INDONESIAUPDATE.ID – Pasangan ganda putri Indonesia Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani membuka langkah manis di babak 32 besar Indonesia Masters 2026.
Bermain di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026), Sarah/Zahra sukses menyingkirkan wakil Denmark Natasia P. Anthonisen/Amalie Cecilie Kudsk lewat dua gim langsung, 23-21, 21-16.
Pertandingan berlangsung ketat sejak gim pertama. Sarah mengungkapkan tingginya ambisi untuk menang di kandang sendiri, justru sempat membuat permainan mereka kurang sabar.
“Rasa pengen menangnya terlalu tinggi, jadi kita malah buru-buru. Pukulannya jadi kurang tenang. Tapi akhirnya kita coba kontrol pikiran dan main lebih sabar,” ujarnya seusai laga.
Faktor kondisi lapangan juga menjadi tantangan tersendiri. Sarah menyebut, arah angin di Istora cukup memengaruhi strategi permainan, terutama saat reli-reli panjang.
“Lapangan menang-kalah angin. Pas lawan dapat angin, pukulan turunnya bagus, jadi kita agak ragu buat angkat bola,” jelasnya.
Memasuki gim kedua, performa pasangan Merah Putih terlihat lebih stabil. Tekanan dari Denmark berhasil diredam, membuat Sarah/Zahra tampil lebih berani dalam menyerang hingga akhirnya mengamankan kemenangan.
Lebih jauh, Sarah menyampaikan, dukungan penonton tuan rumah turut menjadi suntikan motivasi. “Pengaruh banget,” tuturnya singkat.
“Kita jadi lebih bersemangat dan lebih bergairah buat menang,” tambah Zahra.
Menatap babak 16 besar, Sarah/Zahra tak menampik memiliki target pribadi, termasuk potensi bertemu pasangan Indonesia lain, Rachel/Febi. Namun keduanya memilih tetap fokus untuk bermain maksimal.
Saat ditanya soal aturan baru BWF terkait batas waktu servis 25 detik, keduanya mengatakan perlu beradaptasi dan cukup memengaruhi ritme permainan.
“Jadi sering lihat hitungan detik,” kata Sarah.
“Kalau aku berpengaruh, jadi pengen buru-buru servis karena takut waktunya habis,” timpal Zahra.
Sebagai bahan evaluasi, Sarah menegaskan mereka akan berupaya tampil lebih baik ke depan.
“Tadi masih banyak mati sendiri dan terlalu buru-buru. Harapannya besok bisa lebih tenang, lebih rapi, dan lebih berani main,” pungkasnya.
Kemenangan ini menjaga asa ganda putri Indonesia untuk melangkah lebih jauh di turnamen level Super 500 tersebut.











