INDONESIAUPDATE.ID – Perdagangan B2B China Homelife Indonesia ke-5 secara resmi telah dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis pagi ini.
China Homelife Indonesia adalah salah satu cabang dari China Homelife yang berpusat di Shanghai China, di mana merupakan penyelenggara pameran dagang (ekshibisi) terbesar di dunia.
Semua Produk Ada di China Homelife. Mulai dari produsen & supplier textile & garment, building materials, machinery, electronic, new energy & electricity, household, mother & baby, dan automotive yang dipamerkan langsung oleh supplier China untuk pasar Indonesia dengan harga terjangkau dan berkualitas.
Acara Pameran ini adalah medium bertemunya pebisnis andal China-Indonesia yang diselenggarakan oleh China Council for the Promotion of International Trade Ningbo (CCPIT Ningbo) dan Ningbo Chamber of International Commerce (NCIC).
Pameran ini juga mendapat dukungan dari Departemen Perdagangan Provinsi Guangdong dan Biro Perdagangan Kota Foshan serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Selain itu, Chengdu Bureau of Commerce dan CCPIT Chengdu bekerja sama dengan Meorient International Exhibition Co. Ltd sebagai penyelenggara.
CEO Meorient Mr Garvil menjelaskan, Pameran ini adalah Activation Event kegiatan Pameran B2B yang sangat berpengaruh di Indonesia.
Sebab menjadi salah satu acara Event atau Pameran perdagangan yang signifikan dalam kerjasama ekonomi dan perdagangan antara China dan Indonesia. Pameran ini juga menjadi satu langkah kemajuan bagi perusahaan-perusahaan China yang ingin mengembangkan bisnis di Asia Tenggara.
“Kemudian untuk memaksimalkan kesuksesan pameran, penyelenggara pameran telah melakukan promosi selama tiga bulan sebelumnya di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Juga satu bulan sebelum kegiatan dilaksanakan, kunjungan langsung kepada big buyers telah dilaksanakan,” tegasnya.
Dia mengatakan, hingga saat ini, lebih dari 100 ribu buyers dari Indonesia dan negara sekitarnya telah mendaftar untuk mengunjungi pameran.
Yang ditargetkan,pendaftaran keseluruhan sebanyak 60 ribu pre-registration dengan perkiraan lebih dari 30 ribu buyers yang akan hadir. Dengan begitu, diperkiraan nilai transaksi keseluruhan mencapai lebih dari USD 3 miliar.
“Dan pameran ini diikuti lebih dari 1.018 perusahaan dari Zhejiang, Guangdong, Sichuan, Jiangsu, dan daerah lainnya. Kami menyediakan lebih dari 2.000 booth pameran dan total luas pameran mencapai lebih dari 45.000 meter persegi. Hingga pameran ini menjadi ajang bagi ragam produk manufaktur China untuk menunjukkan keunggulan dan kualitas produk serta teknologi terupdate yang dimiliki masing-masing brand,” ungkapnya.
Kemudian pihaknya berharap, pameran ini bisa terus berkomitmen untuk menjadi platform utama bagi bisnis berkesinambungan antara perusahaan China – Indonesia.
Dan mendukung perusahaan China dalam mencari peluang bisnis serta kerjasama lebih lanjut di luar negeri, Yang memberikan lebih banyak produk juga layanan inovatif dan berkualitas tinggi pada perusahaan serta konsumen Indonesia.
“Pameran ini dilakukan dalam rangka mengembangkan peluang kerjasama bilateral antara kedua negara,” akhirnya.











