INDONESIAUPDATE.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok memaparkan hasil reses masa sidang kedua tahun 2022 saat rapat paripurna DPRD Depok. Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok, Teuku Muhammad (TM) Yusufsyah Putra dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH).
Ada sebanyak tujuh fraksi yang menyampaikan laporan hasil reses. Fraksi tersebut antara lain, Fraksi PKS, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat Persatuan Pembangunan, dan Fraksi PKB-PSI.
Anggota Fraksi PAN, Lahmudin Abdullah mengatakan kegiatan reses anggota kami telah dilakukan pada tanggal 19 Mei sampai dengan tanggal 23 mei tahun 2022.
Pembahasan yang pertama sama dengan fraksi yang lain bidang infrastruktur. Dalam pembangunan bidang infrastruktur diharapkan ada pemerataan terutama di wilayah barat untuk mengurangi kecelakaan.
“Diharapkan untuk PJU di wilayah barat bisa segera terlaksana. Agar semua tiang PJU dikawasan tersebut berfungsi dengan baik,” ujarnya saat menyampaikan hasil reses saat rapat paripurna DPRD Depok, Jumat (27/05/22).
Selanjutnya mengenai perbaikan infrastruktur drainase di lingkungan RT 02 05 Kelurahan Sukamaju berupa drainase sepanjang kurang lebih 300 meter. Dalam rangka memberikan rasa nyaman para pengguna trotoar khususnya di lingkungan wilayah Sukmajaya juga yang mana kerap kali setiap hari Minggu digunakan sebagai para pedagang kaki lima mohon pemerintah bisa memfasilitasi mereka agar ruang ekonomi pasca covid juga bisa teratasi. Ketiga untuk menanggulangi banjir di Kelurahan Grogol Kecamatan Limo RT 01 RW 07 agar pemerintah Kota Depok, dalam hal ini PUPR memberikan skala prioritas.
Fraksi Partai Amanat Nasional juga mengharapkan percepatan untuk menangani jalan dan irigasi di Kelurahan meruyung RT 02 RW 03 Kecamatan Limo mengingat irigasi tersebut sudah sangat parah. Dan yang terakhir dalam hal infrastruktur berkaitan dengan tpa Cipayung. Walaupun sudah banyak yang memahami tentang kondisi TPA Cipayung, namun sampai saat ini terkesan pemerintah belum mendapatkan opsi sehingga wilayah komplek di wilayah Sawangan sudah merasakan bau aroma dari sampah tersebut.
Untuk yang keenam fraksi PAN mendorong agar dana kompensasi banjir kelurahan pasir putih bisa segera dicairkan. Dalam bidang ekonomi fraksi PAN banyak dapat usulan untuk mempermudah mendapatkan dana bantuan UMKM. Ada juga usulan untuk bisa meningkatkan kinerja kinerja petugas-petugas kerohanian yang barangkali sekarang juga sudah mulai terealisasi namun belum merata termasuk di wilayah barat.











