INDONESIAUPDATE.ID – Dunia masih berjuang melawan virus korona yang sudah menjadi pandemi. Di tengah sejumlah pemangku daerah berjuang melawan penyebaran virus tersebut, setiap harinya jumlah kasus pun kian bertambah.
Berbagai upaya pun terus dilancarkan semua pihak. Tak terkecuali puluhan peserta didik (Serdik) angkatan 60 Polda Jabar turut berkontribusi melihat dampak yang terjadi bukan saja pada kesehatan masyarakat melainkan, perekonomian mereka pun ikut menipis.
Menyikapi sulitnya perekonomian warga, belakangan sebanyak 60 Serdik Polda Jabar memberikan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak perekonomiannya. Tak terkecuali puluhan anak yatim piatu Panti Asuhan Amanah, Jalan Jupiter Barat Utama VIII, Blok II No. 58, Kelurahan Margahayu, Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Bandung, akhir pekan kemarin (3/5).
Salah satu Serdik Sespimmen Polda Jabar angkatan 60, Johanson Sianturi mengatakan, puluhan sembako yang dibagikan kepada masyarakat dan anak-anak yatim piatu ini sebagai bentuk sikap Serdik Sespimmen angkatan 60 melihat kondisi perekonomian di tengah wabah covid – 19 ini.
“Pun sebagai bentuk solidaritas kami mengatasi kesulitan perekonomian dalam situasi seperti sekarang,” kata dia kemarin (5/5).
Dirinya tak menampik bahwa upaya pemerintah untuk memutus mata rantai covid – 19 dengan penerapan sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) turut memicu turunnya perekonomian sebagian masyarakat.
“Sehingga kami memilih untuk memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak. Kami berikan stok makanan untuk anak-anak yatim piatu. Sistem pemutus mata rantai pun bisa tetap berjalan dengan baik,” ujar dia.
Pembagian sembako yang berjalan sejak pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB ini pun disambut hangat oleh seluruh masyarakat dan para anak-anak di panti asuhan. Bantuan yang diberikan sembako berupa beras dan kebutuhan pokok sehari-hari.
Selain itu, ratusan masker pun diberikan kepada pihak panti asuhan yang nantinya dapat digunakan para anak-anak panti asuhan. Dia berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban dan menekan perekonomian pihak panti asuhan.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat,” ungkap dia.
Sementara Pengurus Panti Asuhan Amanah, Wartono (50) mengaku bantuan yang diberikan para Serdik Sespimmen angkatan 60 Polda Jabar sangat membantu pihaknya. Mengingat kondisi perekonomian saat ini, kata dia, pun sangat memprihatinkan.
Dia menambahkan, terlebih terdapat puluhan anak-anak yatim piatu yang harus dipenuhi kebutuhannya sehari-hari. “Sangat bersyukur ada bantuan seperti ini. Kami pun berharap situasi seperti ini dapat segera selesai. Kehidupan pun dapat berjalan normal kembali,” tandas dia. (mut)











