Menghidupkan Semangat Wirausahaan Desa Bojongcae Ditengah Pandemi Covid-19, Dengan Program Pkm Kripik Aneka Rasa

  • Bagikan

Oleh: Indri Arrafi J & Tri Siswantini*

INDONESIAUPDATE.ID – Siapapun tidak ada yang bisa menghindari pendemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia sejak tahun 2020, dan seluruh sektor perekonomian merasa terganggu dengan adanya pandemi ini, serta masyarakat yang tidak siap untuk mengatasinya, namun perekonomian rumah rangga harus tetap hidup untuk mencari nafkah agar kegiatan sehari-hari tetap dapat terlaksana dengan baik, banyak sekali karyawan / buruh yang di PHK ( Pemutusan Hubungan Kerja ) karena perusahaan tidak bisa membayar gaji karyawan disebabkan tidak terpenuhi income atau minimnya produksi akibat pandemi ini.

Dunia pendidikan yang merupakan ladang ilmu pengetahuan harus mampu menemukan cara atau membantu masyarakat lingkupnya perekonomian rumah tangga, agar tetap bertahan dari di keadaan pandemi ini.

Desa Bojongcae yang berada di wilayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten, memiliki kelompok wanita yang tergabung di kelompok PKK ( Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), sudah semenjak tahun 2017 Desa ini dibina oleh kelompok tim pengabdian masyarakat dari FEB UPNVJ (Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Vetaran Jakarta).

Ide pembuatan dan penjualan Kripik Aneka Rasa digagas oleh tim dosen pengabdian masyarakat dari FEB UPNVJ yaitu Ibu Indri dan Ibu Tini, tim sudah melakukan benchmarking terhadap daerah-daerah lain yang juga memiliki bisnis yang sama, dan dinilai bisnis tersebut bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Pada Tahun 2020 ditengah pendemi yang melanda negara Indonesia, tim pengabdian masyarakat tetap memberikan ilmu tentang kegiatan kewirausahaan yang berkaitan dengan pembuatan kripik aneka rasa tersebut dan membantu proses produksi, dengan penerapan protokol kesehatan dan aplikasi online yang ada, kegiatan pengabdian masyarakat dapat berlangsung dengan lancar, pesanan yang banyak berdatangan dengan aneka rasa pisang yang kini sudah terjual, adapun aneka rasa pisang tersebut adalah: Rasa balado, rasa jagung manis, rasa jagung bakar, rasa original asin dan original manis.

Berita Terkait  Belajar dari Pengalaman Indonesia dalam Mengatasi Covid-19

Penjualan dilakukan oleh kelompok PKK dan tim dosen dengan cara menjual melalui sosial media, hingga menjajakan jualan ke setiap warung warung kecil, dan kali ini pesanan dari desa – desa lainnya juga cukup terbilang banyak, keripik tersebut juga dibantu oleh tim dosen untuk dijual di kota Jakarta Selatan dan Tanggerang, dengan mengandalkan group whatsapp yang ada di Handphone, serta memperkenalkan produk ini kepada teman sejawat di lingkungan UPN Veteran Jakarta.

Penting untuk setiap masyarakat memiliki pengetahuan dan menumbuhkan semangat dan keberanian jiwa wirausahaan, sebab dengan adanya kegiatan wirausaha ini kita bisa menghasilkan lapangan pekerjaan sendiri dan mampu mempekerjakan teman-teman atau mungkin saudara yang sedang membutuhkan pekerjaan untuk menafkahi keluarganya.

Terutama bagi Wanita pekerja maupun Wanita rumah tangga seperti kelompok Wanita PKK Desa Bojongcae yang hanya bergantung oleh pemberian uang dari suami saja tidak cukup, sehingga perlu untuk menciptakan usaha sendiri yang bisa membantu menopang perekonomian rumah tangganya masing-masing.

*UPN Veteran Jakarta

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *