HEADLINESNASIONAL

1.409 UMKM Tersebar di Seluruh Rest Area Jalan Tol Se- Indonesia

1056
×

1.409 UMKM Tersebar di Seluruh Rest Area Jalan Tol Se- Indonesia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Area Istirahat di KM 260B Heritage-Banjaratma di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

INDONESIAUPDATE.ID – Saat ini sudah 1.409 UMKM menggelar usahanya di tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area jalan tol seluruh Indonesia. UMKM menempati porsi tenant sebesar 76% dan 24% lainnya non-UMKM.

Pada awal 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mewajibkan pengusaha jalan tol mengalokasikan minimal 30 persen lahan mereka di rest area atau tempat peristirahatan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kewajiban tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 tahun 2021 tentang Jalan Tol. Beleid tersebut merupakan turunan atau aturan pelaksana UU Cipta kerja.

“Untuk mengakomodasi usaha mikro, kecil, dan menengah sebagaimana dimaksud pada Ayat (1), badan usaha harus mengalokasikan lahan paling sedikit 30 persen dari total luas lahan area komersial untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, baik untuk jalan tol yang telah beroperasi maupun untuk jalan tol yang masih dalam tahap perencanaan dan konstruksi,” kata Pasal 7A Ayat 2 PP tersebut.

Dalam beleid yang diteken Jokowi pada 2 Februari tersebut, pengusaha tol juga diwajibkan untuk mengakomodasi pelaku UMKM di tempat mereka melalui pola kemitraan. Mereka juga diwajibkan untuk memberikan kemudahan usaha dan keringanan bagi pelaku UMKM untuk berusaha di rest area.

Dalam PP itu, Jokowi juga mengatur tempat istirahat dan pelayanan dapat dikembangkan dengan menambah fasilitas penunjang berupa penambahan area produksi tertentu dan daerah serta promosi UMKM, penambahan area lokasi perpindahan untuk orang dan barang/logistik, dan/atau pengembangan untuk destinasi wisata dan kawasan industri. PP ini, sepertinya, menjadi jawaban atas kegundahan yang sering disampaikan Presiden Jokowi tentang pentingnya pedagang lokal untuk mengisi kios-kios rest area jalan tol.

“Saya minta di setiap rest area harus mulai diganti sate, soto, tahu guling, gudeg,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Tol Kartasura-Sragen yang menjadi bagian dari Tol Solo-Ngawi, pada 15 Juli 2018.

Untuk menjawab harapan Presiden Jokowi, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus berupaya meningkatkan ketersediaan fasilitas dan pelayanan tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area di jalan tol, salah satunya dengan mengutamakan para pemilik UMKM untuk mengisi produk unggulannya dan menjajakan kepada pengunjung melalui produk-produk dari kuliner hingga buah tangan.

Berita Terkait  Pasca Idul Adha, Kapolresta Sidoarjo Pastikan Stok Vaksin Booster di Gerai 24 Jam Taman Pinang Tersedia

Ketersediaan ruang usaha pada TIP diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar serta mendekatkan UMKM dengan konsumen untuk mempromosikan brand dan produk lokal, termasuk kuliner. Dalam laporannya BPJT menyebutkan, persentase tenant UMKM dan non-UMKM yang berada di TIP jalan tol seluruh Indonesia yakni sebanyak 76% UMKM dan 24% non-UMKM. Sehingga secara keseluruhan total UMKM yang sudah mendirikan gerainya di seluruh TIP terbagi menjadi sebanyak 1.409 UMKM dan 441 non-UMKM.

Untuk mendukung promosi produk lokal daerah yang dilalui jalan tol, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) PUPR nomor 28/PRT/M/2021 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol yang mengatur fasilitas yang harus tersedia di TIP.

Penyediaan fasilitas UMKM pada rest area/ TIP dilaksanakan di sepanjang jalan tol di Pulau Jawa yang terdiri dari 64 TIP, di jalan tol Trans Sumatera sebanyak 21 TIP, dan jalan tol di Pulau Kalimantan terdapat 1 TIP.

Sebanyak 1.409 UMKM tersebut terbagi menjadi di wilayah Banten (143 UMKM) di rest area jalan tol Jakarta-Tangerang, jalan tol Pondok Aren-Serpong, dan jalan tol Tangerang-Merak. Selanjutnya di wilayah Jawa Barat (419 UMKM) di rest area jalan tol Jagorawi, jalan tol Jakarta-Cikampek, jalan tol Cikampek-Palimanan, jalan tol Cikampek-Padalarang, jalan tol Padalarang-Cileunyi, dan jalan tol Palimanan-Kanci.

Kemudian di wilayah Jawa Tengah (266 UMKM) di rest area jalan tol Kanci-Pejagan, jalan tol Pejagan-Pemalang, jalan tol Semarang-Batang, jalan tol Semarang ABC, jalan tol Semarang-Solo, dan jalan tol Solo-Ngawi.

Lalu di wilayah Jawa Timur (63 UMKM) di rest area jalan tol Ngawi-Kertosono, jalan tol Surabaya-Mojokerto, jalan tol Surabaya-Gempol, dan jalan tol Pasuruan-Probolinggo.

Berita Terkait  Sesditjen PHU Ingatkan Kembali 5 Pasti Umrah

Selain itu, di wilayah Sumatra (514 UMKM) di rest area jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, dan jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Kayuagung. Dan wilayah Kalimantan Timur (4 UMKM) di rest area jalan tol Balikpapan-Samarinda.

Para pengelola jalan tol, dalam hal ini BUJT diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan karena kebutuhan dan ekspektasi publik yang semakin tinggi. Sehingga dengan lingkungan jalan tol yang lebih baik akan berkontribusi terhadap kenyamanan dan keselamatan dalam mengemudi di jalan tol, khususnya tidak hanya jalannya tetapi juga rest area-nya.

Selain itu, peningkatan kualitas TIP secara menyeluruh juga harus dapat memberikan layanan bagi pengguna pada beberapa aspek utama yakni kenyamanan, kerapian/kualitas lingkungan, dan kelengkapan fasilitas, termasuk memenuhi fasilitas kesetaraan gender bagi kaum difabel, orang lanjut usia, wanita, dan anak-anak.

Rest area jalan tol terbagi dalam dua bagian, yakni rest area perkotaan dan rest area antarkota. Rest areaperkotaan memiliki luas tanah paling sedikit satu hektare dan lebar depan sejajar dengan jalan tol minimal 100 meter. Jarak antara rest area perkotaan dengan rest area lainnya minimal 10 kilometer. Namun, jarak minimalnya bisa lima kilometer jika rest area lainnya terintegrasi dengan fasilitas moda transportasi.

Kemudian, rest area antarkota, terdiri dari tiga tipe, yakni rest area antarkota tipe A, B, dan C. Tipe-tipe ini berdasarkan luas lahan hingga fasilitasnya. Rest area antarkota tipe A memiliki luas tanah paling sedikit 6 hektare dan lebar depan sejajar dengan jalan tol minimal 150 meter.

Sementara itu, rest area antarkota tipe B memiliki luas tanah paling sedikit tiga hektare dengan lebar minimal 100 meter. Terakhir, rest area antarkota tipe C memiliki luas tanah paling sedikit 2.500 meter persegi dengan lebar minimal 25 meter. Jarak antar rest area antarkota pada arah yang sama yaitu, minimal 20 kilometer untuk rest area antarkota tipe A dengan tipe A. Jarak tipe A dengan tipe B paling sedikit 10 kilometer dan tipe B ke tipe B minimal 10 kilometer. Untuk rest area antarkota tipe C, jarak dengan rest area antarkota lainnya paling sedikit 2 kilometer.

Berita Terkait  Ramadhan Kreatif: Kuliner Betawi Makin Diminati

Rest area jalan tol dimungkinkan memiliki fasilitas penginapan atau hotel. Sebab, secara regulasi memang diizinkan. Apalagi, kini telah terbit regulasi baru yakni Permen PUPR nomor 28 tahun 2021 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol.

Beleid ini menggantikan regulasi yang lama yakni Permen PUPR nomor 10 tahun 2018 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol. Regulasi baru tersebut memberi penambahan durasi penyewaan fasilitas inap dari maksimal 6 jam menjadi maksimal 12 jam dengan jumlah kamar paling banyak 100 unit dan area parkir dapat menampung paling sedikit 50 kendaraan golongan I  dan 30 kendaraan golongan II/III/IV/V.

Untuk menjamin layanan yang baik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara regular melakukan kegiatan penilaian terhadap kualitas layanan di seluruh ruas jalan tol.  “Ada tiga aspek penilaian jalan tol berkelanjutan yaitu fungsi utama jalan tol, fungsi pendukung di rest area, serta fungsi pelengkap di rest area,” kata Tenaga Ahli Menteri PUPR Bidang Lingkungan Sudirman dalam keterangannya, pada 18 Oktober 2021.

Menurutnya fungsi utama jalan tol mencakup aspek kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna ruas jalan tol. Fungsi pendukung jalan tol yang merujuk pada terpenuhinya indikator standar pelayanan minimal (SPM) rest area. Seperti, tersedianya toilet, area parkir, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), tempat makan dan minum, musala, dan sebagainya.

Sedangkan fungsi pelengkap berupa indikator beyond SPM yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan rest area, seperti kebersihan area rest area. Termasuk manajemen pengelolaan sampah, branding ekonomi lokal melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat, penghijauan, serta penerapan protokol Covid-19. Kriteria penilaian jalan tol ini tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR nomor 16 tahun 2014 dan Permen PUPR nomor 28 tahun 2021. (Indonesia.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
Optimalisasi Analisis Sinkronisasi Spin di Lingkungan Online yang Responsif
Menyusun Pendekatan Bermain yang Seimbang untuk Hasil Lebih Konsisten
Pendekatan Modern Membaca Pola Bermain Secara Bertahap untuk Analisis Strategi yang Lebih Akurat
Memahami Dinamika RTP untuk Menjaga Konsistensi dan Kontrol Risiko
Strategi Modern Mengamati RTP untuk Jaga Ritme Permainan dan Tingkatkan Peluang Menang
Memahami RTP dalam Permainan Harian dengan Pendekatan Terarah yang Lebih Rasional
Kunci Awal Yang Sering Terlewat: Memahami Pola Terkini Secara Tepat
Pendekatan Menyeluruh Manajemen Risiko Berbasis Data Statistik Real-Time
Manajemen Modal Adaptif Berdasarkan Observasi Pola RTP Berkembang
Eksplorasi Empiris Hubungan RTP Dengan Prospek Keuntungan Bertahap
Pendekatan Terarah Dalam Memahami Pola Data Untuk Rotasi Efisien
Studi Terpadu RTP: Kombinasi Analisis Kuantitatif dan Evaluasi Berkala
Cara Praktis Mengelola Pergerakan RTP Melalui Analisis Data Dan Disiplin Finansial
Pendekatan Terpadu: Model Analitik RTP Untuk Perencanaan Sesi Yang Akurat
Mengubah Ketidakpastian Jadi Keuntungan: Pendekatan Probabilitas untuk Puzzle Kombinasi Digital
Mengapa Pola Dingin Bisa Berubah Jadi Panas: Rahasia Statistik di Balik Permainan Simbol Asia
Membaca Probabilitas Tersembunyi: Strategi Cerdas untuk Game Tradisional yang Dimodernisasi
Psikologi Adaptasi: Latih Otak Agar Tak Terjebak Emosi Saat Peluang Berfluktuasi
Evolusi dari Meja Mahjong ke Algoritma: Menuju Pengalaman Bermain yang Lebih Transparan & Adil
Hitung Ekspektasi Jangka Panjang: Cara Bertahan dan Menang di Sesi Permainan yang Panjang
Mengelola Volatilitas Mental: Teknik Psikologis Saat Hasil Acak Menguji Kesabaran
Big Data Mengungkap Rahasia: Apa yang Bisa Dipelajari dari Ribuan Kombinasi Simbol
Strategi Real-Time 2026: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Perubahan Probabilitas Langsung
Fairness di Era Digital: Mengapa Pemahaman Probabilitas Menjadi Standar Baru Hiburan Online
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan