INDONESIAUPDATE.ID – Erupsi gunung Semeru selain dikategorikan sebagai faktor kejadian alam, juga telah mengakibatkan kepedihan, kehilangan pada sejumlah warganya.
Selain kehilangan harta benda, nyawa, juga secara psiko sosial telah meninggalkan trauma pada warga yang terdampak. Mereka membutuhkan ketenangan, membutuhkan pertolongan yang bisa memperkuat kestabilan psikis mereka.
Pendampingan menjadi sebuah pilihan untuk memberi keyakinan memadai pada warga yang terdampak, bahwa mereka tidak sendiri, ada banyak bala bantuan yang peduli dan mau berbagi.
Salah satu tim yang peduli atas kejadian ini adalah poltekesos Bandung, sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan milik Kemensos. Poltekesos menurunkan Tim Layanan Dukungan Psikososial, yang telah teruji dan terlatih dalam hal penanganan bencana.
Tim ini dikomandani oleh Eko, berjumlah 5 orang. Mereka akan berada di lokasi terdampak erupsi, melakukan pendampingan, penguatan kondisi diri pada warga terdampak. Tim ini akan memilah dampingannya berdasarkan usia; anak, remaja, dewasa dan lansia serta warga yang memiliki keterbatasan (disabilitas).
Mereka akan bekerja dan bergabung dengan komponen tim lainnya yang dikoordinir oleh BNPB maupun BPBD.











