HEADLINESNASIONAL

Banyak Tidak Sesuai, 21 Juta Data Penerima Bansos Dipangkas

689
×

Banyak Tidak Sesuai, 21 Juta Data Penerima Bansos Dipangkas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (shutterstock)

INDONESIAUPDATE.ID – Data dari DTKS, PKH, BPNT, dan BST saling tak berkesesuaian. Populasi penerima bansos pun seolah bengkak sampai 21,156 juta. Kini data bansos terbuka untuk umum agar mudah dikoreksi.

Setelah beberapa minggu bergulir ke sana kemari, isu tentang temuan 21 juta data ganda penerima bansos (bantuan sosial) menggelinding ke Gedung DPR RI. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pun hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Senin (24/5/2021), untuk menduduksoalkan sengketa data yang tidak main-main besarnya itu.

Temuan soal data ganda itu tentu menjadi perhatian banyak instansi, mulai dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pemeriksan Keuangan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Agung, Polri, bahkan KPK. Kepada anggota dewan, Risma menegaskan, kementeriannya telah melakukan penertiban.

“Kita melakukan pengontrolan data. Jadi, kami sudah pula berkomunikasi dengan BPK, BPKP, KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian, dan kami menidurkan 21,156 juta data,’’ ujar mantan Wali Kota Surabaya ini. Ia punmengatakan, suasana pandemi telah mendorong pemerintah daerah melaksanakan pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), yang menjadi acuan pembagian bansos.

Namun, Risma mengakui, data kependudukan terus berubah sehingga perlu terus di-update. Maka, Kemensos membuka partisipasi masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan penyalurannya secara online lewat fitur cekbansos.kemensos.go.id. Laman itu terbuka untuk umum.

‘’Melalui aplikasi ini, publik dapat memantau penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), serta Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan menyebutkan nama penerima, alamat desa atau kelurahan tempat tinggalnya,” ujar Mensos.

Isu data ganda itu mulai menggelinding setelah BPKP menyampaikan bahwa terdapat 3.877.965 data nomor induk kependudukan (NIK) penerima bansos yang tidak valid. Kemudian terlihat pula ada 41.985 duplikasi data keluarga penerima manfaat (KPM), dengan nama dan NIK yang sama.

Berita Terkait  Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif

Bukan itu saja, BPKP juga mendapati penerima bansos yang tidak layak/tidak miskin/tidak rentan sebanyak 3.060 KPM di Jabotabek. Lebih jauh, ditemukan pula 6.921 KPM yang pindah/meninggal tanpa ahli waris/tidak dikenal atau tidak ditemukan.

Temuan BPK lebih menggelegar lagi. Menurut BPK, di antara penerima bansos itu terdapat data NIK tidak valid sebanyak 10.992.479 ART (anggota rumah tangga), nomor kartu keluarga (KK) tidak valid sebanyak 16.373.682 ART, nama kosong sebanyak 5.702 ART, serta NIK ganda sebanyak 86.465 ART pada DTKS penetapan Januari 2020.

Dari BPK juga ditemukan, bansos uang senilai Rp500.000 bagi mereka yang termasuk KPM sembako non-PKH ternyata disalurkan kepada 14.475 KPM yang memiliki NIK ganda dan 239.154 KPM lainnya yang memiliki NIK tidak valid.

KPK tak ketinggalan menyorot pula keriuhan bansos itu. Hasilnya, sejumlah 16.796.924 entri data penerima bansos tak padan dengan data yang ada di dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil). Artinya, data kependudukanpenerima bansos tak sesuai dengan data Dukcapil. Menurut KPK, pemutakhiran data DTKS di daerah justru berpotensi inefisien dan tumpang tindih. Rekomendasi KPK, perlu dilakukan pemadanan data DTKS dengan Dukcapil, dengan penggunaan NIK sebagai key field.

Risma mengatakan, ada empat pulau data yang terkait penyaluran bansos, yakni data DTKS sebagai sumber acuan pembagian bansos, lalu data penerima bansos PKH (sekitar 9 juta), BPNT (sekitar 15 juta), dan data BST (sekitar 10 juta). Fatsunnya, seorang penerima PKH dibolehkan menerima BPNT, atau BST, atau keduanya, jika kondisinya memang membutuhkan. Keputusan soal ini ada di daerah dan dinyatakan melalui DTKS.

Kekisruhan data mulai terjadi saat data jumlah bansos PKH, misalnya, tak berkesesuaian antara bansos yang dicantumkan di DTKS. Sialnya lagi, entri data ke list PKH, semisal NIK atau KK, tidak akurat pula. Bisa jadi yang tertera di DTKS kedaluwarsa. Bahkan, tak jarang penerima manfaat yang belum punya NIK dan KK yang mutakhir dimasukkan di PKH, BPNT, atau BST.

Berita Terkait  Bansos Ditambah Beras 10 Kg, Pemerintah Pastikan Kualitas Terbaik

Kekeliruan dan ketidaklengkapan data itu memang keniscayaan. Pemutakhiran data lengkap DTKS belum sepenuhnya lengkap. Secara nasional memang 406 pemda melakukan finalisasi data per Juli 2020. Hanya saja, 331 pemda di antaranya baru melakukan verifikasi dan validasi sekitar 10 persen dari jumlah DTKS-nya. Bahkan, 63 pemda tidak melakukan pemutakhiran per Juli 2020, dan 48 pemda lainnya belum melakukan update sejak 2015.

Maka, ketika keempat pulau data itu diintegrasikan, irisan datanya kacau balau, karena nama yang sama dapat menyandang NIK dan nomor KK yang berbeda gara-gara ketidakakuratan data babonnya. Begitu halnya bila nama-nama penerima manfaat tiga bansos itu itu dipadankan ke data Dukcapil.

Tak heran bila dalam integrasi data dari keempat pulau itu pun kemudian menghasilan populasi penerima manfaat yang jauh lebih besar dari populasi aktualnya. Seperti diakui Mensos Risma, angkanya pun mencapai 21,156 juta. Toh, sejauh ini BPK, KPK, Polri, atau Kejaksaan tidak mengaitkannya dengan tindak penyalahgunaan wewenang.

Atas situasi ini, Mensos Risma cepat bertindak. Hasil integrasi dari keempat pulau data itu menjadi sebuah bank data tersendiri. Temuan BPK dan BPKP dijadikan bahan koreksi. Hasil kompilasinya diunggah ke laman kementeriannya. Terbuka untuk semua. Bila ada pemutahiran DTKS baru dari daerah, tinggal update. BPKP pun akan ikut mengawal ketepatan distribusi bansos itu.

Jangan Menakut-Nakuti

Presiden Joko Widodo ikut gemas atas data bansos yang disebutnya tumpang-tindih. Situasi itu, menurut PresidenJokowi, membuat penyaluran bantuan pemerintah menjadi terhambat dan terlambat. ‘’Juga, tak tepat sasaran, karena data pemerintah pusat dan daerah tidak nyambung,” ujar Presiden Jokowi di depan pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah (PIP) 2021, di Istana Bogor, Kamis (27/5/2021).

Berita Terkait  Bansos Telat Cair, Netty Aher: Apakah Pemerintah Menunggu Rakyat Kelaparan?

Secara khusus, Presiden Jokowi menginstruksikan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan aparat pengawas intern pemerintah (APIP) turut mengawal perbaikan pengelolaan data untuk mengurangi perbedaan basis data pusat dan daerah. “Manfaatkan dan gunakan laboratorium data forensik dan data analitik yang dimiliki BPKP,” kata Presiden.

Lebih jauh, Presiden Jokowi meminta para menteri dan kepala daerah menjamin APIP bisa menjalankan tugasnya secara independen dan profesional. Para pimpinan lembaga diminta memberikan akses informasi yang terbuka dan transparan. “Jangan ada yang ditutup-tutupi,’’ kata Presiden Jokowi.

Namun, di sisi lain, Presiden Jokowi juga mengingatkan BPKP dan APIP agar bekerja secara optimal tanpa memberi kesan menakut-nakuti atau mencari-cari kesalahan. BPKP dan APIP, kata Presiden Jokowi, punya poin penting dalam tugasnya, yakni membantu pemerintah mencapai tujuan pembangunan secara akuntabel. (indonesia.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
Optimalisasi Analisis Sinkronisasi Spin di Lingkungan Online yang Responsif
Menyusun Pendekatan Bermain yang Seimbang untuk Hasil Lebih Konsisten
Pendekatan Modern Membaca Pola Bermain Secara Bertahap untuk Analisis Strategi yang Lebih Akurat
Memahami Dinamika RTP untuk Menjaga Konsistensi dan Kontrol Risiko
Strategi Modern Mengamati RTP untuk Jaga Ritme Permainan dan Tingkatkan Peluang Menang
Memahami RTP dalam Permainan Harian dengan Pendekatan Terarah yang Lebih Rasional
Kunci Awal Yang Sering Terlewat: Memahami Pola Terkini Secara Tepat
Pendekatan Menyeluruh Manajemen Risiko Berbasis Data Statistik Real-Time
Manajemen Modal Adaptif Berdasarkan Observasi Pola RTP Berkembang
Eksplorasi Empiris Hubungan RTP Dengan Prospek Keuntungan Bertahap
Pendekatan Terarah Dalam Memahami Pola Data Untuk Rotasi Efisien
Studi Terpadu RTP: Kombinasi Analisis Kuantitatif dan Evaluasi Berkala
Cara Praktis Mengelola Pergerakan RTP Melalui Analisis Data Dan Disiplin Finansial
Pendekatan Terpadu: Model Analitik RTP Untuk Perencanaan Sesi Yang Akurat
Mengubah Ketidakpastian Jadi Keuntungan: Pendekatan Probabilitas untuk Puzzle Kombinasi Digital
Mengapa Pola Dingin Bisa Berubah Jadi Panas: Rahasia Statistik di Balik Permainan Simbol Asia
Membaca Probabilitas Tersembunyi: Strategi Cerdas untuk Game Tradisional yang Dimodernisasi
Psikologi Adaptasi: Latih Otak Agar Tak Terjebak Emosi Saat Peluang Berfluktuasi
Evolusi dari Meja Mahjong ke Algoritma: Menuju Pengalaman Bermain yang Lebih Transparan & Adil
Hitung Ekspektasi Jangka Panjang: Cara Bertahan dan Menang di Sesi Permainan yang Panjang
Mengelola Volatilitas Mental: Teknik Psikologis Saat Hasil Acak Menguji Kesabaran
Big Data Mengungkap Rahasia: Apa yang Bisa Dipelajari dari Ribuan Kombinasi Simbol
Strategi Real-Time 2026: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Perubahan Probabilitas Langsung
Fairness di Era Digital: Mengapa Pemahaman Probabilitas Menjadi Standar Baru Hiburan Online
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan