HEADLINESNASIONAL

Penyuluh Perikanan Bali Bangkitkan Asa Nelayan

1165
×

Penyuluh Perikanan Bali Bangkitkan Asa Nelayan

Sebarkan artikel ini
INDONESIAUPDATE.ID – Siang yang terik di Pulau Dewata, I Nyoman Puspa (58 tahun) mengusap keringat di dahinya. Tanpa sadar baju yang ia kenakan sudah dibasahi keringat. Kala itu ia tengah dikerubungi nelayan dengan beragam pertanyaan.

Situasi seperti ini telah ia lalui selama 36 tahun, tak jarang ia mendapat panggilan dari nelayan yang tertimpa masalah. Dengan telaten, Nyoman membantu menyelesaikan berbagai hal, mulai dari urusan administrasi, kelembagaan, hingga akses pemasaran.

Di penghujung masa baktinya sebagai abdi negara, Nyoman sama sekali tidak menyurutkan semangatnya dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat pesisir.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain” sebuah prinsip yang selalu ia pegang selama ini. Baginya, melihat tangkapan nelayan yang melimpah dan harga ikan yang tinggi merupakan kepuasan tersendiri.

Sejak diangkat menjadi Penyuluh Perikanan PNS pada tahun 1989, ia telah hidup bersama pelaku utama. Hari-harinya disibukkan di pesisir bersama kelompok. Sepanjang kiprahnya menjadi penyuluh perikanan, ia telah berhasil mendampingi puluhan kelompok usaha dan ratusan pelaku utama di Bali. Jatuh bangun, tentu tak pernah luput dari perjalanannya.

Salah satu kelompok yang telah berhasil ia bina yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Guna Batu Lumbang yang berdiri sejak tahun 2005. Berawal dari 12 orang nelayan yang penuh keterbatasan, kini KUB yang berlokasi di Desa Pamogan, Denpasar Selatan ini telah memiliki 47 anggota nelayan, bahkan telah membentuk koperasi dan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Mina Werdhi Batu Lumbang. Berbagai prestasi pun dari tingkat daerah hingga nasional telah ditoreh kelompok.

Awal Mula KUB

Sore itu Nyoman tengah menyandarkan sepeda motornya di pinggir pantai, selepas seharian bekerja, ia berencana menghirup udara segar sembari melihat hijaunya hamparan mangrove. Pandangannya tetiba tertuju kepada sekelompok nelayan yang selesai melaut dengan tangan kosong.

Tanpa berpikir panjang, ia bergegas menghampiri nelayan untuk sekadar menyapa. “Akhir-akhir ini hasil tangkapan kosong, tak tahu kapan ikan akan banyak lagi,” keluh I Wayan Kona Antara, salah satu nelayan tersebut.

Dengan ramah, Nyoman memberikan saran kepada nelayan tentang cara penangkapan ikan yang baik dan mengajak mereka membentuk kelompok agar memiliki kelembagaan nelayan.

Berita Terkait  Tunjukkan Tren Positif, Ekspor Perikanan Semarang Capai Rp 323 M

“Kalau Bapak-bapak mau membentuk KUB, akan ada peluang untuk mendapat program pemerintah, kita juga bisa mulai menjalin kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) dengan perusahaan besar,” bujuk Nyoman. Tanpa pikir panjang, para nelayan menyetujui pembentukan KUB.

Setelah terbentuk KUB, Nyoman semakin getol melakukan penyuluhan, dimulai dari administrasi kelompok, pengenalan alat tangkap yang ramah lingkungan, sosialisasi akses permodalan, hingga membantu akses pemasaran.

Namun masalah baru muncul, penebangan mangrove dan penembakan burung secara liar semakin marak terjadi. Hal ini berdampak pada berkurangnya tangkapan ikan, kepiting, dan udang karena mangrove dikenal sebagai tempat asuhan (nursery ground) berbagai jenis hewan akuatik. Sebetulnya hal ini sudah terjadi sejak tahun 2003 di Denpasar Selatan.

“Untuk menuntaskan masalah ini, diperlukan usaha bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat,” pikir Nyoman. Untuk itu, ia berinisiatif membentuk POKMASWAS yang digawangi anggota KUB dan masyarakat pesisir lainnya. Hingga akhirnya pada tahun 2006 berdiri POKMASWAS Mina Werdhi Batu Lumbang.

Gebrakan Konservasi Mangrove

POKMASWAS Mina Werdhi Batu Lumbang telah memperoleh izin Pemerintah Kota Denpasar untuk menempati kawasan mangrove sebagai balai nelayan dengan kewajiban menjaga, mengawasi, serta melakukan upaya konservasi kawasan mangrove sepanjang 1 km keliling. Berkat kerja sama antara POKMASWAS, Polair, dan TNI, kasus penebangan mangrove dan perburuan burung secara liar pun semakin berkurang.

Di sisi lain, berbagai gebrakan mulai dilakukan. Seluruh anggota POKMASWAS secara terjadwal melakukan kegiatan susur mangrove, penanaman mangrove, dan bersih pantai (coastal cleanup). POKMASWAS yang diketuai oleh Made Wijaya ini juga menggencarkan pembinaan masyarakat, bahkan dimulai dari anak-anak TK dan Sekolah Dasar. Setiap tahunnya bersama Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, digelar kegiatan Kids Education. Kegiatan yang telah dimulai sejak tahun 2015 ini, berfokus pada pengenalan mengrove dan edukasi upaya pelestarian alam.

Tak hanya mangrove, POKMASWAS ini juga berkomitmen untuk melindungi biota laut yang terancam punah. Terbukti pada April 2020 lalu, kelompok bersama Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BSPL) Denpasar melakukan upaya penyelamatan penyu sisik yang terdampar di bawah tol Bali Mandara, Denpasar. Penyu termasuk dalam daftar merah (red list) International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan kategori Critically Endangered serta menjadi target pelaksanaan kegiatan konservasi jenis ikan KKP pada 2020 – 2024.

Berita Terkait  Keripik Tempe Kuasai Pasar Internasional

Jalinan kerja sama dengan stakeholder lainnya pun terbangun. Bersama Universitas Udayana dan Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali, anggota kelompok dengan civitas akademika menyelenggarakan kegiatan coastal cleanup di sekitar hutan mangrove dengan melibatkan masyarakat. Selain itu, setiap tahunnya dilaksanakan kegiatan susur mangrove dalam memperingati HUT Kota Denpasar.

Teranyar, kelompok berhasil mendapat CSR Indonesian Power pada tahun 2020 berupa pembangunan toilet umum, pos pantau di tengah laut, 400 bibit mangrove, serta pelatihan pengolahan sirup mangrove dan buah mangrove untuk para istri nelayan.

Adanya pandemi Covid-19, tak menyurutkan semangat Nyoman dalam melakukan pendampingan kelompok. Dengan penuh antusias, ia membimbing kelompok membuat proposal dan menjadi jembatan antara kelompok dengan stakeholder.

Pada Oktober 2020 lalu, ia berhasil melibatkan POKMASWAS Mina Werdhi Batu Lumbang dalam kegiatan penanaman 28.000 bibit mangrove di Taman Hutan Raya Bali. Kegiatan ini diharapkan mampu menstimulasi daya beli dan perekonomian masyarakat menghadapi situasi pandemi Covid 19, sekaligus membangun ekosistem mangrove yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Sederet Prestasi

Pada tahun 2009, KUB Segara Guna berhasil menyabet Penghargaan Gubernur Bali sebagai Juara 1 dalam lomba KUB Perikanan Tangkap Teladan. Selang setahun kemudian, KUB yang diketuai oleh Wayan Kona ini, kembali menerima penghargaan Adibakti Mina Bahari sebagai KUB Perikanan Tangkap Teladan II Tingkat Nasional dari Menteri Kelautan dan Perikanan.

Di sisi lain, POKMASWAS Mina Werdhi Batu Lumbang memperoleh penghargaan Adibakti Mina Bahari sebagai Juara II Kategori POKMASWAS Bidang Pelestarian Sumber Daya Perairan Tingkat Nasional. Kemudian pada tahun 2016, POKMASWAS yang menjadi Duta Provinsi Bali ini, berhasil menyabet Juara I Lomba POKMASWAS Tingkat Nasional oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Berita Terkait  Gelorakan Cinta Laut, KKP Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Mandeh

Tak pernah ada yang menyangka sebelumnya, kedua kelompok ini akan menjadi besar dan memperoleh sederet penghargaan. Wayan Kona masih mengingat betul pesan yang selalu ditanamkan oleh Nyoman Puspa untuk selalu menggunakan alat tangkap ramah lingkungan dan menghentikan penebangan mangrove. “Dengan terjaganya ekosistem mangrove, hasil tangkapan ikan kembali melimpah, bahkan kami bisa menikmati kepiting bakau dan udang,” tambah Wayan.

Di sisi lain, Made Wijaya selaku Ketua POKMASWAS juga merasa bersyukur atas penyuluhan yang diberikan sehingga Segara Guna Batu Lumbang dikenal menjadi destinasi wisata edukasi mangrove. “Kami bersyukur saat ini bisa memperoleh pemasukan ekonomi tambahan dari wisata edukasi. Jumlah kano kami, bermula hanya 10 buah, itu pun bantuan dari KKP, kini kami punya 75 kano berkat bantuan dari banyak pihak. Tentunya ini tidak lepas dari pendampingan yang diberikan Penyuluh Perikanan,” ujar Made.

Raut kesedihan tak terelakkan dari raut wajah seluruh anggota nelayan karena menyadari masa pengabdian Nyoman sebagai penyuluh perikanan tersisa empat bulan lagi. Tepat Desember 2021 nanti, Nyoman akan memasuki masa purna tugas. “Kami mohon kepada Pak Nyoman, tetap bersama kami walaupun sudah pensiun nanti. Tentu 16 tahun bukan waktu yang sebentar. Sudah banyak cerita suka duka kami,” ujar Wayan selaku Ketua KUB.

Senada dengan para nelayan, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar A. A. G. Bayu Brahmasta, turut mengapresiasi kinerja penyuluh perikanan, khususnya I Nyoman Puspa selaku penyuluh perikanan senior yang getol mendampingi pelaku utama perikanan dari awal terbentuk hingga mampu bertahan dan berkembang sampai saat ini. “Kolaborasi antara Pemkot dan penyuluh perikanan terbukti berhasil memajukan sektor perikanan di Kota Denpasar,” tutup Bayu.

I Nyoman Puspa merupakan salah satu dari 4.421 Penyuluh Perikanan PNS dan Penyuluh Perikanan Bantu (PPB) di seluruh Indonesia yang mendedikasikan dirinya untuk pelaku utama kelautan dan perikanan. Baginya seluruh pengorbanan yang diberikan menjadi bukti bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
PG Soft Bertema Chinese New Year 2026 Sentuhan Budaya dalam Teknologi Modern
Scatter Mahjong Spesial Puasa Ramadhan 2026 Hiburan Positif Mengisi Waktu
RTP Live PG Soft Terpercaya Jelang Tarawih 2026 Transparansi yang Dibutuhkan
Game Online Rekomendasi Imlek 2026 Pilihan Terbaik untuk Perayaan Digital
Mahjong Ways 2 dan Filosofi Chinese New Year 2026 Lebih dari Sekadar Hiburan
Scatter Emas Edisi Lebaran 2026 Simbol Keberuntungan di Era Digital
RTP PG Soft Akurat Ramadhan 2026 Panduan untuk Pengalaman Optimal
Pragmatic Play Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Konten Berkualitas untuk Relaksasi
Scatter Starlight dan Kemeriahan Imlek 2026 Visualisasi Terbaik Tahun Ini
Mahjong Wins 3 Spesial Tarawih 2026 Hiburan Cerdas di Malam Istimewa
Estetika Visual PG Soft yang Menginspirasi Lekukan Bodi Honda Vario 2026
Sistem RNG PG Soft vs ECU Honda CBR150R 2026 Adu Kecerdasan Algoritma
Membedah Konsep RTP PG Soft pada Efisiensi Bahan Bakar Honda Beat 2026
Integrasi RTP Live PG Soft pada Panel Instrumen Digital Honda PCX 2026
Pragmatic Play Design Sentuhan Futuristik pada Honda Stylo 2026
Dinamika RTP Pragmatic Play dalam Akselerasi Honda CB150R 2026
Kilatan Cahaya Scatter Zeus pada Desain Headlamp Honda ADV 2026
Nuansa Scatter Starlight Varian Warna Langka Honda Scoopy 2026
Kemewahan Scatter Emas pada Detail Velg Honda Supra X 125 2026
Pola Unik Scatter Mahjong pada Striping Honda Revo Fit 2026
Taktik Ritme Spin Adaptif pada Mahjong Ways untuk Optimasi Peluang Harian
Formula Konsistensi dan Kontrol Emosi dalam Menaklukkan Pola Bonus Sugar Rush
Strategi Akumulasi Bertahap dengan Pendekatan Data RTP dan Momentum Permainan
Eksplorasi Pola Scatter Dinamis untuk Stabilitas Profit Jangka Panjang
Teknik Rotasi Modal Cerdas untuk Menjaga Tren Kemenangan Tetap Positif
Pendekatan Analitis Membaca Volatilitas Spin demi Hasil Lebih Presisi
Sinkronisasi Irama Permainan dan Manajemen Risiko pada Sugar Rush
Strategi Slow Play dan Timing Spin untuk Memaksimalkan Peluang Rebound
Pola Adaptif dan Kontrol Rebate dalam Sesi Bermain Mahjong Ways Modern
Blueprint Disiplin Modal dan Evaluasi Tren untuk Performa Stabil Sepanjang Sesi
Mahjong Ways 2 Style Modifikasi Jok Yamaha NMAX 2026 yang Viral
Teknologi Mahjong Wins 3 dan Suspensi Yamaha Aerox 2026 Kenyamanan Tingkat Lanjut
Mahjong Wins 2 Edition Tampilan Sporty Yamaha Lexi 2026
Sensasi Game Online dalam Genggaman Stang Yamaha XMAX 2026
Era Baru Game Konektivitas Layar Yamaha TMAX 2026 dengan Smartphone
Logika Scatter Zeus dalam Aerodinamika Yamaha Grand Filano Hybrid 2026
Komparasi Visual Grafis Pragmatic Play dan Decal Yamaha Fazzio Hybrid 2026
Filosofi RTP Live PG Soft untuk Perawatan Mesin Yamaha Gear 125 2026
Adaptasi Mahjong Ways 2 pada Sistem Pengereman Yamaha FreeGo 2026
Mekanisme RNG PG Soft Rahasia Kestabilan Roda Yamaha Fino 2026
Menganalisis Momentum Mekanik dalam Alur Animasi Ikonik Mahjong Ways 2
Mengungkap Rahasia Struktur RNG Bagaimana Algoritma PG SOFT Tentukan Kemenangan di Detik Terakhir?
Deteksi Lonjakan Tiba-Tiba pada RTP LIVE Analisis Data Kritis PG SOFT
Metode Imersif Bagaimana Game Online Mempengaruhi Fokus Kognitif Pengguna?
Mengapa Strategi Mengikuti RTP LIVE Hijau Sering Meleset? Ini Penjelasannya!
Audit Visual Memahami Perbedaan Kualitas Render Scatter Emas Resolusi Tinggi
Menjadi Ahli Pola Navigasi Strategi Fitur Unggulan pada Mahjong Wins 3
Evolusi Simbol Scatter Mahjong Perjalanan Desain dari Masa ke Masa
Mengintip Kompleksitas Algoritma GG Soft Dedikasi Para Arsitek Kode
Estetika Digital yang Terabaikan Perjalanan Grafis PG Soft yang Tak Terungkap
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan