PPKM Darurat, Pasar Mitra Tani Gencarkan Distribusi Online

  • Bagikan
Ilustrasi/Shutterstock

INDONESIAUPDATE.ID – Kementerian Pertanian gencarkan distribusi/penjualan pangan secara online, untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan.

Hal ini dilakukan untuk  merespon kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat masa pandemi saat ini.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan jajarannya untuk memastikan agar pasokan pangan aman di seluruh wilayah, sehingga tidak ada kekurangan bahan pangan selama masa PPKM Darurat Jawa dan Bali.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi  menyatakan,  telah mengantisipasi ketersediaan dan distribusi pangan khususnya di wilayah Jawa-Bali harus aman dan terkendali, khususnya pada masa pemberlakuan PPKM darurat.

“Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mengakses bahan pangan,  Pasar Mitra Tani  melayani penjualan online melalui jasa layanan online seperti Gojek dan Grab, bahkan ada aplikasi marketplace sendiri yaitu PasTani,” ujar Agung, Minggu (4/7/2021)

Sementara itu, Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan, Risfaheri menjelaskan,  bahwa Pasar Mitra Tani (PMT)/TTIC Propinsi maupun kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali akan diberikan fasilitas gratis ongkos kirim, untuk belanja online selama periode PPKM Darurat.

“Rencana kita memberikan free ongkir untuk pembelanjaan online PMT/TTIC yang berada di Jawa-Bali selama masa PPKM darurat tanggal 3-31 Juli, sehingga tidak perlu datang langsung ke PMT/TTIC. Ada aplikasi PasTani, Gofood atau Grabmart, sesuai layanan dimasing-masing PMT,” kata Risfaheri.

Menurutnya seluruh PMT/TTIC Propinsi dan sebagian di Kabupaten/Kota di Jawa dan Bali sudah menyediakan jasa layanan online, baik PasTani, GoFood, GoMart, dan GrabMart.

Komoditas pangan pokok/strategis yang tersedia adalah beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, dan cabai merah keriting.

Risfaheri memastikan,  kemudahan akses dalam pemenuhan bahan pangan tersebut dapat membantu menekan penyebaran Covid 19, dan membantu masyarakat mengurangi pengeluaran selama pandemi, dengan harga terjangkau dan fasilitas bebas ongkos kirim.

Berita Terkait  Mensos Berikan Santunan Rp15 Juta ke Korban Kebakaran Matraman
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *