JABODETABEK

Covid-19 Meningkat, Wali Kota Depok Sampaikan Kiat Terhindar Dari Bencana

437
×

Covid-19 Meningkat, Wali Kota Depok Sampaikan Kiat Terhindar Dari Bencana

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Depok saat ini, masyarakat diminta agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, memasuki puncak musim hujan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mewanti-wantikan upaya mitigasi bencana kepada seluruh masyarakatnya.

Untuk lebih siap menghadapi situasi terburuk, Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan kiat-kiat agar selamat dari bencana yang bersumber dari Alquran dan Hadits. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Depok di Balai Kota Depok.

“Pertama ialah berdoa. Berdasarkan hadits riwayat Imam Tirmidzi, Hakim, Ahmad, dan Ibnu Majah menyatakan, tidak ada yang bisa menolak takdir Allah kecuali doa. Atau kita juga bisa juga berdoa dengan mengutip dari Alquran Surat Al-Baqarah ayat 28 yang berbunyi, Ya Robb kami, jangan uji kami di luar batas kemampuan kami,” terang Mohammad Idris.

Yang kedua, setiap manusia harus bersungguh-sungguh dalam takwa. Dirinya menuturkan, barang siapa yang bertakwa, maka Allah SWT jadikan jalan keluar baginya, mengutip Alquran Surat At-Thalaq ayat 2-3.

“Dan yang ketiga, restu dan ridha kedua orang tua. Izin dan restu Allah SWT bersama dengan restu orang tua, hadis riwayat Imam at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Hakim,” jelas Mohammad Idris.

Lalu yang keempat, sambungnya, ialah sedekah. Rasullullah bersabda, bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah. Sedekah itu sesuatu yang ajaib. Sedekah menolak 70 macam bala dan bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo), hadis riwayat Imam at-Thabrani.

Selanjutnya yang kelima, ucapnya, memperbanyak istigfar. Hal tersebut dijelaskan dalam Alquran Surat Al Anfal ayat 33 yang artinya, kami tidak akan menurunkan azab bencana selama mereka masih beristighfar. Kemudian, yang keenam yaitu silaturahim.

Berita Terkait  Wenny Haryanto: Perlunya Mengenal Identitas Bangsa

Kemudian yang ketujuh atau terakhir, ungkap Mohammad Idris, perbanyak dzikir dan solawat nabi. Sebab Imam Atha’ mengatakan, petir menyambar siapapun, tetapi petir tidak akan menyambar orang yang sedang berzikir.

“Selamat Mengamalkan. Semoga Allah melindungi kita semua. Aamiin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *