INDONESIAUPDATE.ID – Sebanyak 261 warga Kota Depok memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam rangkaian kegiatan Depok Car Free Day (DCFD), Minggu (24/8/25). Program ini menjadi salah satu upaya menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan (P2P-PL) Dinkes Kota Depok, Umi Zakiati, menjelaskan bahwa layanan CKG rutin hadir setiap pelaksanaan DCFD. Namun pada momentum peringatan HUT ke-80 RI, kegiatan digelar lebih besar dengan melibatkan lebih banyak tenaga kesehatan.
“Kali ini kami bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), empat Puskesmas di Kota Depok, serta Klinik Amalia. Dengan kolaborasi ini, sasaran pemeriksaan bisa lebih luas dan masyarakat terlayani dengan baik,” ungkap Umi Zakiati kepada berita.depok.go.id.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, skrining kesehatan jiwa, perilaku merokok, hingga skrining kanker paru oleh PDPI. Hasil pemeriksaan langsung diinput oleh tenaga kesehatan ke dalam aplikasi Satu Sehat Indonesiaku, sehingga warga dapat dengan mudah menindaklanjuti pemeriksaan di Puskesmas terdekat.
“Semua hasil tercatat di aplikasi nasional. Jadi masyarakat bisa mendapatkan tindak lanjut sesuai kondisi kesehatannya di fasilitas kesehatan masing-masing,” tambah Umi.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 261 orang. Salah satunya, Rahma Yuliana, warga Kecamatan Limo, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan CKG di CFD.
“Enak sekali ada layanan ini, jadi kita bisa langsung tahu kondisi kesehatan tanpa harus ke Puskesmas. Persyaratannya juga mudah, cukup bawa KTP. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diperluas,” ungkap Rahma dengan penuh semangat.
Kegiatan CKG ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 RI di Kota Depok yang tidak hanya berfokus pada hiburan dan kemeriahan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat. (mam)











