk klub, jadi ini adalah perasaan yang menyenangkan.

“Ketika Anda menjalani pertandingan sampai akhir, sang pemenang mengambil semuanya; Manchester United memang intens menekan kami dan kami harus bertahan demi mempertahankan hasil.

Berita Terkait  Bicara Ilegal Fishing, Susi Titip Pesan Penting Buat Mahasiswa-mahasiswa IPB

“Adu penalti itu selalu menjadi sebuah undian, dan kami sangat senang bisa memenangkannya. Kami akancoba merayakannya karena ini adalah pencapaian besar untuk klub dan untuk kita semua.

Villarreal kini menumbangkan rekor Sevilla dengan memenangkan 25 pertandingan fase gugur di Liga Europa, dan mereka menjadi tim peraih trofi ketujuh di ajang Piala UEFA/Liga Europa yang tidak terkalahkan di satu musim setelah Tottenham Hotspur (1971/72), Borussia Monchengladbach (1978/79), Goteborg (1981/82 & 1986/87), Ajax (1991/92) dan Chelsea (2018/19).

Menyusul hasil ini, Emery kini telah memenangkan empat trofi di kompetisi kasta kedua Eropa, dengan tiga sebelumnya ia wujudkan bersama Sevilla.

Emery adalah pelatih tersukses di kompetisi ini, yang dahulu bernama Piala UEFA, dan keberhasilannya dengan Villarreal membuatnya menumbangkan raihan tiga trofi yang diraih pelatih legendaris Italia Giovanni Trapattoni (Juventus 1976/77, Inter Milan 1990/91 dan Juventus 1992/93). (goal)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *