HEADLINESNASIONAL

Stok Obat Menipis, Menkes: Tolong Jangan Ditimbun

608
×

Stok Obat Menipis, Menkes: Tolong Jangan Ditimbun

Sebarkan artikel ini
ilustrasi obat (Foto: shutterstock)

INDONESIAUPDATE.ID – Lonjakan pandemi membuat permintaan obat membumbung tinggi. Berbagai obat, vitamin, tablet antiviral, oksigen kemasan, dan tabung oksigen serta produk farmasi yang terkait pengobatan Covid-19 menghilang dari pasaran.

“Sejak 1 Juni 2020 kebutuhan obat-obatan mengalami lonjakan 12 kali lipat dari hari biasanya,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 26 Juli 2021.

Ihwal kelangkaan obat ini memang sudah lama dikeluhkan masyarakat. Pada 1 Juni 2021, misalnya, kasus aktif Covid-19 tercatat 101 ribu. Per 25 Juli terkerek angkanya ke 574 ribu kasus positif aktif atau meningkat 5,7 kali lipat hanya dalam delapan minggu. Ditambah panic buying di masyarakat, maka kebutuhan obat kian menjadi-jadi. Sebagian mandek sebagai stok di rumah-rumah warga.

Tindakan yang dilakukan pemerintah adalah memperbesar arus pasokan ke pasar. Kemenkes telah melakukan pembicaraan dengan Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia, dan berkerja sama melakukan tindakan penyediaan obat sesegera mungkin dengan tiga agenda. Yang pertama, mengimpor bahan baku obat dan obat jadi dalam jumlah lebih banyak. Lalu kedua, menambah kapasitas pabrik. Dan ketiga, penataan distribusi.

Proses ini perlu waktu. ‘’Butuh waktu sekitar empat sampai enam minggu agar kapasitas produksi obat dalam negeri kita bisa memenuhi kebutuhan peningkatan obat-obatan sebanyak 12 kali lipat ini,” ujar Menkes. Namun, secara bertahap akan ada tambahan pasokan yang signifikan mulai awal Agutus 2021.

Menkes Budi Gunadi menjelaskan bahwa di awal Agustus nanti obat-obatan seperti Azythromycin, Oseltamivir, dan Favipiravir akan masuk apotek dalam jumlah yang lebih besar. ‘’Saat ini saja, stok Azythromycin secara nasional mencapai 11,4 juta dan terdapat 20 pabrik lokal yang memproduksi obat tersebut,” Budi Gunadi menambahkan.

Berita Terkait  Obat Covid-19 Ivermectin Buatan PT Indofarma Sudah Dapat Izin BPOM

Untuk Azytromycin, kata Menkes, jumlah kebutuhan akan bisa dipasok dari industri dalam negeri. Hanya saja, hambatan distribusi perlu diterobos. “Jadi sebenarnya kapasitas produksi mencukupi. Memang ada sedikit hambatan di distribusi yang kita sudah bicarakan dan sekarang setiap hari kita berkonsultasi dengan teman-teman di GP Farmasi untuk memastikan agar obat Azythromycin ini bisa masuk ke apotek-apotek,” imbuhnya.

Khusus untuk Favipiravir, saat ini stok obat secara nasional mencapai 6 juta yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa produsen domestik akan segera meningkatkan produksi Favipiravir, termasuk PT Kimia Farma yang nanti akan mampu memproduksi hingga dua juta obat per hari. Namun, untuk kebutuhan yang mendesak, jalan pintas impor akan dilakukan.

Menurut  Menkes, pihak swasta, PT Dexa Medica, akan mengimpor 15 juta tablet, dan pemerintah sendiri akan mendatangkan 9,2 juta dari beberapa negara pada Agustus. Pasokan Favipiravir akan bertambah dengan adanya sebuah pabrik baru yang rencananya akan memproduksi satu juta Favipiravir setiap harinya mulai Agustus ini.

Favipiravir ini kelak akan mengganti Oseltamivir sebagai obat antivirus. Kalau Azythromycin adalah antibiotik, Favipiravir masuk antivirus. Dengan mengkaji manfaat dan dampaknya, dokter-dokter ahli dari lima profesi di Indonesia menganjurkan pemakaian Fafipiravir untuk hadapi Varian Delta. “Saya harapkan nanti pada Agustus kita sudah punya kapasitas produksi dalam negeri antara 2–4 juta tablet per hari yang bisa memenuhi kebutuhan,” Menkes menambahkan.

Sementara Fafipiramir belum banyak tersedia, Oseltamivir akan digunakan sebagai antiviral. “Stok Oseltamivir kita sampai Agustus ada sekitar 12 juta, dan pelan-pelan secara bertahap digantikan  Favipiravir, dan sementara kita akan pertahankan stoknya,” kata Menkes pula.

Untuk obat-obatan lain yang belum bisa diproduksi dalam negeri seperti Remdesivir, Actemra, dan Gamaras, pemerintah akan membuka keran impornya. Ketiga obat tersebut, tutur Menkes, saat ini termasuk obat yang suplainya terbatas karena seluruh negara membutuhkan.

Berita Terkait  Presiden Luncurkan Obat Gratis untuk Warga Isoman

“Saya sampaikan bahwa rencananya untuk Remdesivir, Juli ini akan datang kita bisa impor 150 ribu dan Agustus kita akan impor 1,2 juta. Kita pun sudah dalam proses membuat Remdesivir di dalam negeri,” kata Menkes Budi Gunadi .

