INDONESIAUPDATE.ID – Progres pembangunan afour Watudakon di wilayah perbatasan kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto, Jawa timur mencapai 80 persen.
Proyek pembangunan afour Watudakon di wilayah perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang tersebut, dibawah kendali PPK Sungai dan Pantai 1 Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR.
Diperoleh informasi, anggaran pembangunan Pengendali banjir Afour Watudakon di perbatasan antara kabupaten Jombang dan kabupaten Mojokerto tersebut tepat nya di Terusan Desa Jombok Kecamatan Kesamben, kabupaten Jombang Jawa timur tersebut bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN), dan dikerjakan oleh PT. Jaya etika Teknik yang berkantor di Surabaya.
Alim, pimpinan proyek PT.Etika Jaya Teknik (EJT) Rabu (16/11/2022) mengatakan, bahwa pekerjaan pengendalian banjir Afour Watudakon di wilayah perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang ini meliputi, pekerjaan beton ready mix untuk pembuatan parapet dan pengadaan rumah pompa beserta pompanya.katanya
Untuk efektif pekerjaan parapet tersebut panjangnya sekitar 1,3 kilometer, sedangkan untuk panjang sungai sendiri 5 kilometer. Jadi sekitar 10 persennya volume panjang sungai tersebut yang kita kerjakan sesuai dengan skala prioritas sport – spot. katanya
Alim menambahkan, awal pelaksanaan pekerjaan di lapangan bulan Maret, dan untuk pencapaian progres fisik pekerjaan di lapangan sudah mencapai 80 persen. Sedangkan untuk agenda provisional hand over (PHO ) akhir Desember 2022. tambahnya.
Senada disampaikan Irfan, penanggung jawab pekerjaan di lapangan PT. EJT, bahwa perolehan progres fisik pekerjaan di lapangan 80 persen. Sedangkan item pekerjaan parapet sudah sudah selesai.
Sementara, untuk progres yang 20 persen tersebut adalah pengadaan pompa, terang Irfan
Masih menurut Irfan, untuk pekerjaan konstruksi afour Watudakon di wilayah perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang ini, terdapat 4 unit pompa dengan 3 unit rumah pompa. Sedangkan untuk pemasangan pompa nunggu rumah pompanya selesai dan umur betonnya cukup, serta kontruksi fisik bangunan rumah pompa benar – benar kering. ucap Irfan
Pantauan di lapangan, Rabu (16/11/2022) tampak alat berat excavator dan para pekerja sedang melakukan aktivitasnya masing-masing.
(Hadi Martono)











