DAERAH

PKB Depok Berduka atas Wafatnya Ali Khamenei, Kutuk Serangan AS dan Israel ke Iran

101
×

PKB Depok Berduka atas Wafatnya Ali Khamenei, Kutuk Serangan AS dan Israel ke Iran

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PKB Kota Depok, Faizin. (Foto: Dok Narasumber)

INDONESIAUPDATE.ID – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran.

Partai tersebut juga mengecam keras operasi militer yang dinilai melanggar prinsip hukum internasional.

Ketua DPC PKB Kota Depok, Faizin, mengatakan peristiwa tersebut menjadi tragedi bagi Iran sekaligus pukulan serius terhadap tatanan hukum dan stabilitas global.

“DPC PKB Depok menyampaikan duka mendalam atas terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer di Teheran. Peristiwa ini bukan hanya tragedi bagi Iran, tetapi juga pukulan serius bagi hukum internasional dan tatanan global yang selama ini dijunjung bersama,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Menurut dia, serangan militer yang dilancarkan Israel dan AS tidak dapat dibenarkan dalam perspektif hukum internasional dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia.

Faizin menyebut, jika praktik semacam ini terus dibiarkan, maka tidak ada jaminan keamanan bagi negara mana pun.

Legislator PKB itu juga menyoroti absennya sanksi tegas terhadap berbagai pelanggaran kemanusiaan, baik yang terjadi di Iran maupun Palestina. Kondisi tersebut, kata dia, membuka ruang bagi eskalasi konflik yang lebih luas.

“DPC PKB Depok menegaskan bahwa kemanusiaan tidak boleh kalah oleh kepentingan geopolitik, tidak boleh tunduk pada dominasi kekuatan militer, dan tidak boleh dikorbankan demi agenda kekuasaan global,” tegas Faizin.

PKB Depok, lanjut Faizin, menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran dan berharap masyarakat internasional memiliki keberanian moral untuk menegakkan keadilan serta mendorong perdamaian yang berkelanjutan.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026), AS dan Israel dilaporkan memulai operasi militer skala besar yang menargetkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), lokasi peluncuran rudal balistik dan drone, lapangan terbang militer, serta sistem pertahanan udara Iran.

Berita Terkait  Diganjar Penghargaan Pengabdian oleh PWI Depok, Nina Suzana Apresiasi Peran Pers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *