HEADLINESNASIONAL

BUNEX Kali Kedua Kembali Digelar, Kementan Perkuat Hilirisasi Perkebunan Demi Ketahanan Ekonomi Global

686
×

BUNEX Kali Kedua Kembali Digelar, Kementan Perkuat Hilirisasi Perkebunan Demi Ketahanan Ekonomi Global

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Pertanian berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pasca pandemi. Pemerintah berinvestasi dalam modernisasi sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan memastikan ketahanan pangan nasional.

“Pertumbuhan ekonomi sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan perekonomian suatu negara. Sektor pertanian tidak hanya memberikan sumber pendapatan bagi masyarakat pedesaan, tetapi juga memainkan peran kunci dalam menyediakan makanan, pangan, dan bahan baku untuk industri lainnya,” ujar Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian pada acara Perkebunan Indonesia Expo (BUNEX) yang mengangkat tema Penguatan Hilirisasi Perkebunan untuk Ketahanan Ekonomi Global di ICE BSD City Tangerang (07/09).

Kondisi dunia yang telah melewati masa pandemic Covid 19 kembali dihadapkan dengan ancaman El Nino, salah satu dampak pertama yang terlihat adalah kekeringan yang lebih ekstrem dan cuaca panas yang berkepanjangan. Selain itu, cuaca yang sangat panas juga dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, yang dapat merusak tanaman pertanian serta hutan yang menjadi sumber air dan ekosistem penting.

Mentan SYL mengatakan, menghadapi tantangan tersebut, patut kita syukuri bahwa pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) perkebunan pada triwulan II tahun 2023 menunjukkan kinerja positif jika dibandingkan Y on Y dengan tahun 2022 sebesar 3,71% dari Rp 200,48 T menjadi 207,92 T. Kontribusi PDB perkebunan untuk PDB pertanian sebesar 37,16% dari Rp Rp 559,52 T.

Diketahui bahwa PDB sektor perkebunan mengacu pada peningkatan nilai produksi dan kontribusi ekonomi yang dihasilkan oleh aktivitas pertanian yang fokus pada tanaman-tanaman seperti kelapa sawit, karet, kopi, teh, kakao, dan lain-lain. Apabila dilihat dari capaian nilai ekspor-impor perkebunan sampai dengan triwulan II mengalami kenaikan dari bulan Januari sampai dengan Juni sebesar 4,27% dari Rp 43,66 T menjadi Rp 47,93 T dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas Kelapa Sawit sebesar 78,55% (Rp 37,64 T). Kelapa Sawit, telah menjadi bagian penting dari ekonomi di beberapa negara.

“Capaian ini patut kita syukuri karena hal ini membuktikan bahwa roda pemulihan ekonomi domestik terus bergerak cepat di tengah perlambatan ekonomi global yang saat ini tengah berlangsung di berbagai negara di dunia. Ekspor komoditas perkebunan yang melonjak pada tahun 2023 paling besar disumbang oleh komoditas kelapa sawit, karet, kakao, kelapa dan kopi. Hal ini menunjukkan bahwa peluang ekspor komoditas perkebunan sebagai salah satu sumber devisa negara masih terus meningkat,” ujarnya.

Berita Terkait  Yuk Rencanakan Liburan, Berikut Jadwal Cuti Bersama 2024

Mentan SYL menambahkan, di tengah beberapa capaian positif tersebut, kita harus terus berkomitmen dalam mempersiapkan diri menghadapi el nino. Kita harus tetap hati-hati dan waspada dalam memutuskan suatu kebijakan terutama untuk menghadapi el nino harus ada langkah extraordinary dan komitmen bersama dari semua pihak untuk menghadapi tantangan ini, baik terkait dengan ketahanan dan kemandirian pangan.

“Harus selalu diperhatikan dan dijadikan fokus utama diantaranya Identifikasi dan mapping lokasi terdampak kekeringan, serta mengelompokkan menjadi daerah merah, kuning dan hijau, Percepatan tanam untuk mengejar sisa hujan, Peningkatan ketersediaan alsintan untuk percepatan tanam, Peningkatan ketersediaan air dengan membangun/memperbaiki embung, dam parit, sumur dalam, sumur resapan, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta pompanisasi. Penyediaan benih tahan kekeringan dan OPT. Program 1000 ha per kabupaten adaptasi dan mitigasi dampak El Nino. Gerakan Nasional (Gernas) El-Nino (Pertambahan Pertanaman 500.000 ha) di 10 Provinsi dan 100 Kabupaten, Pengembangan pupuk organik terpusat dan mandiri, Dukungan pembiayaan KUR dan Asuransi Pertanian, Penyiapan Lumbung Pangan Sampai Tingkat Desa,” ujar Mentan SYL.

Komoditas perkebunan meliputi kopi, kelapa, kakao dan aren merupakan komoditas yang banyak dikembangkan oleh rakyat (99,29%).

Perekonomian Indonesia akan sangat bergantung salah satunya kepada pertanian dalam hal ini sub sektor perkebunan untuk menghadapi krisis pangan global dan el nino.

“Diharapkan dengan dilaksanakannya Perkebunan Indonesia Expo (BUNEX) Tahun 2023 ini dapat menjadi tempat pengembangan perkebunan Indonesia yang Maju, Mandiri dan Modern, dapat menyediakan sarana promosi bagi wirausaha (investasi) di sub sektor perkebunan, dapat memotivasi pekebun/petani Indonesia menjadi pekebun/petani yang tangguh dan mampu bersaing baik secara lokal maupun global, serta dapat menyediakan ruang kolaborasi dan sinergi bagi Pekebun/Petani Indonesia untuk saling berinteraksi, bekerjasama dan berinovasi,” harapnya.

Lebih lanjut Mentan SYL mengatakan, Saya mengapresiasi Direktorat Jenderal Perkebunan dapat membangun perkebunan tidak hanya mengandalkan skema penganggaran dari APBN atau APBD. Program Perkebunan Partisipatif (Pasti) merupakan kolaborasi dan kemandirian dalam pembangunan perkebunan. Dalam. Nembangun perkebunan Indonesia untuk maju, mandiri dan modern harus ada keterlibatan dan kolaborasi dari berbagai pihak, korporasi besar harus membantu perkebunan masyarakat atau rakyat, begitupula perkebunan rakyat harus mendukung melalui penyediaan bahan baku dengan baik, yang bermutu dan berdaya saing.

Berita Terkait  Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh Postif Covid-19

Pada kesempatan yang sama, Andi Nur Alam Syah Direktur Jenderal Perkebunan mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai tambah produk perkebunan tersebut supaya langsung dapat meningkatkan kesejahteraan petani. “Salh satu upaya peningkatan nilai tambah dimulai dengan penyediaan benih perkebunan yang unggul dan bermutu melalui pembangunan nursery komoditas perkebunan yang tersebar pada lokasi Kawasan pengembangan,” jelas Andi Nur.

Andi Nur mengatakan, produk hilirisasi yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan meliputi Kopi Java Preanger Lestari Mandiri yang berada di Kabupaten Bandung, Atar Aroma Atsiri (Produk Turunan Minyak Atsiri) di Kabupaten Purwakarta, Gula Aren Hariang yang berada di Kabupaten Lebak, Gula Kelapa di Kabupaten Purbalingga, Kelorina-Moringa Organik Indonesia di Kabupaten Blora, Kakao Kolut Madai di Kabupaten Kolaka Utara dan Kopi Kopinta yang berada di Kabupaten Tana Toraja.

“Kehadiran produk turunan merupakan wujud nyata bahwa produk perkebunan non sawit dalam posisi naik kelas menjadi produk olahan yang berskala ekspor dan memiliki dampak langsung ke petani. Saat ini pemerintah sedang fokus terhadap hilirisasi yang mendorong pekebun untuk tidak berhenti dan bangga dengan produk primer, namun bagaimana pekebun dapat menghasilkan produk jadi yang mempunyai nilai tambah yang bermutu dan berdaya saing.

Kegiatan pelatihan, bimbingan teknologi serta bantuan alat pengolahan dan pasca panen kepada kelompok tani setiap tahunnya meningkat.

“Pemerintah terus berupaya mendorong petani atau perkebunan rakyat untuk menghasilkan produk bukan menjual bahan mentah yang pada akhirnya terbangun kelembagaan petani yang kokoh dan secara bertahap terbentuk sebuah korporasi pada subsektor perkebunan. Kedepan terus berupaya mempersiapkan dan memperkuat komoditas perkebunan yang dapat mensubtitusi impor seperti pengembangan gula berbasis non tebu yaitu stevia, aren, dan lontar, serta pengembangan penguatan pangan melalui pengembangan kawasan kelapa sebagai naungan kakao,” ujarnya.

Lebih lanjut Dirjenbun menjelaskan, pemerintah terus berupaya mendukung dan membina pekebun, mendorong korporasi dan mengkonsolidasikan kemampuan petani, karena kemampuan produk lokal juga sudah mumpuni, terus tingkatkan inovasi teknologi memperbaiki dan memperkuat nilai tambah produk perkebunan.

Berita Terkait  Panen Masih Berlangsung, Grobogan Siap Penuhi Kuota Jagung 30 Ribu Ton

“Perkebunan fokus pada memperbaiki tata kelola dari hulu hingga hilir, salah satunya bagaimana menjaga ketersediaan pupuk, kita menghilirisasi atsiri dan mendorong diversifikasi produk sagu. Kakao kopi kelor berkembang dengan baik, di bunex 2023 hal baru akan kita tampilkan juga. Bunex expo memperkenalkan produk perkebunan.

Di Bunex 2023 ini akan ada kegiatan launching pabrik mini turunan minyak atsiri dan launching Pabrik Pupuk Organik Mandiri. Selain itu juga akan ada Rembug Nasional Pekebun, FGD, Talkshow, Pameran UMKM, Business Matching (Forum Investasi), Klinik Perkebunan, Taksi Alat dan Mesin Perkebunan (TITAN), Mentan Mendengar. Selain itu turut menampilkan nursery Perkebunan, Minimarket Bun (Bazaar murah produk perkebunan), Kuliner Hasil Perkebunan, Job Fair Perkebunan, dan rangkaian acara menarik lainnya.

Menurut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman, Bunex 2023 merupakan salah satu langkah positif untuk memperkenalkan dan mengangkat produk-produk perkebunan termasuk didalamnya turunan kelapa sawit. Kelapa sawit tidak hanya menghasilkan minyak saja namun juga memenuhi kebutuhan pangan hingga bahan bakar energi.

Pemerintah berkolaborasi dengan BPDPKS untuk menghimpun, mengembangkan, dan menggunakan Dana Perkebunan Kelapa Sawit bagi kemaslahatan industri sawit. BPDPKS diberikan mandat untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit, penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit,
promosi perkebunan kelapa sawit,
peremajaan perkebunan kelapa sawit
sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit. Penggunaan dana di atas termasuk dalam rangka pemenuhan hasil perkebunan kelapa sawit untuk kebutuhan pangan, hilirisasi industri perkebunan kelapa sawit, serta penyediaan dan pemanfaatan bahan bakar nabati jenis biodiesel.

BPDPKS saat ini punya program pendanaan untuk petani kelapa sawit yaitu Peremajaan Sawit Rakyat, Sarana dan Prasarana dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Tujuan dari semua program ini adalah peningkatan kesejahteraan petani.

Sejak 2015, telah berkontribusi aktif kurang lebih 8 triliun membantu memperkuat kelapa sawit Indonesia. Di tahun 2023 direncanakan target sebesar kurang lebih 5.4 triliun, semoga dapat terserap dan tepat guna. BPDPKS berkolaborasi dengan Ditjen Perkebunan melakukan kegiatan dengan baik agar benih tersalurkan dengan baik dan pengembangan Kelapa Sawit Indonesia semakin lebih baik lagi kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
PG Soft Bertema Chinese New Year 2026 Sentuhan Budaya dalam Teknologi Modern
Scatter Mahjong Spesial Puasa Ramadhan 2026 Hiburan Positif Mengisi Waktu
RTP Live PG Soft Terpercaya Jelang Tarawih 2026 Transparansi yang Dibutuhkan
Game Online Rekomendasi Imlek 2026 Pilihan Terbaik untuk Perayaan Digital
Mahjong Ways 2 dan Filosofi Chinese New Year 2026 Lebih dari Sekadar Hiburan
Scatter Emas Edisi Lebaran 2026 Simbol Keberuntungan di Era Digital
RTP PG Soft Akurat Ramadhan 2026 Panduan untuk Pengalaman Optimal
Pragmatic Play Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Konten Berkualitas untuk Relaksasi
Scatter Starlight dan Kemeriahan Imlek 2026 Visualisasi Terbaik Tahun Ini
Mahjong Wins 3 Spesial Tarawih 2026 Hiburan Cerdas di Malam Istimewa
Estetika Visual PG Soft yang Menginspirasi Lekukan Bodi Honda Vario 2026
Sistem RNG PG Soft vs ECU Honda CBR150R 2026 Adu Kecerdasan Algoritma
Membedah Konsep RTP PG Soft pada Efisiensi Bahan Bakar Honda Beat 2026
Integrasi RTP Live PG Soft pada Panel Instrumen Digital Honda PCX 2026
Pragmatic Play Design Sentuhan Futuristik pada Honda Stylo 2026
Dinamika RTP Pragmatic Play dalam Akselerasi Honda CB150R 2026
Kilatan Cahaya Scatter Zeus pada Desain Headlamp Honda ADV 2026
Nuansa Scatter Starlight Varian Warna Langka Honda Scoopy 2026
Kemewahan Scatter Emas pada Detail Velg Honda Supra X 125 2026
Pola Unik Scatter Mahjong pada Striping Honda Revo Fit 2026
Taktik Ritme Spin Adaptif pada Mahjong Ways untuk Optimasi Peluang Harian
Formula Konsistensi dan Kontrol Emosi dalam Menaklukkan Pola Bonus Sugar Rush
Strategi Akumulasi Bertahap dengan Pendekatan Data RTP dan Momentum Permainan
Eksplorasi Pola Scatter Dinamis untuk Stabilitas Profit Jangka Panjang
Teknik Rotasi Modal Cerdas untuk Menjaga Tren Kemenangan Tetap Positif
Pendekatan Analitis Membaca Volatilitas Spin demi Hasil Lebih Presisi
Sinkronisasi Irama Permainan dan Manajemen Risiko pada Sugar Rush
Strategi Slow Play dan Timing Spin untuk Memaksimalkan Peluang Rebound
Pola Adaptif dan Kontrol Rebate dalam Sesi Bermain Mahjong Ways Modern
Blueprint Disiplin Modal dan Evaluasi Tren untuk Performa Stabil Sepanjang Sesi
Mahjong Ways 2 Style Modifikasi Jok Yamaha NMAX 2026 yang Viral
Teknologi Mahjong Wins 3 dan Suspensi Yamaha Aerox 2026 Kenyamanan Tingkat Lanjut
Mahjong Wins 2 Edition Tampilan Sporty Yamaha Lexi 2026
Sensasi Game Online dalam Genggaman Stang Yamaha XMAX 2026
Era Baru Game Konektivitas Layar Yamaha TMAX 2026 dengan Smartphone
Logika Scatter Zeus dalam Aerodinamika Yamaha Grand Filano Hybrid 2026
Komparasi Visual Grafis Pragmatic Play dan Decal Yamaha Fazzio Hybrid 2026
Filosofi RTP Live PG Soft untuk Perawatan Mesin Yamaha Gear 125 2026
Adaptasi Mahjong Ways 2 pada Sistem Pengereman Yamaha FreeGo 2026
Mekanisme RNG PG Soft Rahasia Kestabilan Roda Yamaha Fino 2026
Menganalisis Momentum Mekanik dalam Alur Animasi Ikonik Mahjong Ways 2
Mengungkap Rahasia Struktur RNG Bagaimana Algoritma PG SOFT Tentukan Kemenangan di Detik Terakhir?
Deteksi Lonjakan Tiba-Tiba pada RTP LIVE Analisis Data Kritis PG SOFT
Metode Imersif Bagaimana Game Online Mempengaruhi Fokus Kognitif Pengguna?
Mengapa Strategi Mengikuti RTP LIVE Hijau Sering Meleset? Ini Penjelasannya!
Audit Visual Memahami Perbedaan Kualitas Render Scatter Emas Resolusi Tinggi
Menjadi Ahli Pola Navigasi Strategi Fitur Unggulan pada Mahjong Wins 3
Evolusi Simbol Scatter Mahjong Perjalanan Desain dari Masa ke Masa
Mengintip Kompleksitas Algoritma GG Soft Dedikasi Para Arsitek Kode
Estetika Digital yang Terabaikan Perjalanan Grafis PG Soft yang Tak Terungkap
Transformasi Mahjong Ways 2026: Evolusi Permainan Tradisional ke Platform Digital Modern Perjalanan PG Soft Menuju 2026: Dari Ubin Klasik ke Game Digital Modernisasi PG Soft: Jejak Perubahan dari Konvensional ke Layar Pintar Gaya Hidup Digital & PG Soft: Evolusi Gameplay Terbaru Strategi Konsisten Pemain Pragmatic Play - Rahasia Mengelola Ritme Permainan Harian Pendekatan Baru Pemain Aktif - Rahasia Stabilitas Permainan Pragmatic Play PG Soft Games: Dampak Psikologis Fase Hening Ritme Acak Algoritma: Sebelum Perubahan Fase Momentum Digital 2026: Fase Tenang Sebelum Lonjakan Perubahan Fase Sistem: 100 Sesi Mahjong Ways 2 Interaksi Grid: Pola Visual Mahjong Wins Evolusi Aksesibilitas Teknologi Mobile: Insight Berbasis Bukti & Analisis Mendalam 2026 Insight Berbasis Data: Cara Analytics Membentuk Pengalaman Pengguna Optimal di Era Digital Manajemen Modal Awal sebagai Zona Aman: Insight Empiris untuk Kepercayaan Diri dan Kestabilan Sesi Bermain Analisis Empiris Fase Akumulasi dan Agresif dalam Strategi Permainan Berbasis Data Pendekatan Sistematis Batas Modal untuk Sesi Permainan Terkendali di Indonesia Pengaturan Modal Besar untuk Multiplier Tinggi: Analisis Sistem Digital & Strategi Kognitif Terbaik Membangun Benteng Modal: Pendekatan Empiris Bertahan Saat Tekanan Permainan Meningkat Pendekatan Sistematis Batas Modal dalam Mengelola Sesi Permainan Analisis Empiris Pengaturan Modal Besar untuk Multiplier Tinggi: Perspektif Sistem Digital Modern Pola dan Konsistensi Strategi Bermain Berdasarkan Data Performa Sesi Studi Sistematis Eksperimen Modal Sedang: Membangun Kemenangan Konsisten Berbasis Data di Era Digital Mengelola Variasi Simbol dan Volatilitas melalui Alokasi Modal Rasional Pendekatan Sistematis Berbasis Data untuk Ritme & Fokus dalam Sistem Adaptif Dinamis Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan