INDONESIAUPDATE.ID – Guna menanggulangi banjir rob tahunan yang biasa terjadi pada musim hujan di wilayah pesisir kabupaten Sidoarjo, serta menjaga lebar sungai dan aset, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR kembali mengalokasikan anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN ) untuk pembangunan pengendalian banjir rob di Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur.
Diperoleh informasi, pembangunan Pengendali banjir rob di wilayah pesisir bagian utara Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur tersebut dikerjakan oleh CV Diajeng.
Mukhlis,ST, MT pejabat pembuat komitmen ( PPK) Sungai dan Pantai IV Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) melalui sambungan hanphone, Selasa (4/10/2022), menuturkan, bahwa pekerjaan pembangunan pengendalian banjir Rob Kabupaten Sidoarjo sedang berlangsung.
,“Jika ingin tahu detailnya langsung saja ke lapangan temui konsultan pengawas pekerjaan yang ada di sana,” tuturnya.
Nanang, konsultan pengawas lapangan pembangunan pengendalian banjir rob Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur, Selasa (4/10/2022) mengatakan, pekerjaan pengendalian banjir rob di kabupaten Sidoarjo ini meliputi, pekerjaan pemasangan corrugated consrete sheet pile (CCSP) dan mini pile untuk pembuatan parapet.katanya
Nanang menambahkan, mutual check nol (MC 0%} pelaksanaan pekerjaan di lapangan awal bulan Juli 2022 dan untuk pencapaian progres fisik pekerjaan di lapangan sudah 70 persen plus. ,”Diminggu pertama Oktober progres pekerjaan sudah mencapai 70 persen persen, berarti positif on the track, bahkan plus 20 persen. Sedangkan untuk agenda provisional hand over (PHO ) akhir Desember 2022. tambahnya.

Viky staf CV Diajeng, saat ditemui Indonesia update.id dan Jurnal Aktual di lapangan, Rabu (5/10/2/22) mengatakan,” Bahwa pencapaian progres fisik pekerjaan pembangunan pengendalian banjir rob di Kabupaten Sidoarjo sudah 70 persen.katanya
Masih menurut Viky, bahwa efektif panjang pemancangan sheet pile sekitar 220 meter, hingga sekarang ke timurnya tinggal 30 meter. Sedang kendala di lapangan hampir tidak ada, hanya kabel jaringan listrik dekat jembatan yang belum di pindahkan oleh PLN. Sehingga kami tidak bisa mengerjakan pemancangan CCSP sekitar 20 meter dekat jembatan, katanya
Namun demikian, meski agenda PHO nya akhir Desember 2022, kami upayakan bulan Nopember semua pekerjaan di lapangan sudah selesai semuanya, terang Viky
Pantauan di lapangan, Selasa (4/10/2022) tampak alat berat power crane diatas ponton sedang memancang sheet pile dan mini pile, serta para pekerja sedang melakukan aktivitasnya masing-masing. (Hadi Martono)











