DAERAHHEADLINES

BBWSB Lanjutan Pembangunan Pengendali Banjir Afour Watudakon Jombang

1078
×

BBWSB Lanjutan Pembangunan Pengendali Banjir Afour Watudakon Jombang

Sebarkan artikel ini
Proyek pengendalian banjir Afour Watudakon di Kabupaten Jombang Jawa timur

INDONESIAUPDATE.ID – Guna menanggulangi banjir tahunan yang biasa terjadi pada musim hujan di wilayah perbatasan kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR kembali mengalokasikan anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN ) untuk pembangunan pengendalian banjir Afour Watudakon Kabupaten Jombang.

Diperoleh informasi, Pembangunan Pengendali banjir Afour Watudakon di perbatasan antara kabupaten Jombang dan kabupaten Mojokerto tepat nya di Terusan Desa Jombok Kecamatan Kesamben, kabupaten Jombang Jawa timur tersebut dikerjakan oleh PT. Jaya etika Teknik yang berkantor di Surabaya.

Saikun, pelaksana teknis (peltek) Sungai dan Pantai 1 Balai besar di Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) melalui sambungan hanphone, Selasa (16/8/2022), menuturkan, bahwa pekerjaan normalisasi Afvour Watudakon di perbatasan antara kabupaten Jombang dan kabupaten Mojokerto sudah berlangsung.

“Jika ingin tahu detailnya langsung saja ke lapangan temui pengawas atau pelaksana pekerjaan yang ada di sana,” tuturnya.

Irfan pelaksana lapangan PT Jaya etika teknik, saat memberikan keterangan terkait pekerjaan pembangunan pengendalian banjir Afour Watudakon Jombang Jawa timur,Selasa (16/8/2022)

Pada waktu yang sama, Irfan pelaksana lapangan PT. Jaya etika teknik mengatakan, pekerjaan pengendalian banjir Afour Watudakon ini meliputi pekerjaan beton ready mix untuk pembuatan parapet.katanya

Untuk efektif pekerjaan tersebut panjangnya sekitar 1,3 kilometer, sedangkan untuk panjang sungai sendiri 5 kilometer. Jadi sekitar 10 persennya volume panjang sungai tersebut yang kita kerjakan sesuai dengan skala prioritas sport – spot. terang Irfan

Irfan menambahkan, awal pelaksanaan pekerjaan di lapangan bulan Maret, dan untuk pencapaian progres fisik pekerjaan di lapangan sudah 60 persen plus. Dipertengahan perjalanan pekerjaan progres sudah mencapai 60 persen, berarti positif on the track.Sedangkan untuk agenda provisional hand over (PHO ) akhir Desember 2022. tambahnya.

Pantauan di lapangan, Selasa (16/8/2022) tampak alat berat excavator dan para pekerja sedang melakukan aktivitasnya masing-masing.

Berita Terkait  Tim FK UI Produksi Hand Sanitizer, Dibagi-bagi Gratis Buat Warga

Sultoni Kepala Bidang Sumberdaya Air Dinas PUPR Kabupaten Jombang mengatakan, bahwa pekerjaan pengendalian Banjir Afour Watudakon tersebut kewenangannya pemerintah pusat.
Dia berharap, proyek tersebut nantinya bisa jadi solusi konkrit menyelesaikan persoalan banjir tahunan yang kerap menggenangi area persawahan petani dan permukiman warga di Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang dan sekitarnya.ucapnya.

Diketahui, sebelum di bangunnya Afour Watudakon ini, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Kesamben mengeluhkan genangan air yang membanjiri sawahnya. Akibat genangan air tersebut, ratusan hektar area pertanian terancam rusak.

(Hadi Martono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *