HEADLINESNASIONAL

Pemerintah Terbitkan Inpres Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Pengadaan Barang/Jasa

401
×

Pemerintah Terbitkan Inpres Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Pengadaan Barang/Jasa

Sebarkan artikel ini

INDONESIAUPDATE.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Inpres yang ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 30 Maret 2022 dan dapat diakses di laman JDIH Sekretariat Kabinet tersebut ditujukan kepada para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet (Seskab), Kepala Staf Kepresidenan (KSP), para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Jaksa Agung RI, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, para Gubernur, serta para Bupati/Wali Kota.

Dalam rangka percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi untuk menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, Presiden menginstruksikan kepada seluruh jajaran yang disebutkan dalam Inpres untuk:

1. Menetapkan dan/atau mengubah kebijakan dan/atau peraturan perundang-undangan untuk mempercepat peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi.

2. Merencanakan, mengalokasikan, dan merealisasikan pengadaan barang/jasa pemerintah yang menggunakan produk dalam negeri di kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda).

3. Merencanakan, mengalokasikan, dan merealisasikan paling sedikit 40 persen nilai anggaran belanja barang/jasa untuk menggunakan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dari hasil produksi dalam negeri.

4. Mendukung pencapaian target belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 paling sedikit Rp400 triliun untuk produk dalam negeri dengan prioritas produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi.

5. Membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (Tim P3DN) pada K/L dan pemda.

6. Menyusun roadmap strategi peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi, termasuk roadmap peningkatan jumlah produk dalam negeri menuju satu juta produk tayang dalam Katalog Elektronik.

7. Menyampaikan program pengurangan impor paling lambat pada tahun 2023 sampai dengan lima persen bagi K/L dan pemda yang masih melakukan pemenuhan belanja melalui impor.

8. Menggunakan produk dalam negeri yang memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) paling sedikit 25 persen apabila terdapat produk dalam negeri dengan penjumlahan nilai TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan minimal 40 persen.

9. Mendorong percepatan penayangan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi pada Katalog Sektoral/Katalog Lokal.

10. Mengumumkan seluruh belanja pengadaan barang/jasa pemerintah pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan mengisi E-Kontrak pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

11. Mencantumkan syarat wajib menggunakan produk dalam negeri dan produk yang dihasilkan usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi/industri kecil dan menengah (IKM)/artisan pada semua kontrak kerja sama.

12. Menghapuskan persyaratan yang menghambat penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Berita Terkait  Dorong Ekonomi Masyarakat, Wapres Resmikan Bank Wakaf Mikro Pertama di Jakarta

13. Mengalihkan proses pengadaan yang manual menjadi pengadaan secara elektronik paling lambat tahun 2023.

14. Melakukan kolaborasi K/L dan pemda untuk memberdayakan usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dengan mengupayakan produk menjadi bagian dari rantai pasok industri global.

15. Memberikan preferensi harga dalam pengadaan barang/jasa pemerintah untuk pembelian produk dalam negeri yang memiliki nilai TKDN paling sedikit 25 persen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

16. Melakukan integrasi data dan informasi mengenai produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi melalui penerapan Satu Data Indonesia (SDI) dalam rangka mendukung kebijakan berbasis data dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Selain itu, Presiden juga memberikan instruksi khusus kepada sejumlah jajaran terkait. Di antaranya, kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) diinstruksikan untuk melakukan koordinasi penyempurnaan peraturan perundang-undangan dan ekosistem di bidang masing-masing dalam rangka percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi untuk menyukseskan Gernas BBI pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Kemudian, kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) antara lain diinstruksikan untuk memperbarui kebijakan dalam rangka percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi untuk menyukseskan Gernas BBI pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah di lingkungan pemda. Salah satunya untuk mendorong gubernur dan bupati/wali kota memberikan insentif pajak daerah dan retribusi daerah bagi pelaku usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi.

Selanjutnya, kepada Menteri Keuangan (Menkeu) antara lain diinstruksikan untuk memberikan insentif kepada pemda yang telah memenuhi ketentuan kewajiban penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi pada pengadaan barang/jasa pemerintah yang dibuktikan oleh lembaga yang berwenang serta pertimbangan lain dalam pemberian insentif. Juga untuk melakukan pemberian insentif pajak untuk meningkatkan belanja produk dalam negeri dan/atau produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

Sedangkan hal yang diinstruksikan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) antara lain untuk meningkatkan pengembangan produk dalam negeri yang dilakukan oleh satuan pendidikan, terutama oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menjadi produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi serta meningkatkan pengembangan produk dalam negeri yang dilakukan oleh perguruan tinggi untuk menjadi produk substitusi impor.

Kepada Menteri Kesehatan (Menkes), diinstruksikan untuk menyederhanakan persyaratan dan mempercepat proses penerbitan perizinan berusaha produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi; mempercepat penayangan katalog sektor kesehatan (sediaan farmasi dan alat kesehatan) produk dalam negeri; dan memperbarui kebijakan dalam rangka percepatan peningkatan penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

Kemudian, Menteri Perindustrian (Menperin) antara lain diinstruksikan untuk memperbanyak dan mempercepat serta memberikan insentif sertifikasi TKDN produk dalam negeri yang dibutuhkan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah serta mempercepat pencantuman produk dalam negeri yang telah memiliki sertifikat TKDN di dalam Katalog Elektronik. Selain itu Menperin juga diminta untuk mengidentifikasi produk dalam negeri dan kesiapan industri dalam negeri serta menyelenggarakan business matching secara berkala antara penyedia dan pengguna produk dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pengadaan barang/jasa pemerintah dan melakukan tindak lanjut.

Berita Terkait  Kabar Baik! Ini Tata Cara Ajukan 'Libur' Nyicil Kredit

Kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Kepala Bappenas) antara lain diinstruksikan untuk mengembangkan instrumen analisis atau modeling berbasis big data dan artificial intelligence untuk mendukung perencanaan yang berfokus pada pengembangan sektor industri dalam negeri dan sektor usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi serta mengoordinasikan dan memfasilitasi bidang pengadaan barang/jasa pemerintah menjadi pilot project SDI.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) antara lain diinstruksikan mengoordinasikan pelaksanaan SPBE yang terpadu secara nasional untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan/atau produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dalam belanja pengadaan barang/jasa pemerintah.

Instruksi selanjutnya disampaikan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu antara lain untuk memerintahkan BUMN untuk menyusun roadmap penggunaan produk dalam negeri dan/atau produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi; mewajibkan BUMN untuk mengalokasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) untuk peningkatan kapasitas usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; serta menyiapkan BUMN sebagai produsen barang/jasa substitusi impor. Selain itu, Menteri BUMN juga diminta untuk berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung kesiapan pembiayaan bagi pelaku usaha sebagai modal usaha dalam memproduksi permintaan produk dalam negeri belanja K/L dan pemda.

Selanjutnya, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) antara lain diinstruksikan untuk mengembangkan usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan produk dalam negeri yang saat ini belum cukup kapasitas produksinya dan/atau belum tersedia; mempromosikan dan menyelenggarakan business matching antara pelaku usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi sebagai supplier dan K/L dan pemda sebagai pembeli untuk produk dalam negeri pada belanja K/L dan pemda secara berkala dan melakukan tindak lanjut atas pelaksanaan business matching; serta mengembangkan dan mengelola katalog usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi yang dapat ditransaksikan secara elektronik.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diinstruksikan untuk mendorong percepatan investasi di Indonesia pada produk-produk dengan nilai impor tinggi dalam belanja pemerintah; memberikan insentif bagi investor untuk pengembangan produk dalam negeri dan memberikan usulan terkait pengembangan produk dalam negeri berteknologi tinggi yang berbasis inovasi dan riset, terutama untuk industri dengan ketersediaan produk dalam negeri rendah; dan mempercepat pengembangan Sistem Online Single Submission (Sistem OSS) yang dapat mengklasifikasikan pelaku usaha dan mengintegrasikan dengan SPSE.

Salah satu instruksi yang diberikan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) adalah untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi agar seluruh sistem terkait percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi untuk menyukseskan Gernas BBI pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah dapat diakses oleh K/L dan pemda. Adapun kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) diperintahkan untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif untuk mendukung inovasi produk kreatif yang dapat digunakan untuk memenuhi permintaan produk dalam negeri pada belanja K/L dan pemda.

Berita Terkait  Presiden Terbitkan Inpres Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah

Selanjutnya, sejumlah instruksi juga disampaikan kepada Kepala LKPP, yaitu untuk:
a. meningkatkan jumlah produk menuju satu juta dalam Katalog Elektronik terutama produk dalam negeri;
b. memberikan akses data dan informasi terkait SiRUP, e-Tendering, e-Purchasing, non e-Tendering, dan non e-Purchasing, serta e-Kontrak untuk dapat diekstrak lebih awal sebagai mekanisme early warning system/pemantauan;
c. melakukan penyempurnaan peraturan perundang-undangan dan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah dalam rangka percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi untuk menyukseskan Gernas BBI pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah;
d. memperbanyak pencantuman produk dalam negeri, usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi pada Katalog Elektronik Nasional dan Toko Daring;
e. mempercepat pembentukan Katalog Sektoral dan Katalog Lokal pada lebih dari 400 K/L dan pemda;
f. memasukkan menu input ‘Produk Dalam Negeri’ pada E-Kontrak, untuk mengidentilikasi besaran nilai produk dalam negeri pada belanja K/L dan pemda; dan
g. memberikan akses basis data kepada K/L dan pemda terkait yang membutuhkan untuk evaluasi dan monitoring, analisis demand, analisis keuangan, analisis ekonomi, pemeriksaan, serta audit.

Instruksi juga diberikan kepada Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu untuk mengelola big data pengadaan barang/jasa pemerintah dalam rangka meningkatkan pemanfaatan produk dalam negeri dan/atau produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi. Sedangkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diinstruksikan untuk meningkatkan hasil riset dalam pengembangan produk dalam negeri untuk menjadi produk substitusi impor.

Kemudian,Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diinstruksikan untuk melakukan pengawasan Percepatan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan belanja produk dalam negeri termasuk produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi pada K/L dan pemda, serta mengoordinasikan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) K/L dan pemda dalam membantu pengawasan tersebut di lingkup instansinya.

Instruksi juga diberikan Presiden kepada para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, yaitu untuk menambahkan layanan pendaftaran bagi pelaku usaha sebagai penyedia barang/jasa pemerintah (SPSE dan SiKAP) pada mal pelayanan publik daerah, termasuk layanan konsultasi pendaftaran sebagai merchant pada Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE); mendorong percepatan produk dalam negeri dan/atau produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi pada masing-masing daerah untuk tayang dalam Katalog Lokal atau Toko Daring; serta memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk belanja produk dalam negeri melalui Katalog Lokal atau Toko Daring.

“Pendanaan untuk percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dan/atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ditegaskan pada bagian terakhir Inpres 2/2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news
JOINPLAY303
sukses303
sboku99
JOINPLAY303
PG Soft Bertema Chinese New Year 2026 Sentuhan Budaya dalam Teknologi Modern
Scatter Mahjong Spesial Puasa Ramadhan 2026 Hiburan Positif Mengisi Waktu
RTP Live PG Soft Terpercaya Jelang Tarawih 2026 Transparansi yang Dibutuhkan
Game Online Rekomendasi Imlek 2026 Pilihan Terbaik untuk Perayaan Digital
Mahjong Ways 2 dan Filosofi Chinese New Year 2026 Lebih dari Sekadar Hiburan
Scatter Emas Edisi Lebaran 2026 Simbol Keberuntungan di Era Digital
RTP PG Soft Akurat Ramadhan 2026 Panduan untuk Pengalaman Optimal
Pragmatic Play Menyambut Puasa Ramadhan 2026 Konten Berkualitas untuk Relaksasi
Scatter Starlight dan Kemeriahan Imlek 2026 Visualisasi Terbaik Tahun Ini
Mahjong Wins 3 Spesial Tarawih 2026 Hiburan Cerdas di Malam Istimewa
Estetika Visual PG Soft yang Menginspirasi Lekukan Bodi Honda Vario 2026
Sistem RNG PG Soft vs ECU Honda CBR150R 2026 Adu Kecerdasan Algoritma
Membedah Konsep RTP PG Soft pada Efisiensi Bahan Bakar Honda Beat 2026
Integrasi RTP Live PG Soft pada Panel Instrumen Digital Honda PCX 2026
Pragmatic Play Design Sentuhan Futuristik pada Honda Stylo 2026
Dinamika RTP Pragmatic Play dalam Akselerasi Honda CB150R 2026
Kilatan Cahaya Scatter Zeus pada Desain Headlamp Honda ADV 2026
Nuansa Scatter Starlight Varian Warna Langka Honda Scoopy 2026
Kemewahan Scatter Emas pada Detail Velg Honda Supra X 125 2026
Pola Unik Scatter Mahjong pada Striping Honda Revo Fit 2026
Taktik Ritme Spin Adaptif pada Mahjong Ways untuk Optimasi Peluang Harian
Formula Konsistensi dan Kontrol Emosi dalam Menaklukkan Pola Bonus Sugar Rush
Strategi Akumulasi Bertahap dengan Pendekatan Data RTP dan Momentum Permainan
Eksplorasi Pola Scatter Dinamis untuk Stabilitas Profit Jangka Panjang
Teknik Rotasi Modal Cerdas untuk Menjaga Tren Kemenangan Tetap Positif
Pendekatan Analitis Membaca Volatilitas Spin demi Hasil Lebih Presisi
Sinkronisasi Irama Permainan dan Manajemen Risiko pada Sugar Rush
Strategi Slow Play dan Timing Spin untuk Memaksimalkan Peluang Rebound
Pola Adaptif dan Kontrol Rebate dalam Sesi Bermain Mahjong Ways Modern
Blueprint Disiplin Modal dan Evaluasi Tren untuk Performa Stabil Sepanjang Sesi
Mahjong Ways 2 Style Modifikasi Jok Yamaha NMAX 2026 yang Viral
Teknologi Mahjong Wins 3 dan Suspensi Yamaha Aerox 2026 Kenyamanan Tingkat Lanjut
Mahjong Wins 2 Edition Tampilan Sporty Yamaha Lexi 2026
Sensasi Game Online dalam Genggaman Stang Yamaha XMAX 2026
Era Baru Game Konektivitas Layar Yamaha TMAX 2026 dengan Smartphone
Logika Scatter Zeus dalam Aerodinamika Yamaha Grand Filano Hybrid 2026
Komparasi Visual Grafis Pragmatic Play dan Decal Yamaha Fazzio Hybrid 2026
Filosofi RTP Live PG Soft untuk Perawatan Mesin Yamaha Gear 125 2026
Adaptasi Mahjong Ways 2 pada Sistem Pengereman Yamaha FreeGo 2026
Mekanisme RNG PG Soft Rahasia Kestabilan Roda Yamaha Fino 2026
Menganalisis Momentum Mekanik dalam Alur Animasi Ikonik Mahjong Ways 2
Mengungkap Rahasia Struktur RNG Bagaimana Algoritma PG SOFT Tentukan Kemenangan di Detik Terakhir?
Deteksi Lonjakan Tiba-Tiba pada RTP LIVE Analisis Data Kritis PG SOFT
Metode Imersif Bagaimana Game Online Mempengaruhi Fokus Kognitif Pengguna?
Mengapa Strategi Mengikuti RTP LIVE Hijau Sering Meleset? Ini Penjelasannya!
Audit Visual Memahami Perbedaan Kualitas Render Scatter Emas Resolusi Tinggi
Menjadi Ahli Pola Navigasi Strategi Fitur Unggulan pada Mahjong Wins 3
Evolusi Simbol Scatter Mahjong Perjalanan Desain dari Masa ke Masa
Mengintip Kompleksitas Algoritma GG Soft Dedikasi Para Arsitek Kode
Estetika Digital yang Terabaikan Perjalanan Grafis PG Soft yang Tak Terungkap
Momentum Harian Mahjong Ways: Waktu Terbaik untuk Hasil Maksimal Strategi Bertemu Keberuntungan: Dinamika Baru Permainan Mahjong Saat Ritme Permainan Berubah: Faktor Dinamis dalam Mahjong Spin Lebih Cepat, Adrenalin Lebih Panas! Rahasia PG Soft Tingkatkan Intensitas Frekuensi Spin PG Soft Naik Level: Intens Bermain Meledak, Sesi Lebih Lama Fenomena PG Soft 2026: Spin Padat Bikin Ketagihan Main Intens & Lama PG Soft Speed Boost: Spin Ganas, Intensitas Naik, Durasi Bermain Panjang Main Lebih Lama & Seru? Peningkatan Spin Rate PG Soft Ubah Permainanmu Efek Dahsyat Spin Sering di PG Soft: Intensitas Meledak & Jam Bermain Bertambah apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik apps teknik terbaik Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi Cuan Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Asli dengan Pendekatan Adaptif Mengubah Hasil Pola Mahjong Ways 2 Menjadi Aset Ternak Walet Produktif Dinamika Perjalanan Pemain Mahjong Ways Hingga Miliki Kebun Sawit Luas Spin Keberuntungan Mahjong Wins Jadi Pondasi Bisnis Franchise Minuman Kekinian Mengupas Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia Berbasis Statistik Keuntungan Mahjong Wins 2 Diubah Jadi Emas Melalui Proses Analisis Mendalam Mengoptimalkan RNG Mahjong Ways 2 demi Modal Usaha Sarang Walet Berkelanjutan Mahjong Ways Jadi Modal Awal Usaha kebun Sawit Berkat Perencanaan Strategi Sistem Permainan Mahjong Wins Berbuah Modal untuk Bisnis Tanaman Hias dan Variasi Produk Analisis Data Perbandingan Blackjack dan Permainan Kartu Favorit Di Asia Optimalisasi Hasil Mahjong Wins 2 untuk Beli Emas Melalui Pemahaman Sistem Permainan Mengatur Jam Bermain Mahjong Ways 2 demi Modal Investasi Peternakan Sarang Walet Langkah Cerdas Pemain Mahjong Ways Bangun Kebun Sawit dengan Pendekatan Terukur Modal Mahjong Wins Disulap Jadi Toko Sembako Mandiri dengan Pendekatan Statistik Seberapa Unggul Blackjack Dibanding Permainan Kartu Lain Di Asia? Tinjauan Analisis Strategi Konversi Hasil Mahjong Wins 2 Untuk Beli Emas Berdasarkan Tren RTP Pengambilan Keputusan Tepat di Mahjong Ways 2 untuk Modal Perternakan Sarang Walet Mahjong Ways Membuka Jalan Rezeki Hingga Usaha Kebun Sawit Luas Terbang Tinggi Algoritma Ritme Mahjong Wins Membuka Jalan Bisnis Studio Foto Kreatif Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 joinplay303 senang303 sukses303 horus303 joinplay303 sukses303
metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb
sophiadruidhills meghantius heathergeisler nhcarnivalshop highlandermarket escortwide sankalpanews wanyismart beccariacbd wszgk capespindj dachenggerui healthezi guanbingjd cdlosbiciosos betteboutik jaroshdi ivermectinnoprescription asiannuclearenergy karsmodels casateconelplaneta zamboostwp-login.php mmmcommentaries conlosnanos dnmurals lesfousdebassan piraterfbonline hoganoutletoscarpe clomidsale.online ciprocfx.online animationdesoireekaraoke anjaniflorist movewingame askmeyp justjewellry simplashop expedistaap freewuxiaonline boin boin globallearningsolutionsltd abamoxicillin megaoraksil thewebgacor pulsajuragan