INDONESIAUPDATE.ID – Partai Gerindra Bulukumba bereaksi keras soal baliho Prabowo Subianto dan Joko Widodo yang tiba-tiba terpasang di Kabupaten Bulukumba. Gerindra menganggap, pemasangan baliho bukanlah instruksi partai.
“Kami turunkan baliho ini karena bukan instruksi dari partai. Baliho ini tidak dipasang oleh pengurus maupun kader Partai Gerindra Bulukumba,” kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Bulukumba, H Patudangi Azis seusai menurunkan baliho Prabowo-Jokowi, Jumat, 23 September 2022.
Dengan demikian, Patudangi mensinyalir baliho besar bergambar Prabowo-Jokowi yang terpasang di beberapa titik di sepuluh kecamatan di Bulukumba, dipasang oleh orang tak dikenal (OTK).
“Tak ada satu orang pun yang pernah komunikasi ke kami, kalau akan memasang baliho Pak Prabowo bersama Pak Jokowi,” ujar Wakil Ketua DPRD Bulukumba tersebut.
Politikus berlatar pengusaha ini berpandangan, Prabowo Subianto saat ini punya elektabilitas yang baik. Sehingga pemasangan baliho ini, bisa saja menjadi bagian strategi untuk menurunkan elektabilitas Prabowo Subianto.
“Karena bukan isntruksi partai, makanya kami diperintahkan oleh partai untuk membongkar semua baliho seperti ini yang ada di Bulukumba,” tegas Patudangi.
Ia mengaku punya hak untuk membongkar baliho tersebut. Apalagi memang, ada perintah penurunan baliho dari Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel dan Ketua DPC Partai Gerindra Bulukumba.
“Kami benar-benar tidak menerima ini. Makanya kami bongkar semua baliho yang ada, sekitar kurang lebih 20 buah,” tukasnya.
Seperti diketahui, baliho besar yang dibongkar itu di bagian atas tertulis pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Sementara di bagian bawah tertulis “saya mengakui kepemimpinan dan kenegarawan Pak Jokowi” (12/8/2022). -Prabowo Subianto
(*/Sur)











