HEADLINESNASIONAL

Cara Baru Berwisata Ke Candi Borobudur Perlu Edukasi Khusus

296
×

Cara Baru Berwisata Ke Candi Borobudur Perlu Edukasi Khusus

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Pemerintah berencana menetapkan harga tiket naik bangunan Candi Borobudur sekitar Rp 100.000 sampai Rp 150.000 untuk turis lokal, dan Rp 500.000 untuk turis asing. Rencana tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno usai menghadiri rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta.

Namun, angka itu masih dalam tahap pembahasan antara Pemerintah dengan pengelola zona II Candi Borobudur, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC). “Itu nanti akan difinalkan oleh TWC,” ujar Sandi, Kamis (9/2/2023)

Senada dengan itu, General Manager PT TWC Unit Borobudur, Jamaludin Mawardi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih membahas rencana tiket naik ke bangunan Candi Borobudur untuk turis lokal maupun turis asing. “Belum diputuskan, tunggu rilisnya ya. Masih difinalkan,” ujar Jamaludin, Sabtu (11/2/2023).

Untuk saat ini, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih memberlakukan tiket masuk destinasi Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur sebesar Rp 50.000 bagi wisatawan lokal dewasa dan 25 dollar AS bagi wisatawan mancanegara dewasa.

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih mempersiapkan standar operasional bagi wisatawan yang ingin naik ke struktur bangunan candi Borobudur. Standar operasional ini dipersiapkan dengan menggandeng berbagai pihak, agar sesuai dengan nilai-nilai pelestarian bangunan candi, sehingga mendukung upaya konservasinya.

“Konsentrasi kami pascapencabutan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) adalah bagaimana nanti secara bersama-sama mengawal wisatawan yang diizinkan naik ke bangunan candi,” jelas GM PT TWC Unit Borobudur Jamaludin Mawardi, Senin (30/1/2023).

Wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur dan ingin naik ke bangunan Candi Borobudur perlu mendapat edukasi lebih lanjut, mengingat hal ini merupakan sesuatu yang baru dan merubah kultur berwisata ke Candi Borobudur. Hal ini perlu dikenalkan kepada masyarakat.

Berita Terkait  Pertikawan, Kemah Bakti Pramuka Jaga Hutan dan Lingkungan

“Kalau dulu tidak perlu reservasi atau pemesanan untuk naik Candi Borobudur, yang penting wisatawan datang saja pasti bisa naik. Ke depan, ada paradigma baru untuk bisa naik ke bangunan Candi Borobudur yaitu harus melakukan reservasi terlebih dahulu,” lanjutnya.

Paradigma baru yang memberlakukan pembatasan wisatawan ini membentuk perilaku dan kebiasaan baru, yaitu dengan mewajibkan wisatawan yang naik ke bangunan candi menggunakan alas kaki khusus yang telah disediakan oleh pengelola destinasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sluar/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/bet200/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/stoto/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sdemo/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/s88/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sgacor/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/sthailand/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/shitam/
https://sakip-lldikti11.kemdikbud.go.id/s777/horus303