INDONESIAUPDATE.ID – Wasekjen Generasi Muda (GM) Demokrat, Gerry Iqbal Putra angkat bicara terkait kabar pertemuannya dengan Haris Pertama. Gerry ingin meluruskan ihwal isu-isu tak sedap seputar perjumpaannya dengan Haris.
Gerry menegaskan agenda bersama Haris merupakan silaturahmi yang memang sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Bahkan sebelum Kongres KNPI XVI yang berlokasi di Hotel Sultan diadakan.
“Hanya saja baru terealisasi baru-baru ini. Karena momennya Lebaran, maka Kami memutuskan untuk bertemu sekaligus merayakan lebaran dan/atau bermaaf-maafan,” ujar Gerry melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (7/5).
Dia menegaskan bahwa sejarah hubungan di luar organisasi apapun dan/atau manapun antara ayahandanya, Alm. H. Lucky Prihatta selaku pendiri Generasi Muda Demokrat dengan Saudara Haris Pertama, sudah terjalin sejak lama. Ini artinya, relasi almarhum denga sudah memiliki histori yang panjang.
“Jadi Haris ini satu-satunya orang lain selain kerabat yang menjenguk dan membantu almarhum ketika dirawat di RSPP,” jelas dia.
Gerry menegaskan pertemuan itu sama sekali tak mengubah komitmennya untuk terus mendukung kepemimpinan Muhammad Ryano Pandjaitan sebagai Ketua Umum KNPI.
“Kami buktika dengan surat dukungan yang beratas-namakan Generasi Muda Demokrat yang telah saya berikan kepada Tim 9,” kata pria yang berprofesi sebagai advokat tersebut.
“Ini juga diperkuat oleh surat-surat lainnya yang saya tandatangani diatas materai terkait dukungan bagi Muhammad Ryano Pandjaitan untuk maju sebagai Ketua Umum KNPI,” lanjutnya.
Gerry mengingatkan kepada pihak-pihak ketiga lain yang secara sengaja maupun tidak, menggiring opini publik dan mengadu domba.
“Saya tak segan akan menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata, sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (*)











