HEADLINESNASIONAL

Strategi Pemerintah saat Pandemi jadi Endemi

554
×

Strategi Pemerintah saat Pandemi jadi Endemi

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan dalam Ratas Evaluasi PPKM, Senin (06/09/2021) melalui konferensi video. (Foto: BPMI Setpres)

INDONESIAUPDATE.ID – Naik-turunnya kurva pandemi sudah terjadi. Kasus infeksi baru sudah melandai. Toh, Presiden Joko Widodo perlu mewanti-wanti bahwa virus Covid-19 tidak mungkin hilang sepenuhnya. ‘’Kita harus menyampaikan bersama-sama pada masyarakat, kepada rakyat, bahwa Covid-19 ini tidak mungkin hilang secara total. Yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan,” kata Presiden Jokowi ketika mengantar rapat kabinet evaluasi PPKM, Senin, 6 September, di Jakarta.

Pesan tersebut perlu disampaikan, kata Presiden Jokowi, supaya tidak terjadi euforia yang berlebih ketika kurva pandemi melandai. Masyarakat harus bisa menyadari bahwa Covid-19 selalu mengintai. ‘’Varian Delta selalu mengintip kita. Begitu lengah, bisa naik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, dengan mengutip pesan Presiden Jokowi, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, virus Covid-19 tak akan serta-merta hilang dalam waktu yang pendek. “Kita perlu menyiapkan diri untuk hidup bersama Covid-19, karena pandemi ini akan berubah jadi endemi,” ujarnya, dalam konferensi pers virtual, tak seberapa lama setelah rapat kabinet usai.

Wacana pandemi berganti jadi endemi itu tidak hanya bergema di Indonesia. Narasi serupa muncul di hampir semua negara. Dalam dunia kesehatan, pandemi adalah kondisi ketika penyakit menular sudah menyebar luas, melintasi batas-batas negara, dan mengancam warga planet bumi. Pada saat penyakit menular hanya berjangkit di satu wilayah ia disebut endemi. Saat ia bergerak menjangkiti sejumlah wilayah ia berkembang menjadi epidemi, dan ujungnya ialah pandemi.

Dalam epidemi dan pandemi selalu ada sumber penularan yang berasal dari luar. Agen penularnya bisa berupa hewan atau material lain, tempat kuman penyakit bisa menumpang hidup sementara waktu, semisal pada nyamuk malaria atau nyamuk demam berdarah atau bisa juga manusia. Pada kondisi endemi, sumber penularan sudah ada dan menetap di daerah setempat.

Bibit penyakit bisa saja tumbuh bermutasi menjadi agak berbeda dari daerah asal, lantaran proses adaptasi dengan habitat yang baru. Pada 1920-an, satu tim peneliti dari Sekolah Kedokteran Stovia Batavia menemukan kasus malaria di daerah pegunungan di Cianjur. Rupanya, ada nyamuk Anopheles varian gunung yang juga dapat menjadi host bagi kuman parasit Malaria yang terbawa dari dataran rendah Batavia.

Berita Terkait  Gandeng Kemenkes dan Unair, BIN Percepat Uji Coba Obat Covid-19

Nyamuk gunung ini menggigit orang berpenyakit malaria yang mudik ke Cianjur. Kuman dari darah pasien terbawa ke tubuh nyamuk, dan ia menularkannya ketika menggigit ke orang yang berbeda. Wabah pun meluas jangkauannya.

Dalam konteks endemi Covid-19, sebagaimana disebut Menko Luhut Pandjaitan, ancaman penularan tidak lagi harus dari orang luar, melalui tamu mancanegara, turis asing, atau arus mudik lebaran. Ia menghuni secara tetap di satu wilayah. Virus Covid-19 telanjur tak akan hilang karena menumpang hidup dari satu ke orang lain, tanpa harus selalu menunjukkan gejala klinis secara dini.

Pandangan optmistik menyatakan, cukup banyak orang yang akan mendapatkan perlindungan oleh kekebalan dari vaksinasi atau infeksi alamiah, sehingga mereka akan lebih sedikit menularkan, lebih sedikit menjalani rawat inap, dan menghadapi kematian terkait Covid-19, meski virus ini terus beredar. Risiko yang dihadapi menyusut. Ancaman endemi juga bisa dikelola.

Vaksinasi

Situasi Covid-19 berbeda dari virus severe acute respiratory syndrome (SARS) 2003 di Guangdong, Tiongkok, dan Ebola 2014 di Afrika Barat. Dengan masa inkubasi yang cepat dan gejala klinis yang khas, SARS dan Ebola cepat dikenali dan diisolasi. Gejala Covid-19 awalnya mirip flu biasa, sehingga baru disadari ancamannya saat ia sudah menyebar ke mana-mana. Covid-19 ini memberi pelajaran akan pentingnya kerja sama internasional yang lebih intens untuk deteksi dini.

Dunia kedokteran mencatat sejarah pahit terkait pendemi virus yang menyerang organ pernafasan, seperti Flu Spanyol 1918. Ketika itu nyaris tak ada perlindungan medis bagi masyarakat dunia. Virus lenyap 1919 setelah ia menghadapi dunia yang sudah memiliki kekebalan komunal (herd imunnity) yang terbentuk secara alamiah akibat luasnya kasus infeksi. Namun, jatuh korban jiwa 20–50 juta untuk sampai pada herd imunnity itu.

Berita Terkait  Pendidikan Jalan Menuju Anak Disabilitas Mandiri dan Berdaya

Pandemi Flu Asia pada kurun 1957–1958, yang bermula dari Singapura, sempat meledak secara global, korban meninggal diperkirakan mencapai satu juta jiwa di seluruh dunia. Penyebaran virus H2N3 ketika itu sudah bisa ditahan dengan adanya vaksin dan obat antiviral. Namun, di Amerika virus influenza itu terus bersirkulasi, bermutasi menjadi endemi virus H3N2, yang mengakibatkan ledakan besar pada 1968-1969. Vaksinasi antiinfluenza pun menjadi hal yang biasa bagi warga Amerika dan Eropa.

Memasuki 2004, dunia kesehatan dikejutkan dengan beredarnya Flu Burung (swine flu) H5N1 yang sangat mematikan. Meskipun sangat ganas, virus ini tak mudah menular. Dalam kurun 2004-2019 di seluruh dunia hanya ada 861 kasus dan menyebabkan 455 kematian. Di Indonesia tercatat ada 200 kasus H5N1 dengan 168 kematian. Teknik baru pembuatan vaksin dan obat antiviral yang kini digunakan untuk penanggulangan Covid-19 sebagian dikembangkan dari kasus SARS, Ebola, dan Flu Burung.

Pandemi Covid-19 kini meledak di seluruh dunia, dengan 222 juta kasus infeksi dan 4,59 juta korban jiwa, justru terjadi lantaran penderita tidak serta-merta mengalami gejala klinis yang parah seperti pada SARS, Ebola, atau Flu Burung. Sebelum penderita mengalami sesak nafas dan harus menjalani perawatan, mereka sempat ke sana-kemari menularkan virusnya. Ledakan besar terjadi.

Para pakar sulit meramalkan kapan pandemi Covid-19 ini berakhir. Beberapa negara menetapkan zero Covid-19, tapi banyak lainnya yang kesulitan mengontrol insidensinya dan mengakses vaksin juga obat. Para pakar mendesak vaksinasi secepatnya, karena akan memerlukan waktu lebih panjang dan korban lebih besar bila mengandalkan imunitas alamiah (acquired immunity). Bahkan sebuah negara kesulitan untuk terbebas dari pandemi, bila negara sekelilingnya tidak bebas pandemi.

Berita Terkait  Tiga Laboratorium IPB Siap Uji PCR Covid - 19

Strategi Indonesia

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun mengakui, sulit memastikan kapan pandemi akan berakhir. Tidak ada jaminan pandemi bisa ditekan ke titik nol. Namun, Menkes mengatakan, aktivitas masyarakat tidak harus berhenti. Pandemi Covid-19 ini disrupsi yang mengubah perilaku masyarakat dalam beraktivitas. “Kita harus dapat beradaptasi dan pemerintah sedang siapkan strateginya,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Budi Gunadi, ada tiga komponen dalam strategi yang sedang disiapkan. Pertama adalah deteksi dan pengobatan; kedua membangun imunitas masyarakat dengan vaksinasi; yang ketiga perubahan perilaku.

Strategi deteksi dan pengobatan itu meliputi tracingtesting, dan treatmentTracing dan testing itu pada intinya menemukan orang-orang yang positif terinfeksi Covid-19, lantas melacak orang yang berpotensi tertular untuk menjalani testing. Bila positif dilacak lagi siapa yang mungkin tertular dan seterusnya. Mereka yang positif diisolasi dan dirawat.

Yang kedua ialah vaksinasi. Targetnya, sampai akhir 2021, atau paling lambat awal 2022 ada 208 juta penduduk menjalani vaksinasi lengkap dua dosis, agar terbangun herd imunnity nasional. Namun, seperti terbukti di banyak negara, termasuk Indonesia, vaksin tak sepenuhnya melindungi, meski efektif mengurangi risiko. Maka, perubahan perilaku menuju sehat perlu dilakukan.

Dalam perubahan perilaku itu, prokes memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) terus dilakukan. Berikutnya ialah memanfaatkan teknologi digital, untuk berbagai layanan dengan tujuan mengurangi mobilitas atau melakukan kegiatan secara aman. Di antaranya dengan aplikasi PeduliLindungi.

Ada pun pemanfaatan teknologi digital untuk mengurangi mobilitas itu bisa dilakukan pada sektor perdagangan, manajemen kantor, pendidikan, dan pengaturan lain terkait transportasi, restoran, pariwisata, olahraga, seni pertunjukan, kegiatan keagamaan, dan sejumlah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
Optimalisasi Analisis Sinkronisasi Spin di Lingkungan Online yang Responsif
Menyusun Pendekatan Bermain yang Seimbang untuk Hasil Lebih Konsisten
Pendekatan Modern Membaca Pola Bermain Secara Bertahap untuk Analisis Strategi yang Lebih Akurat
Memahami Dinamika RTP untuk Menjaga Konsistensi dan Kontrol Risiko
Strategi Modern Mengamati RTP untuk Jaga Ritme Permainan dan Tingkatkan Peluang Menang
Memahami RTP dalam Permainan Harian dengan Pendekatan Terarah yang Lebih Rasional
Kunci Awal Yang Sering Terlewat: Memahami Pola Terkini Secara Tepat
Pendekatan Menyeluruh Manajemen Risiko Berbasis Data Statistik Real-Time
Manajemen Modal Adaptif Berdasarkan Observasi Pola RTP Berkembang
Eksplorasi Empiris Hubungan RTP Dengan Prospek Keuntungan Bertahap
Pendekatan Terarah Dalam Memahami Pola Data Untuk Rotasi Efisien
Studi Terpadu RTP: Kombinasi Analisis Kuantitatif dan Evaluasi Berkala
Cara Praktis Mengelola Pergerakan RTP Melalui Analisis Data Dan Disiplin Finansial
Pendekatan Terpadu: Model Analitik RTP Untuk Perencanaan Sesi Yang Akurat
Mengubah Ketidakpastian Jadi Keuntungan: Pendekatan Probabilitas untuk Puzzle Kombinasi Digital
Mengapa Pola Dingin Bisa Berubah Jadi Panas: Rahasia Statistik di Balik Permainan Simbol Asia
Membaca Probabilitas Tersembunyi: Strategi Cerdas untuk Game Tradisional yang Dimodernisasi
Psikologi Adaptasi: Latih Otak Agar Tak Terjebak Emosi Saat Peluang Berfluktuasi
Evolusi dari Meja Mahjong ke Algoritma: Menuju Pengalaman Bermain yang Lebih Transparan & Adil
Hitung Ekspektasi Jangka Panjang: Cara Bertahan dan Menang di Sesi Permainan yang Panjang
Mengelola Volatilitas Mental: Teknik Psikologis Saat Hasil Acak Menguji Kesabaran
Big Data Mengungkap Rahasia: Apa yang Bisa Dipelajari dari Ribuan Kombinasi Simbol
Strategi Real-Time 2026: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Perubahan Probabilitas Langsung
Fairness di Era Digital: Mengapa Pemahaman Probabilitas Menjadi Standar Baru Hiburan Online
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303 amarta99 monggojp
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan