INDONESIAUPDATE.ID– Preservasi ruas jalan Nasional Kertosono – Kediri – Tulungagung – Prigi on progres.
Dikatakan Satiya Wardhana,S.T, M.T pejabat pembuat komitmen (PPK) 2.1 Provinsi Jawa timur, Rabu (29/6/2022) di ruang kerjanya, ” Ruas jalan Nasional Kertosono hingga Prigi Trenggalek panjangnya sekitar 130 kilo meter. Dari panjang ruas jalan tersebut dan keterbatasan anggaran yang ada, maka untuk penanganannya disesuaikan dengan sekala prioritas.terang Satiya.
Masih menurut Satiya, item pelaksanaan kegiatan dilapangan diantara, overlay badan jalan dan overlay jembatan, serta ada juga item pekerjaan pembuatan penahanan jalan dengan menggunakan pasangan batu kali. Dan untuk pekerjaan overlay jembatan penanganannya menggunakan teknik secara tersendiri, tidak sama dengan penanganannya overlay pada badan jalan. Makannya ketika pekerjaan overlay badan jalan berlangsung, pada bagian atas jembatan ditinggalkan, karena penanganannya tersendiri. jelasnya
Satiya juga menjelaskan, bahwa sebelum merehabilitasi jalan, ada pekerjaan untuk stabilisasi tanah atau laveling di lokasi efektif ruas jalan yang akan ditangani. Hal tersebut dilakukan, karena kondisi tanah di lokasi tersebut berpotensi terjadi pergerakan yang disebabkan oleh berbagai faktor. Setelah stabil, baru semua item- item pekerjaan penanganan jalan dilaksanakan sesuai dengan disain rencananya.
Semoga cuaca mendukung, sehingga kami bisa lebih maksimal dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan.tutupnya.
Sementara, Sifa Uduka Kasatker pelaksanaan jalan nasional wilayah 2 provinsi Jawa timur menuturkan, semua kegiatan yang di lapangan sudah sesuai standar operasional pelaksanaan ( SOP ), dan dilakukan pengawasan oleh management Konstruksi untuk menjamin kwalitas, sehingga tepat guna, tepat waktu dan biaya.
tuturnya
pengamatan dilapangan, Rabu (29/6/2022), pada ruas jalan Kertosono – Kediri KM 108 sedang berlangsung pekerjaan overlay badan jalan, sehingga arus lalulintas dari Kertosono menuju Kediri atau sebaliknya sempat tersendat ada antrian kendaraan, karena dilakukan kontraflow oleh petugas di lapangan. Dan sebagian ada item pekerjaan pembuatan penahanan jalan dengan menggunakan pasangan batu kali.
(Hadi Martono)











