EKONOMIHEADLINES

Maraknya Thrifting Baju Impor, Produsen Fesyen Lokal Akui Tak Terpengaruh

441
×

Maraknya Thrifting Baju Impor, Produsen Fesyen Lokal Akui Tak Terpengaruh

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Kencangnya penjualan baju bekas impor alias thrifting menuai kecaman. Bisnis tersebut tentu saja melukai para pelaku UMKM serta pengusaha lokal yang bergerak di bidang fesyen.

Akan tetapi hal tersebut tak berlaku bagi salah satu produsen fesyen ternama di tanah air, Kami, pionir brand modest fesyen yang telah eksis selama 14 tahun mengaku pangsa penjualan mereka masih stabil, terutama ditengah maraknya thrifting.

“Kalau dari kita, biar bagaimanapun geliat brand lokal sedang tumbuh dan itu (thrifting -red) tidak akan berefek kepada brand lokal kita,” kata Bima Laga selaku CEO & Founder Warna Modern Indonesia (WMI) dalam acara Peluncuran butik ke-24 di TSM Cibubur, Depok, Minggu (19/3/2023).

Senada dikatakan COO Kami, Dela Ferdiansah. “Kalau dari Kami sendiri sebenarnya tidak terlalu berpengaruh karena baji yang di thrifting itu sangat berbeda dengan baju modest. Karena barang-barang thrifting kan asalnya dari China yang sebenarnya secara siluet itu sangat berbeda dengan pakaian modest,” katanya ditempat yang sama.

“Jadi sangat tidak berpengaruh sekali ke Kami. Dan kita percaya kenapa Kami people membeli barang dari Kami, karena signature locknya berupa pattern-pattern yang tidak didapatkan dari barang thrifting,” ujar Ferdiansah menambahkan.

Seperti diketahui, Kami melakukan Grand Opening Peluncuran butik ke-24 di Trans Studio Mall Cibubur pada Minggu (19/3/2023) dengan seremonial pemotongan pita oleh Istafiana Candarini selaku CEO Kami.

Dalam acara itu turut hadir Afina Candarini selaku CFO Kami, Diajeng Lestari selaku Chairwoman PT Wama Modern Indonesia dan Bima Laga selaku CEO & Founder WMI, mewakili PT Warna Modern Indonesia selaku owner Kami Store TSM Cibubur.

Berita Terkait  Arumi Bachsin : Industri Fashion Jadi Peluang Ekonomi Menjanjikan

“Kehadiran butik terbaru Kami. di persimpangan banyak kota yakni Depok, Jakarta Timur, dan Bekasi merupakan bagian dari upaya Kami agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Istafiana Candarini.

“Terdorong dari semangat dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, butik Kami Cibubur mengusung konsep fresh dan modem sehingga diharapkan dapat menciptakan pengalaman belanja yang lebih menyenangkan,” sambung wanita yang karib disapa Irin.

Istimewanya, koleksi ini memiliki desain yang beragam, mulai dari dress, tunik, outer, atasan, hingga rok untuk wanita. Selain itu, terdapat baju koko untuk pria, tersedia pula dress dan koko untuk anak.

“Pesan utama yang hendak disampaikan Kami melalui koleksi ini adalah terdapat banyak hal bermakna yang bisa dilakukan saat lebaran, tidak hanya sekadar membeli baju baru. Justru hal yang terpenting adalah melakukan kebaikan, terutama saat bulan Ramadan hingga Lebaran,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

senang303
sukses303
horus303
sboku99
spesial4d
amarta99
joinbet99