Dokter Virtual, Layanan Telemedicine untuk Menemani Pasien COVID-19 Selama Isolasi Mandiri

  • Bagikan

INDONESIAUPDATE.ID – Pertambahan kasus Covid-19 menyebabkan kebutuhan masyarakat ke rumah sakit semakin meningkat. Data update dari Kementerian Kesehatan pada 3 Agustus 2021, ada total 3.496.700 pasien positif Covid-19 di Indonesia dengan pertambahan 33.900 kasus positif dalam satu hari.

Tak jarang banyak orang yang panik dan orang-orang berbondong-bondong ke rumah sakit karena ingin mendapat perawatan secara intensif. Hal tersebut membuat tenaga kesehatan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya kewalahan.

Padahal, untuk Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG) masih bisa mendapatkan perawatan di rumah dengan melakukan isolasi mandiri. Problemnya adalah banyak masyarakat yang masih belum paham bagaimana cara mengatasi gejala Covid-19 karena pengetahuan mereka tentang isolasi mandiri masih terbatas.

Menanggapi isu tersebut, Indonesia Resilience (IRES) dan beberapa inisiator seperti; dokter, perawat, konselor, dan elemen masyarakat menginisiasi gerakan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan konsultasi kesehatan secara daring (telemedicine) serta gratis terkait Covid-19 bernama “Dokter Virtual”.

Gerakan ini menyasar pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan OTG yang sedang melakukan isolasi mandiri. Paramedis dan dokter melakukan pendampingan berkala kepada pasien melalui konsultasi virtual via google meets. Pasien isolasi mandiri yang ingin mendapatkan pelayanan ini bisa mendaftarkan diri melalui bit.ly/doktervirtual.

Layanan ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia tanpa terkecuali dan tanpa batasan wilayah karena dilakukan secara online.

Selain mendapatkan konsultasi kesehatan selama isolasi mandiri, Dokter Virtual juga menyediakan konsultasi psikologis dengan para konselor unggulan di dalamnya. Tim Dokter Virtual menyadari bahwa pasien yang sakit tidak hanya membutuhkan konsultasi kesehatan, namun banyak dari mereka yang merasa khawatir dan cemas sehingga diperlukan pendampingan psikologis.

Berita Terkait  Ngaku Salah! BWF Minta Maaf ke Indonesia

Layanan Dokter Virtual terus berkembang sehingga layanan ini tak hanya untuk pasien isolasi mandiri, tapi juga untuk siapapun yang ingin melakukan konsultasi psikologis, mereka bisa bercerita bersama para konselor dengan mendaftarkan diri melalui bit.ly/konselingvirtual.

Data update kami pada 3 Agustus pukul 18.00 WIB, total pasien yang tertangani sejak 5 Juli 2021 mencapai 497 pasien. Pelayanan ini melibatkan 31 orang relawan dokter, 11 orang relawan konselor, dan 64 relawan paramedis. Mereka semua kami sebut sebagai relawan karena bertugas sukarela dan sepenuh hati demi kemanusiaan.

Hal tersebut adalah bentuk langkah kecil yang telah kami lakukan untuk bergotong royong membantu masyarakat. Kebutuhan masyarakat terkait kepastian kesehatan menjadi urgensi bersama dalam kondisi sulit seperti ini. Kami mengajak masyarakat luas; dokter, perawat, paramedis dan orang baik yang ingin terlibat untuk berpartisipasi dalam gerakan ini.

Dokter Virtual sudah berjalan selama satu bulan, dalam perjalanannya banyak hal yang ingin kami bagikan. Pada hari ini 3 Agustus 2021 pukul 16.00-17.30 WIB, Dokter Virtual mengadakan Press Conference secara online. Selain mengundang awak media, pasien penerima manfaat dari Dokter Virtual juga ikut membagikan kisahnya.

“Saya mengapresiasi para generasi muda yang terlibat dalam gerakan dokter virtual. Kami yang isolasi mandiri sangat membutuhkan gerakan ini. Dulu kami hanya bisa akses konsultasi melalui aplikasi berbayar. Tapi di Dokter Virtual kami didampingi dan dilayani secara gratis,” kata beliau.

Untuk ke depan, Dokter Virtual ingin terus membagikan manfaatnya untuk sesama. Gerakan ini menjadi kepemilikan bersama untuk diadaptasi, direplikasi atau apapun bentuknya sebagai ikhtiar bersama dalam menyelesaikan Covid-19 di Indonesia.

Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk kerjasama agar gerakan ini bisa terus membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi. (HDK)

Berita Terkait  DPRD Sulsel Pakai Dana Bantuan Corona, Bagi Sembako ke Konstituen
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *