INDONESIAUPDATE.ID – Guna meningkatkan fungsi dan pelayanan irigasi kepada masyarakat petani di wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR merehabilitasi jaringan irigasi DI. Talang Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Disampaikan Dharma koordinator pelaksana lapangan PT.Adi karya ( Persero), Rabu (19/10/2020), bahwa pencapaian progres rehabilitasi jaringan irigasi DI. Talang di Kabupaten Jember sudah 97 persen, kata Dharma.
Lebih lanjut, Dharma mengatakan, kontrak kerja awal Desember 2020, namun mobilisasi alat berat baru bisa masuk awal Maret 2021, agenda PHOnya akhir Nopember 2022.
Sedangkan, item pekerjaan mayor di DI Talang antara lain, pembuatan kantong ukur, normlisasi saluran, pembangunan jembatan dan rehabilitasi saluran kecil- kecil.

Dhama menambahkan, bahwa saluran irigasi DI.Talang Kabupaten Jember yang dikerjakan sepanjang 65 kilo meter tersebar di daerah Kecamatan Jenggawah, Kecamatan Ambulu dan Kecamatan Temayang, sedangkan untuk pembuatan parapet beton sekitar 450 meter. kata Dharma
Diperoleh informasi, bahwa paket pekerjaan rehabilitasi DI.Talang (Simurp) Tahap 1 Kabupaten Jember Propinsi Jawa Timur tersebut, sesuai yang tertera di papan nama proyek, lama pekerjaan 720 hari, dimulai pengerjaannya pada tanggal 2 Desember 2020 hingga November 2022, dengan penyedia jasa PT. Adi karya ( Persero) senilai Rp. 97.567.042.090,99.
Anggaran bersumber dari International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) Loan dan Arab Jordan Invesment Bank (Ajib) Loan, atau dana pinjaman dari luar negeri kepada pemerintah Indonesia.
Dilain pihak, Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto didampingi jajaran OPD Pemkab Jember saat meninjau proyek rehabilitasi Dam Talang pekan lalu mengatakan, bahwa rehabilitasi jaringan irigasi DI. Talang itu, berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian, karena DI Talang mampu mengairi sawah seluas 8000 hektar, terang Hendy
(Hadi Martono)











