INDONESIAUPDATE.ID – JOIN FC merupakan tim sepakbola yang digagas oleh kumpulan Jurnalis di Kabupaten Bulukumba yang tergabung dalam organisasi Jurnalis Online Indonesia (JOIN).
Tim sepakbola yang terbentuk sejak 2018 lalu ini, sudah mengikuti beberapa turnamen bergengsi di Kabupaten berjuluk Bumi Panritalopi.
Bahkan, JOIN FC Bulukumba pernah melenggang ke babak semifinal turnamen sepakbola PPDI Cup yang berlangsung di lapangan Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, beberapa waktu lalu.
Teranyar, JOIN FC Bulukumba sukses memantapkan langkah ke babak final Mattirowalie Cup 1, pada Rabu (19/10/2022) mendatang.
Ketua JOIN Bulukumba, Sudirman menjelaskan bahwa semangat dibentuknya JOIN FC sebagai manifestasi kepedulian jurnalis di Bulukumba terhadap perkembangan sepakbola di daerah tersebut.
Selain itu, katanya, melalui olahraga yang paling populer di masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Bulukumba, JOIN FC ingin menunjukkan eksistensi jurnalis Bulukumba.
“Dalam turnamen sepakbola, visi yang kami bawa sebenarnya bukan soal bagaimana kami bisa menjadi juara, tetapi lebih daripada itu. Melalui sepakbola kami mau memperlihatkan eksistensi jurnalis Bulukumba kepada masyarakat,” ujar Sudirman, Senin (17/10/2022).
Jurnalis di salah satu TV nasional ini mengemukakan, antara jurnalisme dan sepakbola tidak bisa dipisahkan.
“Sepakbola bukan sekadar menyalurkan hobi, namun terlibat aktif dalam kancah persepakbolaan merupakan salah satu upaya dalam memasyarakatkan jurnalisme sekaligus memajukan persepakbolaan Bulukumba,” jelas Dirman sapaannya.
*JOIN FC Bungkam Anrihua 2-0 di Semifinal Mattirowalie Cup 1*
JOIN FC Bulukumba berhasil melaju ke babak final Mattirowalie Cup 1 setelah menekuk tim kuat Anrihua FC dengan skor meyakinkan 2-0 di lapangan Cilibbo, Desa Mattirowalie, Kecamatan Kindang, Senin (17/10/2022).
Pada laga ini, JOIN FC benar-benar tampil superior. Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya permainan, JOIN FC langsung tancap gas.
Meski laga sempat berjalan seimbang, masing-masing tim saling jual beli serangan dan menciptakan peluang. Namun di pertengahan babak pertama, JOIN FC berhasil mencuri gol.
Berawal dari serangan sayap, melalui aksi individual dari pemain sayap JOIN FC, Waldi. Ia dari sisi kanan berhasil menciptakan kemelut di dalam kotak terlarang Anrihua FC.
Bola liar yang jatuh pas di kaki pemain JOIN FC, Faiz dimanfaatkan dengan baik dengan mengarahkan bola ke sisi kanan gawang. Alhasil gol pemecah kebuntuan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan JOIN FC bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Anrihua FC mencoba mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Anrihua terus menggempur serangan di area pertahanan JOIN FC.
Beberapa peluang berbahaya tercipta, namun serangan demi serangan dari Jaiz Ahmad dkk berhasil diredam oleh pemain bertahan JOIN FC yang dikomandoi oleh Amal.
Anrihua yang keasyikan menyerang, justru tak mampu mengamankan area pertahanannya dengan baik. JOIN FC yang melakukan serangan balik cepat, mampu menggandakan kedudukan.
Striker JOIN FC, Wawan Ardiansyah sukses merobek jala gawang Anrihua untuk kedua kalinya. Ia mampu memenangkan duel dan melewati bek Anrihua.
Setelah benar-benar dalam kondisi bebas tak terkawal, Wawan melepaskan tendangan keras yang tak mampu ditepis oleh kiper Anrihua, Accang. Gol di menit injury time ini, kembali membungkam Anrihua. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
*Kunci Kemenangan JOIN FC*
Pelatih JOIN FC, Baso Marewa mengaku bangga atas hasil yang diraih oleh timnya sejauh ini. Menurutnya, timnya telah melebihi ekspektasi karena tidak ada yang pernah menyangka JOIN FC bisa bertahan di Mattirowalie Cup 1, bahkan berhasil menembus partai final.
“Tidak ada yang pernah menyangka JOIN FC bisa melaju hingga final. Namun itulah sepakbola, segalanya mungkin terjadi dan tugas saya sebagai juru taktik bagaimana memperbesar kemungkinan itu dengan materi yang kami miliki,” katanya.
Ia menerangkan bahwasanya kunci keberhasilan timnya sejauh ini karena memiliki kedalaman dan kualitas materi pemain yang mumpuni.
Jurnalis Harian Radar Selatan itu mengungkapkan, keberhasilan timnya menumbangkan tim kuat di laga semifinal yakni dengan mematikan pergerakan pemain tengah Anrihua FC.
“Dari awal memang kami telah mewanti-wanti pemain tengah Anrihua FC, Jaiz Ahmad karena di sana roh dari permainan Anrihua FC. Olehnya kami menginstruksikan khusus untuk mematikan gerakannya,” urainya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Ewa ini juga mengapresiasi semua pemainnya yang tampil spartan dan terus bekerja sampai laga berakhir.
“Kita bisa melihat bagaimana permainan tadi, Anrihua yang diisi pemain-pemain berpengalaman, namun semua pemain kami tidak gentar, mereka tampil baik dan bahkan saya bilang pemain kami tampil melebihi batas kemampuannya,” ungkapnya.
Ewa menekankan kemenangan yang diraih timnya dan dapat bertahan sejauh ini bukanlah peran individual, namun betul-betul hasil kerja keras tim. “Bukan saja pemain, namun semua jajaran official,” tukasnya.
*Lawan Tamaona FC di Final, JOIN FC tak Gentar*
Di laga final Mattirowalie Cup 1, JOIN FC akan melawan Tamaona FC. Di mana pada laga semifinal, Tamaona FC berhasil mengalahkan tim kuat Borong Loe FC.
Ewa menilai, Tammaona FC merupakan tim hebat. Namun, kehebatan tim lawan akan semakin memacu semangat timnya untuk tampil maksimal di laga final nanti.
“Tamaona FC tim yang bagus, diisi oleh pemain berpengalaman dan telah malang melintang di kancah persepakbolaan Bulukumba. Tamaona juga sebagai tim yang memiliki sejarah panjang,” kata Ewa.
“Keunggulan yang dimiliki oleh Tammaona FC ini yang membuat kami semakin tertantang, dan akan semakin mengangkat semangat pemain untuk tampil maksimal,” sambungnya.
Ewa mengutarakan, meski timnya merupakan tim baru di Bulukumba, namun JOIN FC ini berstatus sebagai tuan rumah di Mattirowalie Cup. Sehingga, dukungan dari masyarakat Mattirowalie semakin menambah kepercayaan diri timnya.
“Apalagi kami JOIN FC termasuk dalam tim tuan rumah, dan dukungan publik Mattirowalie akan semakin menambah semangat juang pemain kami,” imbuhnya.
(*/Sur)











