Oleh: apt. Eldiza Puji Rahmi, M.Sc.
INDONESIAUPDATE.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Farmasi Program Sarjana (PSFPS), Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada tangga; 13 Agustus 2022 yang bertempat di Desa Mitra FK Kompleks UPN Veteran Jakarta, Meruyung, Depok.
PkM yang berjudul Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Indonesia untuk Penyakit Degeneratif ini merupakan kegiatan yang didanai oleh hibah internak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jakarta Tahun Anggaran 2022.
Kegiatan PkM ini dihadiri oleh 44 orang peserta yang merupakan warga Desa Mitra FK Kompleks UPN Veteran Jakarta, Meruyung, Depok. Sebelum kegiatan dimulai, peserta yang telah hadir diberikan lebar pre-test yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait topik PkM yang akan disampaikan untuk mengetahui tingkat pengetahuan para peserta terhadap topik edukasi yang akan diberikan oleh tim PkM.
Kegiatan PkM dimulai pada jam 09.00 WIB yang dibuka oleh Pembawa Acara dari Mahasiswa Farmasi UPN Veteran Jakarta bernama Sukma Rangga Ajita dan Delphia Hermada Marchia.
Acara diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan tokoh masyarakat Desa Mitra FK Kompleks UPN Veteran Jakarta, Meruyung, Depok, Bapak Hartono sebagai ketua DKM Mushola Al Muhajirin Meruyung Depok.

Dalam sambutannya, Bapak Hartono menyampaikan bahwa beliau dan warga setempat merasa sangat senang dengan adanya kegiatan PkM ini karena dapat memberikan penngetahuan bagi masyarakat terkait pemanfaatan tanaman obat terutama yang ada di sekitar kita untuk penyalit degeneratif.
Kegiatan PkM dilanjutkan dengan penyampaian materi yang dipandu oleh Ibu apt. Dhigna Luthfiyani C.P.,M.Sc sebagai moderator. Materi pertama tentang Pengenalan Penyakit Degeneratif pada Masyarakat disampaikan oleh Ibu Apt. Annisa Farida Muti, M.Sc. Dalam paparannya, Ibu Apt. Annisa Farida Muti, M.Sc menjelaskan mengenai definisi penyakit degeneratif yaitu penyakit yang bersifat tidak menular, kronis (menahun), timbul karena semakin menurunnya (kemunduran) kondisi dan fungsi organ tubuh seiring dengan proses penuaan.
Selanjutnya disampaikan pula mengenai beberapa contoh penyakit degeneratif seperti penyakit Alzheimer, Parkinson, diabetes melitus, dan obesitas. Materi pertama ini juga memaparkan tentang tanda, gejala serta cara pencegahan penyakit degeneratif.
Selanjutnya, Ibu Rika Refina, M.Farm menyampaikan materi kedua tentang tanaman terutama tanaman berbunga yang dapat dimanfaatkan untuk penyakit degeneratif.
Dalam paparannya, Ibu Rika Refina, M.Farm memberikan lima contoh bunga yang dapat digunakan untuk penyakit degeneratif, yaitu Bunga Sepatu, Bunga Telang, Bunga Mawar, Bunga Lawang, dan Bunga Rosella.
Bunga-bungan diketahui mengandung senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, dan triterpenoid yang terbukti dapat dimanfaatkan untuk berbagai penyakit termasuk penyakit degeneratif.
Materi terakhir disampaikan oleh Ibu apt. Eldiza Puji Rahmi, M.Sc dengan topik pemanfaatan tanaman obat untuk penyakit degeneratif. Ibu apt. Eldiza Puji Rahmi, M.Sc menjelaskan tentang tumbuhan obat yang dapat dimanfaatkan untuk penyakit degenerative, kandungan kimianya, serta cara pemanfaatannta.
Pada sesi ketiga ini juga dijelaskan cara menggunakan ramuan herbal yang baik diantaranya harus dijeda dengan obat modern serta konsultasikan dengan dokter dan apoteker jika digunakan bersama obat modern.
Kegiatan PkM ini berjalan dengan lancar dan pada setiap sesi diskusi peserta sangat antusias. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan oleh peserta.
Para peserta sangat tertarik terutama tentang cara pemanfaatan tanaman obat tradisional yang ada di sekitar kita. Pada akhir diskusi, tim PkM memberikan lebar post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan para peserta setelah mendapatkan edukasi dari narasumber.
Dari hasil post-test diketahui adanya peningkatan pengetahuan para peserta tentang pemanfaatan tanaman obat Indonesia untuk penyakit degeneratif.
Harapan tim PkM kegiatan ini dapat bermanfaatan bagi masyarakat, dimana masyarakat dapat mengetahui tentang penyakit degenerative, tanda dan gejala, cara pencegahan serta dapat memanfaatkan tanaman obat yang ada disekitar kita untuk penyakit degeneratif.











