INDONESIAUPDATE.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI lewat program BNI Berbagi bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan mobil edukasi penanggulagan bencana (Mosipena) dalam ajang 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR 2022) di Bali.
“Itu merupakan mobil edukasi penggulangan bencanakita menyingkatnya jadi Mosipena. Itu merupakan bentuk kerja sama BNPB dengan stakeholder perbankan, namun yang disini kita bekerja sama dengan BNI lewat program BNI Berbagi,” kata Ni Made Putri, petugas yang berjaga di Mosipena, saat ditemui di Bali Collection, Nusa Dua pada Jumat (27/5/2022).
Putri mengungkapkan, bentuk kerja sama seperti ini pada dasarnya sudah dimulai sejak 2018, hanya saja karena ada pandemi COVID-19 kegiatan Mosipena dihentikan sementara.
Menurut Putri, penanggulangan bencana adalah urusan bersama tidak bisa hanya satu pihak saja yang mengurusi penanggulangan bencana. Akhirnya, BNPB menerapkan sistem penthelix, salah satunya bekerja sama dengan stakeholder, yakni BNI.
Konsep pentahelix atau multipihak merupakan suatu konsep dimana unsur Pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mencapai suatu tujuan. Konsep pentahelix dalam penangulangan bencana diwujudkan melalui Mosipnena.
Kenapa berbentuk mobil literasi seperti ini, Putri menjelaskan bahwa meskipun saat ini sudah memasuki era digitalisasi, namun infrastruktur pendukung belum merata. Masih ada wilayah-wilayah di Indonesia yang belum terjangkau internet.
“Kita yang di kota besar memang menikmati sinyal yang bagus, tapi mungkin di daerah terpencil atau daerah yang terkena bencana sehingga menyebabkan infrastrukturnya rusak tidak bisa mendapatkan informasi. Oleh karena itu, Mosipena ini dihadirkan di daerah-daerah yang infrastruktur internetnya belum memadai, bisa juga Mosipena ini ditempatkan di daerah bencana,” jelas Putri.
Ditambahkannya, Mosipena diharapkan bisa mengedukasi masyarakat, bisa meningkatkan literasi masyarakat tentang kebencanaan dan kesiapsiagaan bencana sehingga bisa memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan pada akhirnya juga bisa mengurangi risiko bencana.
Mosipena adalah kendaraan yang dilengkapi dengan peralatan untuk mengedukasi masyarakat tentang manajemen bencana. Mulai dari edukasi gejala terjadinya bencana, penyelamatan diri saat bencana, dan penanganan pasca bencana.
Mosipena dioperasionalkan keliling dan mendekati sasaran. Di dalamnya terdapat berbagai alat canggih dan lengkap. Di antaranya videotron, komputer, mobile sound system komplet, buku-buku, banner, dan kelengkapan unit lainnya.











