INDONESIAUPDATE.ID – Guna memenuhi konsumsi listrik di Pulau Madura yang semakin meningkat, PT PLN (Persero) membangun infrastruktur kelistrikan tambahan. Guna meningkatkan daya listrik di Madura tersebut, perbaikan jaringan PLN melalui Jembatan Suramadu.
Peningkatan jaringan (SKTT) 150 kV Kedinding-Tx Bangkalan Sirkit 3 & 4 tersebut sedang dalam periode pemasangan kabel SKTT pada lintasan Jembatan Suramadu. Pemasangan kabel tersebut menyebabkan terjadinya pengalihan arus lalu lintas di jembatan Suramadu.
Adapun penambahan infrastruktur listrik tersebut, sangat dibutuhkan untuk menambah keandalan kelistrikan seiring dengan perkembangan ekonomi dan konsumsi listrik yang kian menanjak di Pulau Madura. Dengan adanya peningkatan keandalan listrik ini nantinya akan menopang dan memperlancar kegiatan masyarakat, baik kegiatan ekonomi untuk peningkatan taraf hidup maupun untuk kehidupan keberagamaan seperti kegiatan pesantren-pesantren yang dalam kesehariannya membutuhkan listrik.
PLN optimis, proses pemasangan kabel tersebut akan berjalan sesuai direncanakan selesai pada tahun 2023.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Muhammad Ramadansyah, Jumat (29/7/2022) menjelaskan, pengalihan lalu lintas roda 2 ke lintasan roda 4 yang dilakukan selama 1 tahun yang dibagi menjadi 2 tahapan yaitu 6 bulan pengalihan untuk arah Surabaya-Madura dan 6 bulan untuk arah sebaliknya.
Muhammad Ramadhansyah menambahkan, bahwa jaringan transmisi yang terbentang dari Kedinding hingga Tx Bangkalan di Jembatan Suramadu ini nantinya akan memperkuat kelistrikan Madura. Seperti diketahui saat ini Pulau Madura disokong dua sirkit Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ujung/Kenjeran – SKTT 150 kV Suramadu 1 & 2 SUTT 150 kV Bangkalan/Gilitimur sehingga untuk menambah keandalan perlu dibangun kembali infrastruktur kelistrikan tambahan.
“Upaya mitigasi kerap dilakukan PLN untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Pengalihan lalu lintas roda 2 ke roda 4 guna kelancaran pemasangan kabel SKTTpun berjalan lancar berkat dukungan dan koordinasi dengan stakeholder terkait. Dibangunnya sirkit 3 dan 4 ini menjadi upaya mitigasi untuk menjaga pasokan dan meningkatkan keandalan kelistrikan. Infrastruktur yang sedang dalam proses pembangunan ini nantinya akan memiliki panjang lintasan 16 kms dan direncanakan akan beroperasi pada tahun 2023,” ujar Muhammad Ramadansyah. (hd)











