INDONESIAUPDATE.ID – Pembangunan Terminal Depok “Metro Starter” berkonsep Transit Oriented Development (TOD) siap dimulai. Setelah melalui rangkaian panjang kajian teknis dan penyusunan desain, proyek strategis ini akan memasuki tahap mobilisasi dan persiapan pekerjaan pada 15 Oktober 2025, dan dilanjutkan dengan pembangunan fisik pada 24 Oktober 2025.
Humas PT Andyka Investa, Mutaqin, menegaskan bahwa kehadiran Terminal Metro Starter merupakan lompatan besar bagi Depok dalam menghadirkan transportasi publik yang lebih modern, terintegrasi, dan nyaman bagi masyarakat.
“TOD bukan hanya menghadirkan terminal baru, tetapi menciptakan ekosistem transportasi yang lebih ramah pengguna. Kami optimis proyek ini akan memberi manfaat luas bagi warga Depok, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di kawasan Margonda,” ungkap Mutaqin,
Proyek Metro Starter sempat mengalami penyesuaian karena adanya perubahan regulasi Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Namun, sejak 1 April 2024, dokumen Andalalin resmi disetujui oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan melalui surat Nomor KP-BPTJ 56 Tahun 2024.
Persetujuan ini menjadi dasar pembahasan Detail Engineering Design (DED) Terminal Depok oleh Dinas Perhubungan Kota Depok, UPT Terminal, dan PT Andyka Investa pada Januari 2025.
PT Andyka kemudian menunjuk PT Airmas Asri sebagai konsultan arsitektur. Hasilnya, DED final rampung pada 15 September 2025, menandai kesiapan penuh untuk memulai pembangunan fisik.
Sebagai bagian dari konsep TOD, PT Andyka juga telah membangun jembatan penghubung antara lahan terminal dan Stasiun Depok Baru. Kehadiran infrastruktur ini akan memudahkan mobilitas penumpang, sekaligus memperkuat integrasi transportasi massal di Depok.
Dengan desain terbaru, Metro Starter Depok dirancang bukan hanya sebagai terminal, tetapi juga pusat konektivitas komersial seperti ruko, dll yang mendukung pola hidup urban modern: akses pejalan kaki yang lebih baik, fasilitas publik yang representatif, dan keterhubungan langsung dengan moda transportasi lain.
Pemerintah Kota Depok menyambut positif kelanjutan pembangunan ini. Metro Starter dipandang sebagai solusi nyata untuk menjawab kebutuhan transportasi publik di tengah meningkatnya mobilitas warga.
“Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat luas, untuk bersama-sama mendukung pembangunan Metro Starter. Ini adalah investasi sosial bagi Depok yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi.”
Dengan dimulainya pembangunan Metro Starter, Depok berada pada jalur transformasi besar menuju transportasi publik yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Terminal berbasis TOD ini diharapkan menjadi ikon baru kota, sekaligus tonggak peradaban transportasi urban di Jawa Barat.(*)