Untuk Actemra, pemerintah akan mendatangkan 1.000 vial pada Juli ini dan akan ditambah 138 ribu vial lagi pada Agustus mendatang. Actemra sempat mengalami lonjakan dari harga normal di bawah Rp10 juta, menjadi hingga ratusan juta. ‘’Gamaras kita akan impor 26 ribu bulan Juli ini dan akan impor lagi 27 ribu pada Agustus,” imbuhnya.

Menkes menjelaskan pula, semua obat-obatan tersebut akan datang datang bertahap untuk menjaga stok obat pada Agustus, dapat berada dalam kondisi lebih baik. Untuk distribusinya, pemerintah bekerja sama dengan GP Farmasi yang akan menyalurkan langsung ke 12 ribu apotek aktif di seluruh Indonesia.

Selain obat-obat yang ada di apotek, Presiden Joko Widodo juga telah menginstruksikan pengadaan obat oleh Kemenkes, untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Sebanyak dua juta paket obat pun akan didistribusikan kepada pasien isoman. Atas rekomendasi puskesmas, aparatur TNI dikerahkan untuk membagikan obat gratis itu kepada mereka yang membutuhkan.

Jalur lain yang bisa digunakan masyarakat mengakses obat adalah melalui telemedicine (telemedisin). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah bekerja sama dengan 11 perusahaan telemedisin, yang siap  memberikan jasa konsultasi dokter gratis dan jasa pengiriman obat gratis.“Memang telemedisin ini baru kita luncurkan di seluruh ibu kota provinsi di Jawa dan Bali. Rencananya nanti akan kita perluas ke seluruh Indonesia,” kata Menkes.

Menkes mengimbau masyarakat tidak menyimpan obat-obatan, semacam  Gamaras, Actemra, dan Remdesivir, di rumahnya hanya untuk berjaga-jaga. Ketiga obat tersebut harus mendapatkan resep dokter dan hanya bisa disuntikkan di rumah sakit. Menkes berharap, obat-obatan tersebut hanya diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

Berita Terkait  Kunjungan Kerja ke Kaltim, Presiden Jokowi Akan Menuju Titik Nol Kilometer IKN

“Kasihan yang sakit kalau kita sebagai orang sehat ingin menyimpan obat. Bayangkan, kalau 20 juta warga menengah membeli Azythromycin. Obat akan tertarik dari apotek dan disimpan di rumah sebagai stok,” kata Menkes. Padahal, sambung dia, obat-obat ini harusnya dipakai sebagai resep untuk orang yang sakit.

“Jadi kami minta tolong, biarkan obat ini benar-benar dibeli oleh orang yang membutuhkan, bukan dibeli sebagai stok. Kasihan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
Optimalisasi Analisis Sinkronisasi Spin di Lingkungan Online yang Responsif
Menyusun Pendekatan Bermain yang Seimbang untuk Hasil Lebih Konsisten
Pendekatan Modern Membaca Pola Bermain Secara Bertahap untuk Analisis Strategi yang Lebih Akurat
Memahami Dinamika RTP untuk Menjaga Konsistensi dan Kontrol Risiko
Strategi Modern Mengamati RTP untuk Jaga Ritme Permainan dan Tingkatkan Peluang Menang
Memahami RTP dalam Permainan Harian dengan Pendekatan Terarah yang Lebih Rasional
Kunci Awal Yang Sering Terlewat: Memahami Pola Terkini Secara Tepat
Pendekatan Menyeluruh Manajemen Risiko Berbasis Data Statistik Real-Time
Manajemen Modal Adaptif Berdasarkan Observasi Pola RTP Berkembang
Eksplorasi Empiris Hubungan RTP Dengan Prospek Keuntungan Bertahap
Pendekatan Terarah Dalam Memahami Pola Data Untuk Rotasi Efisien
Studi Terpadu RTP: Kombinasi Analisis Kuantitatif dan Evaluasi Berkala
Cara Praktis Mengelola Pergerakan RTP Melalui Analisis Data Dan Disiplin Finansial
Pendekatan Terpadu: Model Analitik RTP Untuk Perencanaan Sesi Yang Akurat
Mengubah Ketidakpastian Jadi Keuntungan: Pendekatan Probabilitas untuk Puzzle Kombinasi Digital
Mengapa Pola Dingin Bisa Berubah Jadi Panas: Rahasia Statistik di Balik Permainan Simbol Asia
Membaca Probabilitas Tersembunyi: Strategi Cerdas untuk Game Tradisional yang Dimodernisasi
Psikologi Adaptasi: Latih Otak Agar Tak Terjebak Emosi Saat Peluang Berfluktuasi
Evolusi dari Meja Mahjong ke Algoritma: Menuju Pengalaman Bermain yang Lebih Transparan & Adil
Hitung Ekspektasi Jangka Panjang: Cara Bertahan dan Menang di Sesi Permainan yang Panjang
Mengelola Volatilitas Mental: Teknik Psikologis Saat Hasil Acak Menguji Kesabaran
Big Data Mengungkap Rahasia: Apa yang Bisa Dipelajari dari Ribuan Kombinasi Simbol
Strategi Real-Time 2026: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Perubahan Probabilitas Langsung
Fairness di Era Digital: Mengapa Pemahaman Probabilitas Menjadi Standar Baru Hiburan Online
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303 amarta99
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan