INDONESIAUPDATE.ID – Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Taka (43) meninggal dunia akibat tabrak lari di Kelapa Gading, Jakut, Kamis (23/7/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut berduka atas kejadian tersebut.
Orang nomor 1 di DKI Jakarta itu pun terlihat mendatangi rumah duka, menandu keranda jenazah almarhum dan ikut menshalatkanya. Sementara ratusan rekan almarhum Taka tak ketinggalan memberikan penghormatan terakhir untuk almarhum yang dikenal rajin tersebut.
Mereka ikut mengawal jenazah Taka dari Rumah Sakit Islam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ke rumah duka di Kelapa Gading Barat. Mereka pun menshalati jenazah di Masjid Jami Al-Ihsan, Kelapa Gading Barat, pukul 12.10 WIB.
Di antara petugas, juga nampak terlihat Anies Baswedan serta penyidik senior KPK Novel Baswedan, beserta warga setempat turut datang dan menshalati jenazah Taka. Di luar masjid, juga nampak banyak sekali anggota PPSU yang terus berdatangan guna memberikan penghormatan terakhir.
Pasien Sembuh Bertambah 1.909, Berikut Sebaran Kasus Positif Covid-19 Indonesia 23 Juli
Jokowi dan Ibu Negara Sapa Anak Indonesia: Ayo Bu Apa Pesannya? Berikut Isinya
Salah satu rekan almarhum, Erlangga memuji sosok Taka sebagai pribadi yang rajin. “Orangnya baik, rajin, setiap pagi memang tugasnya di sana,” kata Erlangga, melansir kompas.com.
Bahkan, sebelum berangkat bertugas, Erlangga sempat bertemu Taka. Namun, siapa sangka itu merupakan pertemuan terakhir kalinya dengan Taka. “Tadi pagi sempat bertemu, tapi emang enggak ada firasat,” ujar Erlangga.
Gubernur Anies sendiri meminta kepada pelaku untuk bertanggung jawab atas tindakan yang telah dilakukan. “Jangan pengecut, nabrak dan meninggalkan ada dua anak yang sekarang yatim karena korban tabrak lari,” imbuhnya.
“Saya minta pelaku untuk menyerahkan diri, ambil sikap tanggung jawab tidak mungkin bisa lari dari tanggung jawab. Mungkin di dunia bisa bebas, tapi di akhirat harus bertanggung jawab,” tegas Anies. (ya/WMG)











