INDONESIAUPDATE.ID – Teori Human Capital mengasumsikan bahwa pendidikan dapat meningkatkan kualitas seseorang dimasa yang akan datang.
Keputusan seseorang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi merupakan suatu bentuk investasi sekaligus sebagai opportunity cost (pilihan terbaik) dengan harapan orang tersebut dapat memperoleh kesejahteraan yang lebih tinggi sebagai imbalan dari pendidikan yang di miliki, serta taraf kesejahteraan yang dimiliki juga menjadi faktor penentuan modal manusia (Aditiya, 2016).
Permasalahan yang dihadapi adalah bagi sebagian pihak pendidikan merupakan hal yang mahal. Pemerintah memang sudah membebaskan biaya pendidikan di wilayah tertentu, namun biaya keperluan atau biaya oprasional sehari-hari seperti uang saku, uang transport dll bagi sebagian pihak sulit untuk dicukupi.
Tantangan lainnya dalam dunia pendidikan yakni pola pikir sebagian masyarakat yang masih belum open minded, dan menganggap jika menyekolahan anak maka harus membuang waktu, karena harusnya anak-anak harus bekerja membantu keuangan orangtua.
Terdapat salah satu desa yang di wilayah Kabupaten lebak, Provinsi Banten, yakni Desa Bojongcae. Desa Bojongcae memiliki angka rata-rata sekolah yang rendah.
Sebesar 6,59 tahun angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Lebak tentunya tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan Indonesia yakni wajib belajar 12 tahun.
Pihak akademisi dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, UPN Veteran Jakarta menangkap issu kritis ini.
Bahwa issu pendidikan yang seperti ini harus diberikan perhatian ekstra, sebab pendidikan merupakan kunci utama untuk memutuskan rantai kemiskinan, dengan investasi pendidikan ini maka akan menolong perekonomian keluarga, setiap lini pekerjaan sudah memiliki standar pendidikan yang harus dipenuhi (Juliannisa, 2020)
Sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat civitas akademik progdi ekonomi pembangunan-UPN Veteran Jakarta melakukan sosialisasi dan workshop terkait peningkatan wawasan di dunia pendidikan dan upgrade softskill masyarakat yang ada di Desa Bojongcae.
Sosialisasi dilakukan kepada seluruh anggota grup PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di kelurahan Desa Bojongcae.
Adapun materi sosialisasi terkait pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran bagi yang terbatas dalam biaya pendidikan, sebab masyarakat rela menggunakan internet untuk media sosial, namun sayangnya bukan untuk konten pendidikan.
Dengan bijak menggunakan internet dapat mengkondisikan masyarakat untuk belajar secara mandiri dan memiliki berbagai kelebihan sebagai berikut:
1. Terpenuhinya pendidikan non formal
2. Peningkatan hardskill dan softskill
3. Topik dan waktu bisa ditentukan oleh masing-masing individu pengguna internet.
4. Tidak ada batasan informasi
Proses sosialisasi dengan mengenalkan platform digital terkait edukasi pendidikan dan lifehack terkait kebutuhan sehari-hari. Situs-situs yang bisa dikunjungi yakni :
1) Kok Bisa, yakni merupakan situs yang memperkenalkan animasi graphic motion, Kok Bisa menjelaskan pertanyaan dan konsep sains yang rumit secara kontekstual dan lebih mudah dipahami.
2) Quipper, yakni salah satu layanan belajar online yang ditujukan untuk siswa sekolah, dengan menyediakan materi, video pembelajaran dan juga latihan soal.
3) Hujan Tanda Tanya, yakni merupakan channel yang menyajikan pemikiran seputar sains, teknologi dan masyarakat yang dikemas dengan ringan. Channel ini mencoba membahas pertanyaan-pertanyaan random yang terkadang membuat kita tidak bisa tidur di malam hari.
Sosialisasi tidak hanya untuk situs pendidikan, situs – situs lifehack untuk kehidupan sehari-hari juga diperkenalkan untuk mempermudah kehidupan dan membuat bisnis yang berasal dari produk sehari- hari yang bisa dijadikan bahan jualan.
5 minutes – crafts merupakan situs yang menampilkan kerajinan tangan dan mudah untuk ditirukan sebagai produk bisnis. Hal imi dilakulan untuk meningkatkan softskill masyarakat dan menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat Desa Bojongcae.
Masyarakat desa dengan kasus seperti ini harus di berikan motivasi agar merasa pendidikan mudah dan murah, dan membuka wawasan kepada masyarakat untuk upgrading kemampuan diri, hal ini dilakukan agar membantu memutus rantai kemiskinan dengan langkah pendidikan non-formal.
Sumber :
Aditiya, A. (2016). Pengaruh Indikator Komposit Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung. Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Lampung. Retrieved from Http://digilib.unila.ac.id/24202/3.
Juliannisa, I. A. (2020). Bentuk Pengabdian Masyarakat Civitas Akademik Progdi Ekonomi Pembangunan-UPN Veteran Jakarta Metode Blended Learning Pada Masyarakat Desa Bojongcae. Journal of Dedicators Community, ISSN: 2548-8783 (p); 2548-8791 (e), Vol 4 No 1 Januari-Juni 2020 : 68-78, DOI: 10.340001/jdc.v4i1.992.
https://gensindo.sindonews.com/read/429532/700/10-kanal-youtube-lifehack-untuk-bikin-hidupmu-lebih-mudah-1621249524.
https://sevima.com/channel-youtube-pendidikan-terbaik/











